
Hai semua sahabat, pelajaran bagi kita semua, semua manusia pasti memiliki dosa nya dengan masing-masing
1.Syirik, Menyekutukan allah
2.Meninggalkan shalat
Durhaka terhadap orang tua
Zina
Harta haram, rezeki haram
Minum minuman keras, mabuk mabukan
memutuskan tali silaturahim
Berbuat kebohongan, saksi palsu
9.Kikir, pelit 10. Bergunjing
Kita belajar tentang zina, apa sih itu zina
Zina adalah perbuatan persetubuhan antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat pernikahan atau perkawinan. Secara umum, zina bukan hanya di saat manusia telah melakukan hubungan sek***l, tetapi segala aktivitas-aktivitas sek***l yang dapat merusak kehormatan manusia
Dampak yang Ditanggung Akhirat
1) Mendapatkan Murka Allah SWT
Dalam firman Allah SWT telah dijelaskan bahwa zina ialah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Maka dari itu, pelaku zina akan mendapatkan murka dari Allah SWT kelak di akhirat nanti.
2) Mendapatkan Hisab yang Buruk
Pada saat yaumul hisab, para pelaku zina akan menyesali perbuatannya yang dimana perbuatan tersebut akan diperlihatkan betapa besarnya dosa dari zina yang telah dilakukannya.
Mengapa kita harus membahas soal zina, jelas-jelas seorang yang tehormat tidak akan pernah melakukan zina atau dosa, maka teman-teman yang Namanya manusiawi tidak akan pernah luput dari dosa
Apa teman-teman tau apa itu mabuk?
Khamr adalah minuman keras (miras) yang mengandung alkohol. Minuman ini sudah ada sejak zaman dahulu. Dalam ajaran Islam, khamr termasuk minuman haram.
Khamr diketahui sudah dikonsumsi sejak zaman jahiliyah. Dahulu khamr terbuat dari anggur dan kurma yang diolah hingga menghasilkan minuman beralkohol.
Surat An-Nisaa ayat 43:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَقْرَبُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنتُمْ سُكَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا۟ مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِى سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا
Artinya:Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
Mengapa kita sekarang membahas soal minuman keras?? Apa saudara tau kenapa saya membahas nya KARENA apa yang kita lakukan ketika jauh dari allah maka kita akan merasa terobsesi atau malah kecanduan
1.Kacanduan zina
__ADS_1
2.Kacanduan menonton porn*
3.Kecanduan jud*
4.Kacanduan mabuk
4 Perkara yang mungkin manusia sering susah untuk melupakan nya, malah justru manusia semakin menjadi-jadi atas perbuatan nya, maka sekalian teman-teman, Orang sholeh belum tentu sholeh , Apa kalian tau jin A'war
Jin A'war adalah jin yang bertugas menggoda manusia untuk melakukan dosa besazina. Setan A’war membujuk manusia untuk melakukan hubungan **** bebas dengan lawan jenis dengan menghadirkan syahwat yang tinggi
Maka teman-teman tidak ada yang tau apa yang kita lakukan selain allah, jangan salah faham akan cerita saya buat, namun pelajaran untuk kita, sebagai seorang istri kita wajib menyenangkan suami, agar suami tidak salah jalan, Dan janganlah memasuki wanita ataupun laki-laki, walaupun itu teman atau saudara atau keponakan, Justru pernikahan yang diuji allah itu terbuat dari hal kecil menjadi besar, Yuk perbaiki amal ibadah sert keyakinan kita kepada allah, agar kita selalu takut akan berbuat dosa
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
بَلٰى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَّاَحَا طَتْ بِهٖ خَطِيْۤــئَتُهٗ فَاُ ولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّا رِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
“Bukan demikian! Barang siapa berbuat keburukan dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 81).
Orang berbuat dosa itu bukan karena enggak tahu…bahwa itu dosa.
Koruptor pasti tahu bahwa korupsi itu dosa
Penjinah tahu bahwa berjinah itu dosa
Pembohong tahu bahwa berbohong itu dosa
Apa yang menyebakan orang terbiasa brbuat dosa;
Kesempatan
Lingkungan
Dll
Kalau ingin bahagia, hindari untuk berbuat dosa.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
رَبَّنَاۤ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰ خِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَا بَ النَّا رِ
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 201)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَـنَّةِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.”
__ADS_1
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 82)
Ayat ini menjanjikan kepada orang yang beramal saleh akan mendapat ganjaran berupa surga. Biasanya ayat ancaman selalu diikuti dengan ayat janji baik (harapan). Faedahnya antara lain sebagai berikut:
1.Untuk menunjukkan keadilan Ilahi. Bilamana Allah menetapkan azab yang abadi bagi orang yang terus-menerus dalam kekafiran, maka Allah juga menetapkan pahala abadi (surga) bagi mereka yang terus-menerus dalam iman.
2.Bahwa janji baik (harapan) dan janji buruk (ancaman) dari Allah itu menanamkan rasa harap dan cemas yang seimbang ke dalam jiwa orang mukmin.
3.Bahwa Allah dengan janji baik-Nya menunjukkan kesempurnaan rahmat-Nya dan dengan ancaman-Nya Allah menunjukkan kesempurnaan keadilan-Nya.
Semua orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya dan beriman kepada hari akhirat serta mengerjakan perbuatan baik, menunaikan kewajiban-kewajiban dan menjauhkan diri dari maksiat, mereka itulah yang pantas masuk surga sebagai balasan yang setimpal terhadap ketundukan mereka kepada Allah dan keikhlasan mereka kepada-Nya, baik secara rahasia maupun nyata. Di dalam ayat ini jelas terbukti bahwa masuk surga itu dikaitkan dengan iman yang benar dan amal saleh seperti tersebut di dalam hadis:
“Bahwa Nabi saw bersabda kepada Sufyan bin Abdillah as-saqafi, tatkala Sufyan bertanya kepada Rasul, “Ya Rasulullah, terangkanlah kepadaku mengenai Islam, suatu petunjuk yang tidak perlu lagi saya bertanya tentang hal itu kepada orang lain”. Nabi menjawab, “Katakanlah, saya beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah kamu”. (Riwayat Muslim dari Sufyan bin ‘Abdillah as-tsaqafi)
Doa supaya tetap istiqomah;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّا بُ
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 8)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاِ ذْ اَخَذْنَا مِيْثَا قَ بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِا لْوَا لِدَيْنِ اِحْسَا نًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَا لْيَتٰمٰى وَا لْمَسٰکِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّا سِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰ تُوا الزَّکٰوةَ ۗ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْکُمْ وَاَ نْـتُمْ مُّعْرِضُوْنَ
“Dan (ingatlah) ketika kami mengambil janji dari Bani Israil, Janganlah kamu menyembah selain Allah dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari) kecuali sebagian kecil dari kamu dan kamu (masih menjadi) pembangkang.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 83)
Syariat-syariat yang diturunkan Allah SWT, semua sama syariat Islam ;
Janganlah kamu menyembah selain Allah dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah shalat dan tunaikanlah zakat.
Islam yang dibawa Nabi Muhammad terakhir dan menyempurnakan…
Ayat terakhir Al Quran diwahyukan Allah SWT.
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَا لدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِ يْرِ وَمَاۤ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ وَا لْمُنْخَنِقَةُ وَا لْمَوْقُوْذَةُ وَا لْمُتَرَدِّيَةُ وَا لنَّطِيْحَةُ وَمَاۤ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ ۗ وَمَا ذُ بِحَ عَلَى النُّصُبِ وَاَ نْ تَسْتَقْسِمُوْا بِا لْاَ زْلَا مِ ۗ ذٰ لِكُمْ فِسْقٌ ۗ اَلْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ دِيْـنِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَا خْشَوْنِ ۗ اَ لْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَـكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَ تْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَـكُمُ الْاِ سْلَا مَ دِيْنًا ۗ فَمَنِ اضْطُرَّ فِيْ مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَا نِفٍ لِّاِثْمٍ ۙ فَاِ نَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah) (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku.
Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Tetapi barang siapa terpaksa karena lapar bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 3)
Doa supaya diberi keteguhan hati dalam agama Islam;
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
“Ya Muqallibal qulubi tsabbit qalbi ‘ala dinika.”
Artinya: Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku berada di atas agamamu.
__ADS_1
BACALAH TEMAN TEMAN SEMOGA APA YANG SAYA BAHAS TIDAK AKAN MENURUSKUSKAN ATAU MEMPERJELEK KARYA SAYA, MOHON MAAF BILA SAYA SALAH DALAM MEMBUAT KARYA, TETAPI PELAJARRILAH DENGAN BAIK, APA YANG HARUS DIPELAJARI DAN APA YANG HARUS DITERAPPI