SANGPENGGODA

SANGPENGGODA
Pernikahan menurut islam


__ADS_3

Pernikahan menurut islam adalah hal suci yang dilakukan oleh dua insan yang saling mencintai dan sepakat Seperti tertulis dalam Alkitab sendiri, pernikahan itu suci, dan perselingkuhan adalah perbuatan yang dilarang.Meski begitu, sebagai insan manusia, tak bisa dihindari jika godaan untuk berselingkuh itu tetap ada. Namun hal itulah yang membuat cintamu berkualitas.


Terkait kata sandi sendiri sebenarnya telah banyak dibahasa dan dijelaskan dalam Ayat Memang semua orang berpotensi untuk selingkuh, pria maupun wanita, oleh karena itu kita harus menjaga hati, pikiran dan pandangan untuk menjauhi zina. Lebih baik kita berpedoman pada firman-Nya. Sebagaimana melansir tentang perselingkuhan yang bisa menjadi pengingat kita semua


"Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya."


Perselingkuhan dalam ikatan pernikahan adalah bentuk nusyuz yang dilarang dalam Islam. Nusyuz sendiri merupakan bentuk perbuatan meninggalkan kewajiban baik sebagai suami ataupun istri.Lebih dari itu perselingkuhan adalah tanda pengkhiatan terhadap suami atau istri. Tanda terjadinya perselingkuhan yaitu ketika hadirnya pihak ketiga, baik pria maupun perempuan, yang merusak kehidupan pasangan suami istri.


Dijelaskan dalam buku tafsir Kementerian Agama, perselingkuhan biasanya diawali beberapa hal. Di antaranya sikap berbohong kepada pasangannya, berkurangnya sikap dalam memenuhi tanggung jawab, dan terjadinya hubungan seksual terlarang yang dalam hal ini ialah zina.Tindakan-tindakan tersebut memiliki dampak yang serius bagi kelangsungan dan keharmonisan sebuah keluarga. Seperti hilangnya rasa percaya, menghormati, dan berbagi di antara suami dan istri.


Dalam Islam, jelas bahwa berbohong itu dilarang. Selain itu, pernikahan menurut Islam sejatinya tidak hanya bertanggungjawab pada pasangan tetapi juga kepada allah SWT. Artinya, ketika seseorang mengkhianati suami atau istrinya dengan perselingkuhan yang dilakukan, berarti ia telah mengkhianati Allah SWT.itulah pernikahan di dalam Islam juga berarti pertanggungjawaban kepada Allah SWT. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Muadz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda

__ADS_1


"Bertakwalan kepada Allah terhadap para wanita. Karena sungguh kalian telah mengambil mereka dengan amanat Allah dan menghalalkan farji mereka dengan kalimat Allah." (HR Muslim)


Ingatlah juga bahwa Allah SWT melaras keras seorang hamba untuk mendekati zina, yang berarti setiap Muslim yang telah menikah harus pula menjauhkan diri dari perselingkuhan. Allah SWT berfirman, "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." (QS Al-Isra ayat 32). 


Sebuah hubungan dalam ikatan pernikahan harus dipertahankan dengan baik sehingga butuh perjuangan dan juga pengorbanan besar untuk mewujudkan rumah tangga yang baik ataupun sebuah hubungan khususnya dalam permasalahan selingkuh. Bagi orang yang berkata jika selingkuh adalah hal indah, pada kenyataannya hanya dirasakan pada orang yang menjalani perselingkuhan tersebut. Namun bagi pasangan yang sudah dikhianati, maka hanya akan merasa sakit hati dan menderita akibat pasangan yang berselingkuh tersebut.


Perselingkuhan menurut islam?


Dallil perselingkuhan menurut islam?


Meskipun perzinahan tidak dilakukan secara fisik, perselingkuhan dan juga perzinahan juga bisa dilakukan secara hati dan seseorang yang tidak mengerti tentang cara menjaga kesehatan hati serta pandangan mata sangat mudah terhanyut dalam hal tersebut khususnya jika sudah melibatkan fisik dalam perselingkuhan tersebut dan ini sudah jelas mengartikan jika itu adalah zina. Dalam hal ini, ada beberapa dalil agama Islam yang mengulas tentang perselingkuhan.QS. Al – Isra’ 32

__ADS_1


Allah SWT berfirman dalam Alquran mengenai zina


“Dan janganlah kalian mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk.”


Dari firman diatas, sudah terlihat dengan sangat jelas jika selingkuh merupakan perbuatan yang menjurus bahkan sudah sama dengan zina dan sebagai umat muslim yang baik tentunya harus bisa menghindar dari perbuatan tersebut.


2.HR. Bukhari dan Muslim


Rasulullah SAW bersabda melalui hadits Abu Hurairah RA, “Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagian dari zina untuk setiap manusia. Dia akan mendapatkannya dan hal itu tidak bisa dihindari. Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan ******** akan membenarkan atau mendustakan semuanya.”


Dalam hadits kedua ini dikatakan jika beberapa ciri yang dapat memperlihatkan jika seseorang suami atau istri yang berselingkuh.

__ADS_1


Bentuk Perselingkuhan Dalam Islam


__ADS_2