SANGPENGGODA

SANGPENGGODA
Antara delisha dan amerisla


__ADS_3

Arslan mengetahui hati delisha bagaimana perasaannya yang ingin bercerai namaun Arslan juga tidak bisa mengatakannya karena suami nya adalah teman sendiri


"Abang ingat yah"


"Kenapa abi?"


"Abang memahami perasaan wanita abi"


"Iya abi harap begitu walaupun tidak tau kedepannya"


Dilain itu delisha dan el Nanda yang sering dipanggil Herlambang pergi ke Turki



Setibanya diturki delisha segera parsah jika istri pertamanya tidak menerima delisha


"Kamu jangan khawatir"


"I-iya"


Dilain itu dirumah aisyah dan cralos sedang makan


"Assalamu'alaikum" Abi umi


"Waalaikumsalam"


"Masya allah lagi makan?" Abi


"Iya baru makan"


"Kenapa pintu nya ga dibuka?"


"Maaf abi karena aisyah baru saja pulang"


"Yasudah kamu makan yah abi mau istirahat"


"Umi kayanya abi lagi ada masalah"


"Anak kecil gausah ikut-ikutan" Arslan


"Yasudah abang istirahat yah besok kan kerja"


"Lah emang nya sekarang ga kerja?"


"Abang mu lagi sakit"


"Emm yaudah"


Setelah itu el nanda dan delisha sudah sampai dirumah istri pertama nya



"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam masya allah sayang kamu kok ga bilang-bilang" Istri pertama


"Kenali ini delisha istri kedua ku"


"Terus waktu itu kenapa kamu belum jujur?"


"Ma-maaf aku takut kamu tidak menerimanya"


"Ya sudah ayok masuk"


Helena menutupi rasa sedih nya karena suaminya membawa wanita lain tetapi helena mencoba ikhlas untuk membagi suami nya

__ADS_1


Malam telah tiba dimana amerisla menghubungi Arslan


"Assalamu'alaikum Arslan" Pesan amerisla


"Waalaikumsalam"


"Bisa kah kita bertemu?"


"Maaf amer mungkin aku akan menjaga pandangan ku lagi darimu"


"Apa kamu tidak mau berteman dengan ku?"


"Yasudah dimana?"


"Ditaman"


Arslan pergi dengan perlahan untuk menemui amerisla di taman setelah nya amerisla sudah ada di taman itu


"Ada apa?" Ucap arslan tanpa melihat wajah nya



Amerisla menatap wajah arslan lalu arslan melihat nya dan


"Bagaimana cara aku masuk agama mu?"


Mendengar suara itu hati arslan merasa begetar tidak ada yang tau soal perasaan namun arslan sadar diri bahwa diri nya sudah melihat perempuan lain dan perempuan itulah yang seharusnya menjadi pasangan arslan


"Mengapa kamu mengatakan seperti?"


"Aku tidak bisa membohongi perasaan ku lagi"


"Astaghfirullah amer,, tidak baik kamu masuk agama islam cuman karena kamu jatuh cinta"


"Lalu jika aku masuk agama islam dengan niat agar aku menjadi manusia lebih baik bagaimana?"


"Aku tidak peduli itu arslan,, hatiku mengatakan bahwa aku ingin masuk agama islam"


"Walaupun kamu masuk agama islam itu boleh saja tetapi tidak dengan ku"


"Maksud kamu?"


"Aku tidak bisa mengatarkan mu,, cari orang lain saja"


"Tapi arslan aku cuman mengenal mu"


"Sebentar lagi aku akan menikah dengan delisha"


"Apa?, bukan nya dia sudah memiliki suami"


"Selama ini delisha belum disentuh karena suaminya sudah memiliki istri,, dan aku sudah melihat tubuh nya"


Rasa sakit mendengar hal itu amerisla merasa kecewa terhadap arslan,, arslan yang amerisla kenal kini telah berubah


"Jangan menangis amer,, aku sudah kotor"


"Tapi aku ingin kamu menjadi suami ku"


"Laki-laki seperti ku tidak pantas memiliki mu,, tembok kita terlalu tinggi"


"Aku juga bukan wanita yang sebaik kamu kenal, aku pun sudah berhubungan dengan key"


"A-aaaaapa?"


"Iya arslan bahkan tubuh ku sudah dinikmati oleh laki-laki lain yang bukan suami ku"

__ADS_1


Arslan merasa bingung dengan sikap amerisla,, amerisla yang menerima key sebagai calon nya namun ingin meninggalkan nya


"Bagaimana bisa kamu sudah melakukan itu sebelum menikah?"


"Aku tau aku bukan wanita baik tetapi jujur aku ingin kamu menjadi suamiku"


"Maaf amerisla aku tidak bisa" Langsung pergi


"Arslan!"


"Arslan tunggu!"


Walaupun dari salah satu mereka ada kesalahan namun arslan memahami nya


Tidak ada yang sempurna melainkan tuhannya, kita memiliki seribu dosa namun dengan tobat allah selalu mengampuni nya


Sungguh merasa malu jika arslan meninggal kan delisha demi amerisla yang bukan siapa-siapa bahkan arslan sudah berdosa melihat tubuh nya yang sudah memiliki suami


"Arslan dari mana kamu?"


"A-abi belum tertidur?"


"Pintu kamar kamu terbuka makanya abi tau kamu gaada dirumah"


Sungguh berat perjalanan kisah cinta arslan,, arslan mencium tangan abi lalu menuduk dan meminta ampunan kepada abi


"Abi apa salah arslan"


"Astaghfirullah abang kenapa?"


"Mungkin abang terlalu banyak dosa sehingga allah menguji iman arslan abi"


"Ada masalah apa arslan?"


"Maaf abi jika arslan ada salah"


Abi memeluk erat arslan


Walaupun abi tau itu dosa besar karena melihat tubuh wanita yang sudah memiliki suami, abi tidak bisa berbuat apa-apa selain mendoakan yang terbaik untuk arslan


"Abi tau kamu merasa gagal menjadi diri kamu sendiri"


"Bahkan arslan sudah melihat tubuh wanita yang arslan jaga sebaik-baiknya"


"Apa delisha tidka diterima?"


"Arslan gatau soal itu tetapi arslan merasa berdosa"


"Jangan salahkan dirimu sendiri"


Arslan menceritakan semua nya apa yang tadi terjadi tetapi niat amerisla untuk memasuki islam itu tidak salah yang menjadi salah yaitu abi takut keluarga nya menyalahkan arslan dan abi juga tidak mau menyakiti keyakinan amerisla


"Masya allah ya sudah mulai sekarang abang jangan dulu kemana-mana"


"Terus abi?"


"Abang puasa senin kamis dan jangan lupa selalu sholat taubat"


"Abang gamungkin ninggali pekerjaan abang"


"Tapi apa abang kuat puasa sambil kerja?"


"Insya allah kuat abi"


"Yaudah alhamdulillah"

__ADS_1


Amerisla merasa hancur karena arslan tidak mau menerima nya tetapi bukan tidak mau menerima hanya saja arslan merasa bersalah terhadap delisha


__ADS_2