SANGPENGGODA

SANGPENGGODA
Perjuangan risla


__ADS_3

Pagi telah tiba dimana umi akan membantu risla untuk belajar mengaji dan juga sholat



"Assalamu'alaikum risla" Umi


"Wa-waalaikumsalam"


"Gimana udah sholat subuh?"


"Alhamdulillah udah umi, umi pagi sekali kerumah risla emang nya sudah beres-beres?"


"Alhamdulillah umi bangun jam 3 pagi buat nyiapin sarapan lalu umi kesini deh"


"Alhamdulillah makasih ya umi risla jadi ngerasa direpotin"


"Gapp risla, jadi hari ini kamu mau ngapain?


"Hari ini risla mau melamar kerja"


"Alhamdulillah dimana?"


"Dimana saja yang penting halal umi"


"Semangat terus ya risla umi selalu dukung kamu"


"Iya umi makasih yah"



Sesudah mandi arslan memamerkan badan nya tetapi tidak diposting lalu risla melihatnya dengan jelas


"Astaghfirullah"


"Kenapa risla?"


"Lihat keatas rumah umi"


Umi melihat nya lalu


"Astaghfirullah abang aurat!"


Arslan melirik nya kebawah lalu tidak sadar


"Astaghfirullah apa sangat jelas" Arslan


"Mungkin abang lupa bahwa rumah ini sudah ada kamu"


"I-iya mungkin umi"


"Yaudah kamu berangkat dulu, ini sarapan buat kamu"


"Alhamdulillah makasih yah umi"


"Iya sama-sama"


"Assalamu'alaikum umi"


"Waalaikumsalam"


Setelah risla pergi dari kostsannya lalu umi masuk kerumah dan


"U-umi apa amerisla melihat ku?"


"Iya"


"Astaghfirullah aku gatau kaca nya tembus pandang"


"Abang kan biasa nya suka ga gitu"


"I-iya umi tapi tadi mah kepengen aja"


"Inget ya bang sekarang amerisla sudah ganti nama"


"Hah ganti nama?"


"Iya kesian dia, udah ga dianggap oleh orangtua nya bahkan harta nya dimabil oleh teman nya"


"Astaghfirullah tega sekali umi"


"Makanya itu risla mengubah namanya agar allah selalu menguatkannya"


"Abang merasa tidak enak hati dengan nya, dia dikeluarkan dari kerjaan nya sedang kan abang masih bisa bekerja"


"Ini sudah takdir risla" Abi


"Menurut aisyah abang nikahi teh risla"

__ADS_1


"Tidak semudah itu aisyah,, abang sedang menunggu kejandaan delisha" Arslan


"Astaghfirullah abang"


"Abang itu benar aisyah" Abi


"Sholat istiqoroh dulu bang" Aisyah


"Iya"


Risla harus berjuang keras untuk mendapati lowongan kerja namun belum ada panggilan satupun lalu ada seorang ibu-ibu yang sedang kesusahaan dan


"Assalamu'alaikum bu apa boleh saya bantu" Risla


"Waalaikumsalam iya neng"


Setelah dibantu mengangkat barang ibu itu lalu mereka berjalan ketoko kue deket kantor key


"Silahkan masuk"


"Iya"



Toko kue itu sangatlah bagus dan indah dilihat sehingga


"Karena kamu sudah membantu ibu, mau kamu kerja di sini?"


Risla sangat bahagia karena ditawarkan kerja disitu tetapi risla tidak senang karena toko itu dekat dengan kantor key


"Kamu gamau ya?"


"Emm mau ko bu"


"Alhamdulillah perkenalkan nama saya bu virna"


"Saya risla bu"


"Besok jangan lupa datang jam 8 yah"


"Baik bu, saya pamit pulang dulu assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam"


Setelah itu diperjalanan delisha melihat sosok wajah yang tidak asing lalu


"Amerisla kamu?"


"Assalamu'alaikum delisha" Dengan seyum tipis risla


"Wa-waalaikumsalam amerisla"


"Nama saya risla, senang bertemu dengan mu lagi"


"I-iya risla"


"Mari duduk"


Mereka duduk di bangku lalu


"Kamu sudah masuk muslim?"


"Iya alhamdulillah keluarga arslan membantu ku, bahkan mereka baik sakali sudah menawarkan untuk tinggal bersamanya"


"Be-bersamanya?"


"Dikos-kosan abah nya arslan"


"Alhamdulillah"


"Kamu sudah pulang dari turki?"


"Iya alhamdulillah karena suami ku ada urusan kerjaan sama pacar kamu"


"Mereka sudah tidak mengenalku, yang aku kenal hanyalah keluarga arslan"


Mendengar hal itu hati delisha sungguh sakit dan hancur


"Kamu gaperlu sedih delisha, bahkan arslan tidak mau bertemu dengan ku lagi karena sedang menunggu mu"


"Betul kah itu?"


"Iya delisha bahkan aku senang jika nanti kamu menikah dengan laki-laki yang tepat"


"Itu bagus delisha!" Helena


Mereka berdua terkejut lalu

__ADS_1


"Helena?"


"Setelah aku lahir aku mau kamu sudah bertunangan dengan arslan"


"Tapi helena el masih suamiku!"


"Sudah muak aku berbagi cinta dengan mu!"


"Astaghfirullah bukan kah kamu menerima aku?, tapi kenapa sekarang tidak"


"Seorang wanita tidak akan rela dibagi cinta nya!!"


"Tidak apa-apa jika kamu belum siap bilang ke arslan biar aku saja yang bilang" Risla


"Ngaa loh ikut campur urusan kita, delisha ayok ikut aku!" Helena


Setelah dirumah umi dan juga abi, Helena segera bilang ke el


"Sayang cepatan kamu kerumah arslan!"


"Untuk apa?"


"Bukankah delisha sudah dilecehkan oleh arslan?"


"Maksud kamu apa?"


"Aku mau kamu ceraikan delisha!"


Setelah itu helena dan delisha sudah ada didepan abi umi dan


"Assalamu'alaikum abi umi ini helena"


"Waalaikumsalam mari masuk" Abi umi


"Terimakasih abi umi, umi saya helena istri pertama el"


"Masya allah ternyata kalian ada dijakarta"


"I-iya umi" Delisha


"Abi umi aku sudah tau apa yang terjadi sama arslan dan juga delisha,, em sebenarnya aku gamau suami ku dibagi"


"Apa helena datang kesini agar delisha dan arslan dinikahkan?"


"Itu tidak mungkin!" El


"Suami ku!" helena


"Maaf sebelumnya aku sudah janji kepada delisha tidak akan menceraikan nya, bahkan delisha menerima aku walaupun aku sudah memiliki 1istri"


"Sayang!, aku ini istri pertama kamu loh"


"Aku tau ini berat bagimu helena, tapi kamu sendiri yang sudah nerima delisha selama kita keturki"


"Yah awal nya aku mau dibagi tapi setelah kamu sudah berhubungan sama dia aku dilupakan!!"


"Itu karena kandungan kamu lemah helena, aku bisa membiayai kedua istri ku"


"Aku gpp jadi janda mass, aku faham bila diposisi helena" Delisha


"Nanti apa kata orangtua mu delisha,, pernikahan kita baru seumur jagung"


"Aku garela!" Helena


"Sudah-sudah arslan siap untuk melamar delisha" Umi


"Tapi umi?" El


"Biarkan helena melahirkan terlebih dahulu baru delisha cerai dengan el, dilain itu delisha harus bertunangan dengan arslan"


"Tapi umi el masih mengingat janji suci pernikahan el dan delisha!"


"Kalau emang kamu ge cinta sama aku, kamu ga perlu nikahin aku el!!!" Helena


"Aku menikahi mu karena aku sayang sama kamu berbeda dengan delisha, aku menikahi nya karena takdir ku mencinta nya"


"Allah tidak suka perceraian makah alangkah baiknya helena menerima delisha" Abi


"Garela aku el!kalau emang kamu gamau ceria sama delisha silahkan kamu ceraikan aku!"


"Astaghfirullah helena" El


"Lebih baik delisha biar aku ikat terlebih dahulu untuk saling jatuh cinta dengan menunggu kelahiran anak el,, el harus bisa melepaskan delisha karena aku juga sudah menyentuh delisha" Arslan


"Arslan benar ,, Arslan audah melihat seluruh tubuh delisha sebelum kamu" Abi


"Oke aku akan menerima nya setelah anak ku lahir aku akan meninggalkan delisha"

__ADS_1


Penyesalan teberat el melepaskan gadis baik seperti delisha tetapi delisha juga harus bahagia dengan pilihan nya


Dilain itu arslan pun terpaksa bertunangan dengan delisha agar seketika el menceraikan delisha lalu arslan siap meminang delisha


__ADS_2