
Setelah selasai dikantor kemudian arslan dan risla pulang bersamaan untuk menjemput delisha, Namun siapa sangka delisha sudah pulang duluan
"Ris aku pulang duluan yah, kamu jangan cari aku nanti aku bakalan balik lagi kerumah kamu" Pesan delisha
"Kira-kira delisha kemana yah" Ucal arslan
"Mungkin delisha pulang dulu kerumah nya"
Setelah itu aresandra mengatar delisha kerumah apartemen nya
"Kenapa kamu melakukan ini delisha"
"Aderas sudah lah kita nikmati saja"
"Saya tidak mau!"
"Jangan munafik kaya gitu dong"
Aderas mengantarkan delisha ke apartemen nya lalu delisha menarik aderas sehingga masuk
"Saya mau pulang, kamu jangan sampai balik lagi kerumah saya"
"Tunggu dulu pak aderas, diluar hujan"
Aderas melirik jendela yang tiba-tiba hujan, lalu delisha membuka baju didepan aderas secara terang-terangan
"Apa-apaan ini!"
"Udahlah aderas aku ga maksa kamu ko"
Delisha memakai baju yang sangat sexy lalu tertidur dikamar nya dengan tidak memakai selimut
"Apa ini cara kamu menggoda arslan"
"Saya sih tidak melakukan apa-apa"
Seketika itu delisha tertidur, aderas terus menatap jendela lalu delisha membalikan badan nya sehingga tertuju padah aderas, aderas mulai kehilangan arah sehingga menghampiri delisha
"Eum"
Suara lembut delisha membuat aderas lupa akan keluarga nya, lalu aderas melepaskan ikatan tali yang ada dibaju delisha
Sambil membuka tali baju aderas mencium bibir kecil nya delisha kemudian aderas memegang dada delisha sehingga godaan aderas lebih membuat delisha semakin jadi
"Ahh geli sekali"
Aderas mulai membuka celana delisha sehingga aderas menatapnya dengan keindahan dunia, apa ini yang dinamakan surga, aderas memasuki gua yang sangat kecil itu, rasa nya sakit namun pasti sehingga delisha terasa nikmat nya, entah mengapa masukan aderas lebih enak dibandingkan suaminya dan juga arslan, bahkan delisha lebih ingin dengan aderas, kini aderas sudah kotor, bahkan pernikahan nya juga sudah melanggar aturan agama
"Ah"
"Gimana enak?" Tanya aderas
__ADS_1
"Yah!"
Kini delisha mengubah posisi sehingga posisi delisha diatas, delisha memegang otot aderas yang sangat kekar sehingga aderas merasakan cinta kedua dari delisha
"Oh sayang baik sekali" Ucap aderas
Aderas dan delisha tidak sadar sudah berbuat beberapa ronde sehingga delisha kelelahan, rasanya delisha tidak ingin jauh dengan aderas
"Sayang aku ingin bersamamu!" Ucap delisha
"Kalo kamu emang memilih ku, maka kamu tidak usah dekat-dekat dengan arslan"
"Yah tentu saja"
Aderas melirik jendela yang sudah tidak hujan, lalu aderas secepatnya pergi dari apartemen itu, arslan merasa curiga aderas dan delisha sama-sama pergi tanpa bilang orang rumah, lalu aderas membawa oleh-oleh yang kelihatan nya itu disukai umi
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam, abi baru pulang" Ucap aisyah
"Abi sengaja bawakan oleh-oleh buat umi"
"Alhamdulillah asik"
"Abi kamu lihat delisha tidak?"
"Tidak" Jawaban muka datar
"Aku sih berpikir delisha tidur di apartemen"Ucap risla
"Iya umi"
"Ya sudah abi ke kamar dulu yah"
"Iya"
Aderas memasuki kamar lalu melihat foto pernikahan nya
"Apa sampai sini pernikahan ku, aku cukup bodoh sehingga melerakan diriku sendiri demi anaku, namun apakah anakku tidak berpikir bahwa menyakiti istri itu dosa besar, apalagi wanita itu spesial dimata allah, mungkin aku salah namun ini cara aku untuk menjauhkan delisha dengan arslan" Hati aderas
Umi datang lalu memegang bahu aderas
"Astaghfirullah"
"Abi sedang melamun yah?" Tanya umi
"Tidak umi"
"Mungkin abi kecapean sini biar umi pijit"
"Tidak usah umi, ya sudah abi istirahat duluan yah"
Aderas menganti bajunya lalu memakai kimono putih dan tertidur, umi juga tidak lupa dengan kewajibannya, kini umi mencari pakian untuk memancing suami nya, diruang tamu aisyah pergi ke kamar lalu arslan dan juga risla pergi kerumah
__ADS_1
"Abi"
Abi sama sekali tidak melirik umi, mungkin umi berpikir bahwa abi sedang lelah, kemudian umi membalikkan badan nya lalu tiba-tiba abi memeluk umi dari belakang
"A-abi belum tidur"
"Abi cuman ingin memeluk umi dari belakang"
"Abi tadi abis kemana"
"Kemana apa nya umi"
"Tidak abi"
Abi memeluk umi dengan erat lalu kemudian aisyah tertidur dan
"Aisyah"
"Aisyah"
Suara delisha tedengar oleh aderas dan aisyah, lalu aisyah melihat arah jendela
"Kenapa teh?"
"Ini ada kue buat kamu, mau ga?" Tanya delisha
"Horee sini teh masuk"
Aisyah turun dari tempat kasur menemui delisha lalu
"Teteh makasih yah, sini tidur sama aisyah"
"Iya"
Aisyah memakan kue itu lalu tiba-tiba rasa ngantukpun mulai terasa
"Teh kenapa yah aku merasa mataku ngantuk"
"Mungkin kamu udah pengen tidur, lagi pula kamu kan besok sekolah"
"Iyah teh"
Aisyah tertidur dengan pulas lalu delisha menghubungi aderas
"Apakah kamu tidak mau mampir kekamar ku?" Pesan tidak dikenal
Aderas langsung melihat ponsel nya dan bersembunyi dari istrinya
"Itukan kamar aisyah, kamu jangan gegabah"
"Aku tidak gegabah, aisyah sangat ngantuk mungkin dia bangun saat pagi"
__ADS_1
"Astaga"
"Ayolah ada kejutan untuk dirimu"