
Pagi telah tiba dimana arslan merasa lega dengan perkataan abi lalu abi menghampiri arslan
"Assalamu'alaikum abang"Abi umi
"Waalaikumsalam abi umi sini duduk"
Abi dan umi duduk lalu
"Abi harap kamu bisa menjaga pandangan kamu lagi,, tidak memiliki sahabat perempuan maupun ngobrol dengan perempuan!"
"Tapi abi bakalan sulit jika abang tidak melihat pandangan nya" Umi
"Seharusnya bisa sih abang menjaga pandangan nya,, abang bilang sama hrd di sana"
"Bilang apa abi?" Umi
"Bilang kalau abang ingin menjaga pandang nya dari perempuan yang bukan muhrim nya"
"Itu bisakan abang?" Umi
Abang hanya terdiam tidak mendengar perkataan abi dan juga umi lalu
"Assalamu'alaikum arslan kamu ga kerja hari ini?" Amerisla
Abi melihat ponsel nya lalu
"Itu dari amer?"
"I-iya abi, aku bingung harus apa"
"Sebaiknya kamu jaga hati delisha coba bayangkan jika aisyah diposisi itu, apa kamu rela?
Mendengar hal itu arslan langsung terdiam karena memang benar arslan sudah tidak menjaga harga dirinya dari perempuan yang sudah memiliki suami
"Astaghfirullah abi, walaupun arslan salah kita sebagai orangtua tidak boleh memperlakukan anak nya seperti ini" Umi
"Perkataan abi itu ada benarnya umi, arslan sudah kotor jadi makanya arslan harus bisa menjaga hati untuk delisha"
"Tapi abang delisha sudah bahagia bersama suaminya"
Arslan pun merasa bahwa dirinya harus apa dan bagaimana,, di sisi lain sudah memiliki suami namun dilihat oleh nya dan disisi lain ada wanita yang ingin masuk islam karena cinta nya terhadap arslan
Selain itu keputusan amerisla sudah bulat ingin memasuki agama islam, bukan karena mencintai arslan namun karena hatinya sudah terbuka melihat bahwa agama islam lebih menyadari segala sesuatu yang kita lakukan
"A-ayah"
"Eh kamu ko ga kekantor?"
"Aku ingin berbicara sama ayah"
"Tentang apa?"
"Teman aku beragama islam"
"Carlos juga kan punya teman yang agama islam itu, emang nya teman kamu ini perempuan atau laki-laki"
"Perempuan,, aku sempet di kasih kado ini sama dia" Menunjukan foto nya
"Astaga apa-apaan ini!!apa kamu ga memberitahu nya kamu beragama apa?"
"A-aku baru ngasih tau ayah"
"Lalu?"
"Apa dari keluarga ayah tidak ada yang masuk islam?"
Mendengar hal itu anderas langsung menampar amerisla
"Mereka punya keyakinan masing-masing dan kamu berani sekali berbicara seperti itu!! "
"Hati aku merasakan bahwa aku ingin dekat dengan agamanya ayah"
"Apa dia seorang laki-laki!!! ayah tau kamu mempunyai teman yang berbeda agama tetapi ayah baru dengar kalau kamu ingin memeluk agama islam"
"Iya ayah tetapi aku merasa bahwa aku mencintai nya"
"Kamu ini sudah gila yah!!"
"Ayah aku mohon"
"Ayah tidak menyaka bahwa keputusan kamu seperti ini,, keyakinan mu sungguh dirobohkan oleh cinta nya"
"Aku melihat dari hatinya karena dia berbeda dari laki-laki lain,, bahkan dia menerima aku walaupun aku sudah berhubungan dengan key"
"Apa kamu bilang?"
"Iya ayah aku melakukan nya dengan key"
"Ya sudah kamu menikah dengan key yang seagama dengan kamu"
"Sungguh aku terpaksa bertunangan dengan nya agar ayah bahagia tetapi tidak dengan ku ayah"
"Apa nanti kata kake dan juga nenek mu amerisla,, waktu kamu lahir dia lah yang membawamu untuk dibaktis"
"Aku tau tembok ku terlalu tinggi untuk nya namun aku bisa menghancurkan nya dengan mengikuti agamanya"
"Dengan mengikuti agamanya lalu apa dia siap menerima mu?? apa jika kamu sudah beragam islam dia mau menikahi mu?"
__ADS_1
Amerisla tau bahwa arslan sedang menunggu kedatangan delisha namun niat hati yang ingin memeluk agama islam sudah menjadi keputusan nya
"Walaupun aku tidak bersama dia tetapi masih banyak yang mau menerima aku sebagai umatnya"
"Jika itu memang keputusan mu,, jangan panggil lagi aku seorang ayah dan bereskan semua barang-barangmu,, tidak ada yang bisa menjadi milik mu"
"A-ayah??"
"Itu sudah menjadi keputusan saya,, saya harap anda memahami perasaan saya,, dan anda bisa berpikir lagi dengan keputusan anda tadi!"
"Tapi ayah"
"Permisi saya sibuk"
Anderas merasa gagal mendidik anak nya namun untuk memenuhi keinginan amerisla itu tidak mungkin terjadi,, dilain itu delisha diterima dengan baik oleh istri pertama nya
"Sayang malam ini aku tidur dengan delisha yah"
"A-paaan?"
"Iya ini kan giliran dia sayang, kamu istirahat dulu yah" Langsung pergi
Kehamilan nya yang lemah herlambang sering kekamar delisha untuk melakukan nya namun dihati istri nya sudah tidak tertahan kan rasanya ingin dimiliki seorang diri
"Assalamu'alaikum arslan" Helena
"Waalaikumsalam maaf siapa?"
"Aku Helena istri pertama nya el Nanda aliasnya herlambang"
"I-iiya ada apa?"
"Aku tidak sengaja melihat percakapan mu dengan suami ku, apa kamu masih mencintai delisha??"
"Sebenarnya hati ku merasa tidak tau harus mencintai nya atau tidak"
"Kenapa kamu jadi bingbang?"
"Apa kau tidak bisa menerima delisha?"
"Aku bisa menerima nya namun aku tidak bisa membaginya"
"Saya faham maksud anda tetapi jika herlambang adil itu bagus"
"Saya ingin kamu menikahi delisha"
Arslan tidak membalas pesan helena karena arslan ingin sholat tahajjud dan juga istiqoroh terlebih dahulu
Arslan memohon kepada Allah segera diberikan petunjuk atas apa yang arslan lakukan Dan didalam mimpi itu arslan bertemu dengan gadis cantik yang baru masuk masjid dan mengucapkan kalimat syahadat
"Arslan kenapa?" Umi
"U-umi belum tidur"
"Baru saja umi ingin membangunkan mu untuk sahur"
"U-umi arslan bermimpi ada seorang wanita yang mengucapkan kalimat syahadat"
"Apa itu amerisla?"
"Abang tidak melihat nya"
"Coba besok di kantor temui dia arslan"
"Untuk apa?"
"Tanya dia apa benar dia bersungguh-sungguh untuk memasuki agama islam itu karena allah atau cinta"
"Jika jawaban nya karena cinta?"
"Arslan bilang jangan menyakiti tuhan mu karena aku,, dan kamu juga tidak bisa mengambil aku dari tuhan ku maka pergilah bersama keluarga mu dan juga tunangan mu"
"Kalau karena allah?"
"Jika itu karena allah maka perbaikilah sholat mu sikap mu dan juga Ahlak mu maka inysa allah kamu dipertemukan dengan laki-laki yang kamu ingin kan"
"Alhamdulillah arslan merasa lega"
"Tanpa menyakiti perasaan nya kamu bisa bilang seperti itu"
Setelah melaksanakan sahur yang ditemani umi lalu pagi nya arslan pergi ke taman untuk ingin bertemu amerisla
"Amerisla bisa kita bertemu di taman semalem?"
Melihat notif dari arslan,, amerisla langsung menemuinya lalu
"Iya arslan?"
"Gimanaa kabar kamu?"
"A-aku baik" Gugup
"Apa keluarga mu sudah tau tentang niat mu?"
"Baru ayah saja"
"Lalu bagaimana perasaan ayah mu?"
__ADS_1
"Kecewa"
"Karena itu aku tidak mau menyakiti Tuhan mu apalagi kepercayaan orang tua mu"
"Tetapi aku ingin memeluk agama islam dari hati ku ini"
"Lalu bagaimana dengan kehidupan mu jika ayah mu saja kecewa"
"Walaupun ayah telah mengambil semua dari ku aku yakin allah pasti mempermudah segalanya arslan,, bahkan aku sudah mencari tentang islam"
Dengan penuh perjuangan amerisla, arslan merasa bahwa itu karena allah lalu arslan mengatakan apa yang dikatakan umi
"Walaupun aku masuk agamamu bukan berati aku mencintaimu tetapi karena aku ingin kamu menjadi suami ku, aku tau hatimu sudah milik perempuan lain tetapi aku akan berjuang"
"Mengapa harus aku?, aku laki-laki yang belum sempurna dimana allah"
"Bahkan kamu bilang tidak ada yang sempurna melainkan Allah jadi aku belajar itu dari mu,, walaupun memang aku bukan jodoh mu tetapi aku ingin kamu mengajarri aku menjadi wanita muslimah"
Rasa hati mendengar hal itu arslan membawa amerisla untuk kerumah kedua orang tua amerisla
"Aku ingin bertemu dengan keluarga mu"
"Untuk apa?"
"Kamu harus meminta restu untuk masuk agama islam"
"Tapi aku takut keluarga ku tidak mengizinkan nya"
"Karena ini keputusan yang berat amerisla,, walaupun aku menjaga hati untuk delisha tetapi aku akan membawamu kerumah ku untuk bisa membantu mu"
Amerisla bahagia mendengar hal itu lalu amerisla dibawa untuk kerumah nya dan disana ada Carlos yang sudah mengenal arslan
"Abang"
"Eh kamu?"
"A-arslan kamu kenal?"
"Dia kk nya aisyah"
"Oh ya?"
"Iya"
"Masya allah tidak kusangka ternyata cralos itu adik mu"
"Ini sudah takdir" Terseyum tipis
"Dimana ayah dan juga mamah?"
"Oh jadi dia biang kerok nya!" Anderas
"I-itu ayah kamu mer?"
"Iya arslan yang kamu tabrak mobil nya"
"Laki-laki miskin seperti dia untuk apa diperjuangkan!!"
"Bukan soal hartanya tetapi soal agama nya"
"Agama saja tidak cukup untuk menafkahi kamu!"
"Walaupun aku kesulitan tetapi allah akan memberikan aku surga jika aku menikahi laki-laki yang tepat untukku"
"Amerisla jaga ucapan mu!!"
"Aku tau ini sangat berat tetapi amerisla tidak baik jika kamu menatang kedua orang tua mu"
"Diam kamu!"
"Aku tau ini berat bagi ayah tetapi hati ku mengatakan bahwa aku harus mengucapkan kalimat syahadat di depan allah"
Perjuangan amerisla yang ingin memeluk agama islam sangatlah berat dengan perkataan ayah nya
Tembok yang terlalu tinggi sehingga tidak bisa dihancurkan oleh satu perasaan
Aku tidak bisa mengambil dia dari tuhan nya
Dan dia juga tidak bisa menyakiti tuhan nya
"Aku rasa kamu harus menuruti perkataan ayah mu"
"tapi Arslan!"
"Aku tidak mau menyakiti tuhan nya dan kamu juga tidak bisa mengambil tuhan nya"
"Aku ihklas jika harus pergi dari rumah ini"
"Kk jangan pergi" Cralos
"Biarkan dia hidup miskin aku tidak mengenal nya!!"
"Ayok kita pergi arslan"
"Assalamu'alaikum" amerisla mengucapkan salam kepada orang tua nya
Keputusan amerisla tidak lah main-main, amerisla rela kehilangan semua nya demi memeluk agama islam lalu arslan mengajak nya kerumah untuk dibanti
__ADS_1