
Setelah itu arslan tidak merasa salah atas kesalahannya semalam, sebab itu arslan tidur dikamar sedangkan risla tidur disofa lalu risla terbangun
"Astaghfirullah ini sudah jam 2"
Risla mencari arslan lalu melihat arslan sedang tertidur
"Masha allah sayangnya aku baru pulang"
Risla memeluk suami nya seketika itu risla mencium aroma minyak wangi delisha
"Inikan aroma minyak delisha"
"Sayang kamu tadi ketemu delisha?"
"Iya aku tadi ketemu delisha, aku minta maaf atas kesalahan aku, terus aku anterin dia pulang"
"Kenapa kamu ga ajak dia kesini?"
"Sudah malam ayok kita tidur" Sambil berbalik badan
Setiba itu risla menelevon delisha
"Hallo" Ucap delisha
"Del kamu dimana"
"Ah aku di apartemen kenapa, ini siapa?" Suara delisha keliatan lelah
"Ini aku risla, besok kamu kerumah ya"
"Kita ketemu aja diluar"
"Okey"
Setelah itu akhirnya risla tertidur, keesokan harinya arslan bangun lalu bekerja
"Sayang tumben udah mau berangkat"
"Bukannya kamu ada janji sama delisha? "
"Ko kamu tau?"
"Semalam aku dengar ga sengaja, yaudah aku berangkat dulu yah"
"Kamu mau sarapan dulu ga"
"Gausah"
"Yaudah ayang hati-hati ya"
"Siap"
Setelah itu risla beres-beres rumah kemudian pergi keluar untuk menemui delisha
"Del kamu dimana?" Pesan risla belum dijawab
Delisa ternyata sudah bertemu dengan arslan
"Del apa yang sebenernya terjadi"
"Maksud kamu apa?, aku ga ngerasa apa-apa"
"Apa ini cuman hayalan ku saja" Hati arslan
"Tapi kenapa bisa mimpi seperti itu, itu seperti nyata"
"Kenapa kamu diam slan, kamu kenapa"
"Malam ini aku mau kamu datang ke kantor ku, aku tunggu"
Setelah itu delisha membaca pesan risla terus menghampiri nya
"Hai"
"Del kamu ko lama"
"Sorry tadi ada urusan sebentar, biasa herlambang mau pulang"
"Oh ya syukur lah kamu jadi ga sendiri lagi"
"Iya ris, ris kamu kenapa ngajak aku ketemu?"
"Waktu malam kamu kenapa ga kerumah aku?"
"Malamkan ujan ris, lagi pula aku gamau sampe suami mu marah"
"Aku heran semalam suami ku terlihat aneh"
"Aneh kenapa?"
"Aku juga belum faham, tadi siang juga dia ga makan sarapan yang aku buat"
"Bisa jadi itu karena kamu sedang hamil"
"Masa iya?"
__ADS_1
"Iya ris, yaudah kalo kamu ada perasaan cemas atau tiba-tiba berubah berati kamu hamil ris"
"Aku belum tau sih, tapi kalo beneran aku hamil masya allah alhamdulillah"
"Bismillah yah"
"Iya, aku pengen besok kamu mulai usaha toko kue di perusahaan aku"
"Yaudah kalo emang mau kamu gitu, besok aku langsung ke toko"
"Ini kuncinya, yaudah yu kita belanja"
"Ehemk tumben ngajak belanja, ris aku belum ada uang lo"
"Tenang-tenang semuanya aku bayarin"
"Asik"
Risla dan delisha sedang berbelanja sesampainya mereka pulang sore
"Yeyy akhirnya"
"Yaudah yuk kita pulang"
"Yuk"
Risla dan delisha pulang larut sore seketika itu mereka pulang dengan terpisah
"Yaudah kamu jaga diri baik-baik"
"Iya"
Setelah itu delisha beristirahat untuk tidur kemudian delisha membelu costum kucing tadi
"Wah aku sangat cantik"
Delisha memakai nya lalu kemudian
"Mungkin aku akan menjemput delisha buat kekantor"
Karena semua orang mengira bahwa delisha itu istrinya maka tidak diragukan lagi bila arslan datang sesuka hatinya, arslan masuk tanpa izin delisha seketika itu delisha terkejut
"K-kamu ngapain disini"Tanya delisha yang sedang makan lalu melirik arah arslan
Seketika itu tubuh arslan mulai melemah tiba-tiba ingin langsung membawa delisha kekamar
"Mau apa slan?" Delisha bediri lalu menghampiri arslan
Arslan melirik arah delisha dengan tatapan ingin
"Kamu mau apa?"
Dengan perkataan delisha, arslan membawa nya lalu
"Kamu sangat cantik"
Delisha sangat sadar bahwa arslan melakukan nya dengan sengaja, berati waktu malam itu delisha benar-benar melakukannya
"Pelan-pelan"Ucap delisha
"Iya kamu tenang tarik napas"
"Udah siap"
"Iya"
"Ah"
Suara lembut delisha membuat arslan terus menghantui nya sehingga melakukan nya secara bruntal
"Ah pelan-pelan aja sayang"
Karena delisha masih mencintai arslan kini delisha juga menikmati nya
Delisha mengeluarkan nya terlalu banyak sehingga keduanya sama-sama menjadi penikmat, entah kenapa rasanya aneh ketika kita berhubungan dengan orang yang kita cintai itu rasanya beda, kenapa melakukan nya dengan herlambang cukup aneh
Dilain itu rasa khawatir didalam hati risla muncul seketika dada risla sesak
"Kenapa ini"
"Aku kenapa"
Setelah itu arslan sadar bahwa dirinya sudah melakukan nya, entah mengapa rasanya aneh seperti rasa sayang yang arslan kubur telah muncul kembali
"Del"
"Hem"
"Apa mau kamu rahasiain ini"
"Iya aku bakalan jaga rahasia ini"
__ADS_1
"Aku merasa bahwa aku udah mencintai mu kembali" Ucap arslan
"Ya sudah kalo kamu ingin melakukan nya lagi, segera kesini"
"Kau yakin?"
"Iya, aku akan tinggal dirumah mu jika kamu mengizin kan ku"
"Aku akan mengizinkan mu setelah aku membangun kasur istimewa dengan mu"
"Boleh"
"Yaudah aku berangkat kerja dulu"
"Iya hati-hati"
Delisha makin tidak merasa bersalah kepada risla, setelah sampai kantor arslan masih merasakan pelukan hangat didekat delisha, niat arslan semakin menjadi-jadi untuk membawa kerumah nya
"Sayang" Pesan arslan
"Iya sayang kenapa?" Pesan risla
"Aku mengizinkanmu untuk membawa delisha kembali, aku rasa aku sudah salah paham"
"Kamu serius"
"Iya aku serius"
"Ah sayang makasih"
"Yaudah aku kerja dulu ya"
"Iya"
Setelah itu hati risla merasa senang lalu risla langsung menelevon delisha
"Hallo ris kenapa?" Suara delisha
"Akhirnya suami aku izinin kamu buat tinggal dirumah aku"
"Akhirnya, yaudah aku siap-siap yah"
"Iya"
Delisha mengunakan pakaian hitam lalu
"Cepetan kerja nya aku ada hadiah untuk kamu dirumah" Pesan delisha
Setelah membaca pesan delisha arslan akan cepat-cepat pulang kerumah
"Ris nanti aku langsung masuk kerumah kamu ya, soalnya aku pake baju tidur"
"Yey emang baju tidur kamu haram semua"
"Sedikit sih hehe"
"Yaudah cepetan masuk"
Delisha masuk rumah risla lalu risla terkejut
"Astaghfirullah del baju kamu"
"Iya kan"
"Yaudah gapapa wajar baju tidur" Ucap risla
"Ris aku laper"
"Yaudah bentar aku masak dulu"
Tiba-tiba
"Assalamu'alaikum istriku"
Delisha melirik arah arslan lalu
"Astaghfirullah delisha" Ucap arslan
"Waalaikumsalam sayang kamu ko udah pulang"
"A-aku udah beres kerja, sayang kenapa delisha pake baju kaya gitu, gimana kalo umi abi sampe tau"Berbisik
"Sut kamu jangan souzon mungkin delisha malas ganti baju"
"Del lain kali kamu jangan pake baju ini ya"
"I-iya maaf"
"Yaudah kamu duduk disini, aku mau buattin masakan buat kamu sama delisha"
"Iya"
Dalam hati risla tidak ada sedikitpun curiga akan mengenai hubungan mereka berdua
__ADS_1