
Umi memasuki apartemen delisha kemudian delisha menyabut umi
"Assalamu'alaikum umi, mari umi duduk"
"Waalaikumsalam terimakasih"
"Umi mah minum apa?"
"Tidak usah delisha, umi kesini cuman ingin menanyakan sesuatu"..
" Iya umi?"
"Apa arslan semalam tidur disini?"
"Iya arslan tidur disini tapi bukan di apartemen aku, dia tidur dimobil, oh iya umi mungkin umi kesini ingin mengambil jas arslan?"
"Mengapa jas ini ada apartemen kamu delisha?"
"Arslan mungkin lupa umi, ia ikut kekamar mandi lalu waktu aku ke kamar mandi aku nemuin jas arslan"
"Masha allah ternyata umi sudah bersangka buruk terhadap mu"
"Tidak apa-apa umi, delisha juga faham kalo aku dan arslan pernah ada hubungan jadi umi harus waspada"
"Umi pasti percaya sama kamu delisha, ya sudah kamu mau kerumah umi?"
"Bole umi"
Delisha dan umi berangkat bareng untuk kerumah umi, lalu kemudian risla mengetahui nya dan turun menemui umi
"Assalamu'alaikum umi delisha"
"Waalaikumsalam"
"U-umi bareng delisha?"
"Iya kebetulan umi mampir ke apartemen delisha untuk melihat kondisi delisha"
"Alhamdulillah, yaudah delisha ayok masuk" Ucapan risla
"Tidak usah, delisha biar dirumah umi saja" Ucapan delisha
"Ehh kamu kan harus tau cara bikin kue"
"Emangnya delisha mau diajak kerja?" Tanya umi
Risla menjawab pertanyaan umi, umi sedikit takut karena delisha sering bertemu arslan tetapi jika delisha kerja di kantor nya arslan itu membuat umi semakin cemas
"Ya sudah kalo delisha mau kerja di toko risla, umi akan membantunya"
"Eh umi gausah, umi harus banyak istirahat biar nanti delisha anterin kue ke rumah umi" Ucapan delisha
"Bismillah yah"
"Iya"
Risla dan delisha memasuki rumah lalu kemudian risla mulai mempraktikkan cara membuat kue roti
"Gimana delisha?"
"Bismillah"
Delisha membuat kue coklat rasa keju itu adalah kesukaan umi, setelah jadi kue nya risla mencoba nya
"G-gimana?" Tanya delisha
"Masha allah kue nya enak" Ucap risla
"Alhamdulillah yaudah aku kasih ke umi dulu yah"
"Eh ga usah biar aku aja, kamu kan harus buat kue yang lebih enak lagi"
"Oke"
Risla mengantarkan kue roti itu ke umi lalu delisha membuat kue stoberi kesukaan arslan
"Harum kue dimana ini" Ucap arslan
Arslan mencari arah harum kue itu kemudian
__ADS_1
"Tara pasti kamu nyariin kue kesukaan kamu kan?"
"Astaghfirullah ngapain kamu disini?"
Suara arslan sampai tedengar kerumah umi, umi dan risla menghampiri rumah nya
"Astaghfirullah mas ada apa?" Tanya risla
"Arslan kamu kenapa?"
"A-aku kaget karena ada dia, kenapa ada perempuan lain masuk kerumah kita?"
"Astaghfirullah sayang itukan delisha"
"Ya seharusnya kamu izin dulu sama aku"
"Aku udah bilang delisha bakalan jagain toko kue aku"
"Tapi kamu gabilang kalo dia mau kerumah"
"Iya sayang maaf aku tadinya mau izin langsung sama kamu"
"Udah-udah cukup kalian gaboleh ribut umi gasuka" Ucapan umi
Mereka semua terdiam lalu
"Risla sebagai seorang istri kamu harus patut untuk izin kepada suami mu terlebih dahulu, jiga arkan mengizinkan nya baru kamu ngundang delisha ke rumah mu"
"I-iya umi, sayang aku minta maaf"
"Yaudah aku maafin kamu, dan aku bakalan ngizinin kamu untuk delisha jagain toko kamu, tapi aku gamau sampe delisha nginep di rumah ini"
"Tapi janji kamu sama Herlambang?"
"Aku tau tapi sayang delisha sudah ada yang jagain ko"
"Yaudah gini aja, biar delisha tinggal di rumah umi, umi mau delisha bikin kue dirumah umi, gimana?"
"Tapi aku gaenak sama umi" Tanya risla
"Gausah gaenak sayang, delisha juga seperti keluarga kita"
"Segitu gamau nya kamu ada aku disinih" Hati delisha
"Iya gapapa"
Delisha pergi kerumah umi lalu risla melihat kue yang dibuat delisha
"Sayang ini kue kesukaan kamu kan?"
"Iya"
"Kamu gamau coba?"
"Engga, aku gamau masakan orang lain!"
"Ko kamu gitu sih?"
"Yaudah iya aku makan"
Arslan memakan kue yang dibuat oleh delisha, rasanya sama seperti delisha memberikan hadiah ulangtaun kepada arslan, arslan hanya tidak ingin mengingat masa lalu namun risla selalu memaksakan nya
"Gimana enak?"
"Lebih enak kamu yang masak"
"Yaudah aku mau beli bahan kue dulu yah untuk besok, kamu gapapa kan aku tinggal"
"Yaudah mau aku anter?"
"Ehh gausah sayang, aku bisa sendiri"
Risla pergi kepasar tanpa memasak terlebih dahulu kemudia dirumah umi, umi mencoba kue coklat buatan delisha
"Kamu tu yah del pinter masak kue"
"Alhamdulillah umi, em umi apa aku ga berhak buat tinggal dirumah risla?, sebenci itu arslan ada aku dirumah risla"
"Astaghfirullah del, kamu tuh salah faham, arslan cuman gamau kalo dia mengingat masa lalu nya apalagi sekarang kalian itu udah berbeda"
__ADS_1
"Aku tau tapi aku anggap mereka sahabat aku, aku gabakalan mungkin suka sama arslan, aku sudah memiliki suami umi"
"Walaupun kamu sudah memiliki suami tapi arslan gamau sampe ada wanita lain yang merusak pernikahan nya"
"Yasudah umi, umi gapapa aku nginep disini?"
"Gapapa ko del, del kamu sudah bawa baju tidur?"
"Sudah umi, suami aku beliin baju samaan ini"
"Masha allah ternyata Herlambang itu suka warna pink"
"Iya umi, yasudah umi aku mau buat makanan untuk umi, abi aisyah"
"Alhamdulillah yaudah gih, umi mau ngaji dulu"
"Iya"
Setelah delisha mandi lalu pergi memasak untuk mereka, kemudian masakan delisha sangat tercium oleh arslan, bagaimana tidak tercium semua jendela delisha buka, agar keharummanya keluar rumah
"Aku lapar sekali, itu siapa yang masak kira-kira"Ucap Arslan
"Aku yakin arslan pasti suka masakan aku, bismillah"
Arslan memasuki rumah umi, dan ternyata delisha memasak untuk umi, abi, aisyah
"Aisyah sini makan sayang" Ucap delisha
"Eh teh delisha, sejak kapan disni?"
"Dari tadi, kamu yang kemana aja ga keliatan"
"Aku sibuk ngerjain PR"
"Yaudah yuk makan"
"Hayukkkkkkkkkk"
Aisyah makan dengan lahap lalu umi menghampiri mereka
"Masha allah aisyah tumben makan banyak"
"Iya dong umi, masakan teh delisha bikin aku nagih"
"Gaboleh makan terlalu banyak, yaudah del kirim masakan km ke risla, pasti risla sama arslan suka masakan kamu" Ucap umi
"Biar aisyah yang kirim ya umi, aku gaenak sama arslan"
"Gapapa teh delisha, aku yakin abang pasti mau kok"
"Iya, bagaimanapun jangan putuskan silaturahmi"
"Yasudah"
"Yaallah apa delisha sakit hati dengan perkataan ku tadi, sehingga delisha takut untuk beri makanan itu" Hati arslan
Arslan lalu masuk kerumah nya dan delisha mengetuk pintu
"Assalamu'alaikum ris"
"Ris ini aku delisha"
"Waalaikumsalam masuk del"
"Eh arslan"
Delisha memasuki rumah risla, delisha melihat arah dapur yang masih berantakan lalu
"Istri kamu mana?"
"Dia pergi kepasar, ada apa del?"
"Ini masakan buat risla dan kamu"
"Yaudah makasih yah"
"Iya, em slan bole aku bersihin dapur rumah km?"
"Iya bole"
__ADS_1
"Aku gabakalan nyakitin hati delisha" Hati arslan
Delisha membersihkan dapur yang kotor kemudian arslan makan masakan delisha