SANGPENGGODA

SANGPENGGODA
2 bulan hari tunangan


__ADS_3

Tidak ada yang tau soal jodoh maupun takdir karena itu semua hanya ada ditangan allah namun apalah daya arslan yang harus menerima delisha, mungkin dahulu arslan mencintai nya tetapi tah mengapa cinta itu sudah pindah ke lain hati


Arslan duduk sendirian tanpa sadar risla menghampiri nya


"Assalamu'alaikum Arslan"


"Arslan?"


"Waalaikumsalam delisha?"


"Maaf aku risla"


"Oh astagfirullah maaf risla"


Hati risla cukup sakit mendengar ucapan arslan


"Ma-maaf"


"Tidak perlu"


"Aku tidak tau harus berbicara apa"


"Bukankan kita sudah bertemu di mimpi?"Tanya risla


"Sudah bertemu belum tentu jodoh risla, karena butuh waktu untuk memastikannya"


"Apa salah jika aku sudah mencintai mu?"


"Hah?"


"Iya arslan aku jatuh cinta dengan mu walaupun itu hanya aku"


Risla berjalan dengan meneteskan air mata, Pria mana yang mau menikahi seorang wanita yang sudah berhubungan dengan laki-laki lain dan pria mana yang mau menikahi gadis yang agamanya saja berbeda.


"Tunggu risla"


Arslan memegang tangan risla walaupun arslan tau itu bukan mahrom nya

__ADS_1


"Lepas!"Ucap risla


Arslan memeluk risla dari belakang dan abi melihat nya


PLAKKKKK!


Abi menampar arslan didepan risla


"Apa ajaran abi tidak cukup untuk kamu menghormati seorang wanita,apa ini balesan kamu untuk abi, abi salah apa sama kamu arslan!!"


"Aaaa-abi"


"Sudah keterlaluan kamu peluk-pelukkan dengan wanita lain sedangkan kamu sudah bertunangan!! apa pantas seorang anak kiai tidak tau ajaran agama"


Arslan hanya terdiam


"Abi malu mengajari mu tentang ilmu agama dan abi juga malu karena kamu sudah tidak ada harga dirinya, dimana harga dirimu sebagai laki-laki?


"A-abi maaf"


"Tapi abi aku sudah mencintai wanita lain"


"Apa dia orang nya?"


"Iya abi"


Abi menampar keras arlan


"Abi kecewa dengan ucapan mu kamu bahkan lupa dengan dosamu sendiri, bahkan kamu tidak terlihat seperti anak kiai!"


"Aku tau aku adalah anak seorang kiai dan aku menjaga pandanganya agar orang tuaku tidak mendapatkan dosa pada akhir nya harga diri ku sebagai anak kiai hilang begitu saja karena melihat wanita lain yang mempunyai suami"


"Lantas bagaimana dengan perilaku mu seperti ini?"


"Aku tau akan dosaku tetapi apa berhak aku mencintai gadis yang ada didepanku"


"Keputusan abi adalah 2 bulan lagi kamu akan bertunang dengan delisha!"

__ADS_1


Abi pergi meninggalkan arslan dengan penuh kecewaan terhadap arslan


"Yaallah tunjukan lah siapa yang berhak menjadi istri hamba, sesungguhnya hamba adalah manusia yang pendosa"


Arslan tidak bisa menahan air matanya karena sakit hati seorang ayah akan juga rasa sakit seorang Arslan


"Abi kenapa?" Tanya umi


"Abi mau 2 hari lagi pertungan arslan harus disegerakan"


"Ta-tapi abi ini terlalu cepat?"


"Gapapa umi, lebih baik lebih cepat!"


Umi sebagai seorang istri harus menurutti perintah abi tetapi umi juga tidak ingin merusak hati arslan yang menolak tunangan ini


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam"


"Umi abi dimana?"


"Abi pergi kekamar, kamu kenapa?"


"A-aku baik umi"


"Kamu beratem sama abi?"


"Tidak umi, hanya saja arslan ingin mempercepat tunangan dengan wanita yang arslan cintai"


"Mashaallah alhamdulillah tadi aja abi bilang begitu, tapi bagaimana dengan mimpi mu?"


"Itu hanya ilusi ku saja umi, ya sudah abang pergi kekamar dulu"


"Iya"


"Tidak mungkin arslan berhenti mencari petunjuk, semoga arslan bisa menemui cinta sejati nya"

__ADS_1


__ADS_2