SANGPENGGODA

SANGPENGGODA
Pernikahan Delisha


__ADS_3

"Ya udah abnag pergi dulu kekampus yah, Assalamu'alaikum abi umi aisyah"


"Waalaikumsalam" Semua orang


"Ternyata menjadi seorang muslim itu adem yah dilihat nya" Cralos


"Abi tidak memaksa aisyah untuk berteman dengan siapapun itulah mengapa islam itu indah"


"Pantes sikap aisyah seperti paman lembut beda lagi dengan ayah, ayah tidak mau jika ada dari keluarga masuk agama lain"


"Kami menghormati agama lain, jadi cralos jangan sungkan-sungkan jika ingin berteman dengan aisyah" Umi


"Makasih ya bu, cralos seneng karena punya teman kaya aisyah"


"Yaudah abi umi, aisyah pergi dulu yah"


"Iya"


"Assalamu'alaikum" Ucap aisyah dan juga cralos yang mencium kedua tangan orang tua aisyah


"Perasaan apa ya ini aisyah, aku nyaman sekali tinggal dirumah mu"


"Jika orang tua mu mempercayai agamanya maka itu sudah takdir, aku tetap ingin mau berteman dengan mu"


Setelah sampai kampus arslan langsung bertemu dengan natali


"Hei tunggu"


"Eh loh masih berani yah!"


"M-maaf teman kamu dimana yah?"


"Amerisla?"


"I-iya"


"Ada dikelas, ngapain sih loh masih cari dia"


Arslan langsung lari menuju kelas amerisla



Amerisla terdiam dan duduk sambil melihat pemandangan


"A-amerisla?" Gugup


Amerisla melihat kearah belakang dan berdiri nya arslan yang ingin meminta maaf


"M-maaf soal kemarin"


"Iya"


"Pulang dari kampus mau kah kamu ikut kerumah ku?"


"Untuk apa?"


"Biar nanti aku jelas kan setelah disana"


"Baik lah"


Arslan pergi dari kelas amerisla lalu natali ke kelas


"Arslan bilang apa?"


"Omgggg jantung gw rasa nya pengen copot!"


"Cielah ada apa sih"


"Arslan ajakin gw kerumah nya"


"Alah loh itu harus nya nolak biar tau rasa tuh anak!"


"Gw ga bisa nolak orang yang gw crus sin!"


"Kemarin mewek' sekarang diajak kerumah nya loh langsung luluh"


"Arghhhh seneng banget gw, gw ngerasa bisa maaffin kesalahan dia kemarin"


"Itulah cowok pandai luluhin hati cewek, kalau gw bakalan nolak!"


Setelah selesai belajar, arslan dan amerisla berjalan menuju kendaraan



"Arslan maaf yah soal kemarin"

__ADS_1


"Harus nya aku yang meminta maaf"


"Ah tidak aku mengerti bagaimana jika sudah jatuh cinta"


"Harus nya aku tidak melampiaskan amarahku"


"Aku tidak marah arslan"


"Emm maaf jika nanti kamu duduk dibelakang mobil"


"Tidak masalah"


Diperjalanan menuju rumah arslan, zibran tidak sengaja melihat amerisla yang duduk dibelakang mobil


"Eh amerisla dia sama siapa"


"Sayang kamu dimana?" Pesan zibran


TRENGGGG(Notif dari zibran)


"Aku dijalan, ada apa?" Pesan amerisla


"Aku melihat mu sama laki-laki lain, itu teman kampus kamu kan?" Pesan zibran


"I-iya aku minta antar tadi" Pesan amerisla


"Kenapa kamu tidak dijemput aku?, aku kan bisa : ( "Pesan zibran


Amerisla langsung mematikan ponsel nya lalu setelah samapai rumah arslan


" Assalamu'alaikum abi umi"


"Waalaikumsalam" Abi umi


Arslan membuka pintu nya lalu mencium tangan kedua orang tua nya


"Seperti arslan orang Islam" Hati amerisla


"Ini pasti teman arslan yang kemarin arslan tidak sengaja melampiaskan amarahnya yah?" Abi


"I-iya abi" Karena mendengar arslan bilang abi dan juga umi maka amerisla pun mengucapkannya seperti


"Masya allah kamu itu cantik" Umi


"Makasih umi"


"Ti-tidak apa' abi karena emang tidak seharusnya amer mengngatakan perasaan terhadap laki-laki yang sudah memiliki calon istri"


"Hari ini pernikahan perempuan itu bersama laki-laki lain"


"A-apa?,ini mungkin karena saya yah?"


"Tidak bukan ini udah takdir dari allah"


"Abang ngomong apa sama kamu kemarin?" Umi


"Amer juga memang dekat dengan laki-laki lain jadi arslan bilang amer tidak cukup dengan satu laki-laki bahkan arslan tidak mau mengenal amer padahal amer sama arslan sudah saling kenal"


"Astaghfirullah abang kamu ini" Umi


"Sungguh aku mengatakan seperti itu?"


"I-iya tapi aku sudah memaafkan arslan abi umi, jangan marah sama arslan memang tidak pantas untuk amer mengatakan seperti itu"


"Masya Allah kamu memang wanita yang baik, abi gamau sampe kamu melampiaskan amarah kamu lagi" Abi


"Iya abi, amerisla maaf ya soal perkataan aku"


"I-iya arslan"


"Ajak amerisla untuk hadir keacara pernikahan delisha"


"Iya abi, kamu mau kan amerisla?"


"I-iya"


"Jangan takut lagi sama abang, kalau anang berani nyakitin kamu, kamu bilang sama abi yah"


"I-iya abi"


"Astaga mimpi apa gw semalam, sampe gw diajakin ke pernikahan sama arslan" Hati amerisla


Setelah itu umi memberikan baju nya untuk amerisla


"Kamu bisa pakai baju umi, ini baju umi masih bagus kekinian"

__ADS_1


"Ma-makasih umi, tapi amer belum siap pake hijab"


"Ga masalah ko, nih pake yah"


Amerisla memakai baju umi yang terlihat sangat cantik



"Masya allah cantik sekali"Umi


"Ma-makasih umi, apa gpp amer pake baju ini?"


"Gpp ini buat kamu dari umi"


Amerisla membuka pintu lalu arslan melihat wajah amerisla yang begitu cantik memakai baju umi


"Ka-kamy cantik pake baju umi"


"Ma-makasih"


Arslan dan amerisla pamit untuk keacara pernikahan delisha, setelah di pernikahan



Delisha terlihat cantik memakai baju pernikahan nya


"Sabar ya slan"


"Itu sudah takdir amer"


Arslan dan amerisla menghampiri delisha, delisha melihat perempuan itu yang mengatakan perasaan terhadap arslan dan melihat baju yang dipake nya


"Bukan kah itu baju umi" Dalam hati delisha


"Arslan kamu sama perempuan itu?"Delisha


" Iya delisha, selamat yah semoga jadi istri yang sholehah"


"Bukankah itu baju umi?"


"Iya delisha, mungkin dulu itu untuk kamu tetapi ini lebih pantas untuk calon istri ku"Arslan


Mendengar hal itu sungguh jantung amerisla sangat tidak karuan karena ucapan arslan yang membuat baper


"Selamat yah" Ucap delisha


"Iya"


Setelah selesai bicara arslan duduk di taman lalu


"Ma-maaf yah soal tadi"


"Aku mengerti dengan perasaan mu yang hancur"



Tiba-tiba amerisla menyeder di bahu arslan, arslan hanya merasa bahwa dia menjaga ucapan nya kepada amerisla maupun wanita lain


"Aku harap kamu tidak marah"


"Aku tidak akan marah namun aku tidak enak jika nanti pacar mu lihat"


"Sebenarnya besok ulangtaun ku, dan aku ingin tau hatiku ini untuk siapa"


"Mengapa kamu ragu dengan pasangan mu?, aku lihat dia baik"


"Ntahlah aku bahagia jika dia bersamaku tetapi aku meragukan nya"


"Kamu bisa sholat istiqor'oh walaupun kenyataan sama seperti aku"


"Asal kamu tau aku bukan orang muslim" Hati amerisla


"Mengapa kamu diam?"


"Apakah seorang islam boleh menikah dengan Kristen??"


"Aku pernah lihat bahwa seorang muslim tidak boleh menikah dengan seorang Kristen tapi orang Kristen tidak boleh mengambil agama dari nya"


"Berati orang Kristen itu harus masuk islam??"


"Iya jika hati sudah memang ingin memeluk agama Islam, bukan karena seseorang tetapi karena allah"


"Mengapa kamu mengatakan seperti itu?, apa laki-laki itu bukan agama Islam"


"A-aku cuman ingin tau sajah"

__ADS_1


"Baiklah,yuk kita pulang"


"Iya"


__ADS_2