
Rasa masakan delisha masih percis seperti ia masak untuk arslan, sejak kecil sudah bertemu setelah dewasa sudah tau arti dosa percintaan, karena itulah arslan dan delisha memutuskan untuk ta'aruf selama 2 taun, namun doa ayah handa delisha sudah diputuskan bahwa siapa yang datang lebih awal, ia akan menjadi suami delisha, itu bukan arslan namun laki-laki lain yang sudah memiliki istri BAHKAN istrinya pun tidak tau mengenai pernikahan kedua suaminya bersama wanita lain, tetapi itu juga salah suami nya yang tidak memberitau keluarga delisha, ini mungkin sudah takdir cinta delisha dan juga arslan, namun apakah arslan mampu menjaga hati risla atau malah sebalik nya
"Masakan mu enak" Ucap arslan
"Iya terimakasih, Kira-kira risla kapan pulang yah"
"Emang nya kenapa?" Tanya arslan
"Gapapa sih"
"Yaudah aku mau mandi dulu, kamu tunggu disini aja takut nanti istri aku pulang"
"Iya"
Arslan membersihkan diri nya lalu memakai baju yang di beri herlambang, tanpa sadar delisha juga memakai nya
"Del sejak kamu pake baju itu"
"Astaghfirullah aku kan emang pake baju ini"
"Yaudah aku mau kerja dulu, kamu mau nunggu risla?"
"Iya"
Delisha terus memperhatikan cara kerja arslan sesampainya
"Del kamu beneran mau kerja di toko kue?"
"Iya itupun kalo kamu ngizinin aku, kalo ga diizinin sih gapapa"
"Aku izinin kok, yaudah sini biar aku kasih tau konsep kerja nya"
"Mana coba"
Delisha duduk sebelahhan arslan, sesampainya arslan memperlihatkan cara kerja di toko kue dan tatapenataan kue yang tepat lalu
"Oh gitu oke, coba aku mau ngedit"Ucap delisha yang tiba-tiba duduk dipangkuan arslan
"Jadi konsep nya bakalan warna pink?" Tanya delisha
"Iya jadi warna pink"
"Sejak kapan kamu suka warna pink?" Tanya delisha sambil menatap arslan
"Iya aku suka ko" Dengan tegang
"Seperti nya delisha mencoba trik ini, hemm apa dia gabisa setia sama suami nya"Hati arslan
"Slan aku sih tema nya warna gini gimana?"
Tiba-tiba arslan memeluk delisha dan mencium delisha
"Ahh geli"
"Hem ini acamam bagi aku"
"Hah ancaman?"
Arslan membaliki tubuh delisha lalu
"Jujur mau kamu apa?"
"Aku mau nya kamu, kamu mau nya apa" Ucapan delisha sambil menyentuh jantung arslan
__ADS_1
"Astaghfirullah sudah aku duga"
"Udahlah slan kamu udah lihat tubuh aku, tapi kamu ga nikahin aku, ya jelas aku sudah ternoda sama kamu"
"Aku tau tapi aku gabisa nikahin kamu, kamu mau balas dendam sama aku hah?"
"Aku gabakalan balas dendam kok"Ucapan delisha sambil menyentuh arah bagian tertentu arslan, kemudian delisha pergi dari rumah itu
Arslan hanya terdiam lalu kemudian
"Aku yakin kamu bakalan tergoda sama aku, siapa sih yang gamau deket sama aku, aku jahat karena kamu" Hati delisha
Delisha masuk kerumah umi, lalu delisha tidur di tempat kamar arslan, delisha melihat baju-baju arslan, bahkan delisha sudah hancur menjadi seorang perempuan
"Del sedang apa kamu?" Tanya umi
"Ah tidak apa-apa umi, hanya saja aku pengen liat baju laki-laki, umi tau kan aku gatau tipe suami aku"
"Ya sudah kamu tidur dikamar arslan saja, biar kamu tau tipe baju suami kamu kaya apa"
"Oke umi"
Seketika itu risla pulang dan melihat rumah yang sudah rapih sekali
"Assalamu'alaikum sayang"
Arslan tidak menjawab salam istrinya lalu
"Sayang kamu kenapa?" Ucap risla sambil menempuk pundak nya
"Astaghfirullah sayang"
"Kamu kenapa?"
"Gapapa sayang, kamu sejak kapan disini?"
"Bukan, tadi delisha nganterin makanan untuk kita berdua yaudah aku makan eh tiba-tiba dia beresin dapur nya"
"Masha allah alhamdulillah.. terus dia kemana ayang?"
"Ya dia pulanglah, yakali dia harus disini"
"Em yaudahalah, aku istirahat dulu"
"Iya"
Tingkah laku delisha harus diperbaiki sebelum delisha semakin kacau, tapi arslan apa bisa menahan godaan yang delisha lakukan
Arslan masuk kekamar lalu keluar untuk mencari udara segar, Tiba-tiba arslan melihat delisha yang sedang tertidur tanpa menutupi hordeng
"Astaghfirullah kenapa delisha tidur dikamar ku, jelas-jelas itu kamar aku, aku gabisa biarin dia tidur dikamar ku"
Arslan turun dari tangga lalu kemudian kerumah umi
"Assalamu'alaikum umi"
"Umi"
"Waalaikumsalam ada apa abang?"
"Umi kenapa delisha tidur dikamar aku?"
"Astaghfirullah kamu kesini cuman nanyain itu aja, emangnya kenapa abang"
"Ya umi itukan kamar aku, aku gamau ada yang masuk kekamar aku selain aku dan istri aku"
"Terus kalo delisha ga tidur dikamar kamu, dia harus tidur sama siapa?"
__ADS_1
"Kamar aisyah kan ada"
"Terus aisyah tidur dimana?.. mana mau aisyah tidur berduaan sama delisha, walaupun mau umi gaenak sama delisha"
"Yah umi tapi kan"
"Emang dikamar kamu ada apa, biar umi yang ambil"
"Gaada apa-apa tapi gimana yah gabisa dijelasin"
"Udah kalo kamu masih ragu sama delisha, ambil pakaian kamu semua"
Arslan bingung harus gimana, sebagai seorang suami tidak akan tahan jiga tergoda dengan perempuan lain, apalagi perempuan nya delisha, sungguh arslan harus bertindak lebih jauh sebelum delisha semakin kacau
Arslan menghubungi herlambang
"Assalamu'alaikum bang, bang kamu pulang kapan?" Pesan arslan
Herlambang mengurus istri pertamanya yang akan melahirkan tiba-tiba Herlambang melihat notif di ponselnya
"Waalaikumsalam aku gatau nih, tapi aku pulang sama istri pertamaku"
"Masha allah emang istri mu kenapa?"
"Alhamdulillah sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah, slan kenapa kamu nanya gitu, apa delisha membuat kesalahan" Pesan Herlambang
"Alhamdulillah selamat yah bang, ga ko bang, aku cuman minta izin dari kamu kalo delisha sekarang tinggal diapartemen dan dia kerja di toko kue ku"
"Masha allah slan, em slan emang istri kamu kemana?"
"Aku sama risla bekerja sama, aku gamau kalo sampe wanita lain masuk dikerjaan ku, jadi aku pilih istriku sendiri"
"Alhamdulillah kalo gitu, aku izinin kamu ko slan, Mudah-mudahan delisha ga keberatan"
"Dia sama sekali ga keberatan bang, kalo kamu pulang kabarin aku ya"
"Iya slan, yaudah assalamu'alaikum"Pesan Herlambang
"Aku yakin kalo gini caranya herlambang pasti lama pulangnya, pokoknya aku harus jaga jarak sama delisha" Ucap arslan
Kemudian arslan kerumah umi untuk mengambil barang-barang arslan
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam" Ucap abi
Abi membuka pintu kemudian
"Abi sudah pulang dari ceramahnya"
"Sudah abang, abang kok delisha bisa ada disni"
"Hah emang umi gabilang sama abi tentang delisha?" Tanya arslan
"Tidak ada, abi mau nanya ke umi tapi umi sedang tidur, abi hanya tekerjut saat delisha tidur dikamar mu"
"Masha allah, iya abi aku juga sebenarnya gamau kalo delisha tinggal di rumah ini, tapi karena delisha membantu risla untuk jaga toko kuenya jadi umi mengizinkannya untuk tinggal disini"
"Emang nya risla udah gamau jaga toko kue, kalo istrimu itu tidak mau ya sudah biar aisyah yang jaga jangan oranglain"
"Nah abang juga berpikir seperti itu abi, tapi aisyah kan masih sekolah"
"Zaman sekarang bisa lewat online bang, jangankan aisyah yang masih sekolah, abi aja bisa bantu kok, kalo emang toko kue itu enak pasti habis terjual"
"Arslan juga mau nya gitu abi, arslan gamau sampe ada wanita yang masuk dikehidupan abang, walaupun itu sahabat sendiri"
"Iya"
__ADS_1