Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.

Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.
17.Max


__ADS_3

Prov Alacia


Aku duduk di bathtub kamar mandi dengan busa melimpah dan interior yang cukup mewah seperti hotel berbintang lima.Aku terdiam cukup lama,mengingat kejadian beberapa hari yang di luar nalarku.Bagaimana aku bisa menikah dengan Max pria breng**k mantan suamiku?Mengapa dia berhasil menggenggam kuat diriku sehingga aku tidak berkutik dan kabur.Berhasil membuatku tak berdaya bahkan berhasil membuat keluargaku berpaling dariku semua.


Aku tidak bisa menerima kenyataan ini,baru kemarin aku berhasil menyingkirkannya dan kehidupanku sangat bahagia bersama Rey dan anakku Keyla.Tapi akhirnya dia kembali kekehidupanku lagi bahkan menjadi suamiku sekarang.


Tidak..ini tidak benar.Aku berharap ini mimpi hanya mimpi..hiks..aku menangis kembali.Betapa rindunya aku kepada Rey dan Keyla.


Dor...Dor..Dor...


Max mengetuk pintu.


"Kenapa kau sangat lama,apa perlu aku masuk dan membantu memandikanmu!"Teriak Max dari luar kamar mandi.


Aku segera mengambil handuk putih,dan aku lilitkan di tubuhku.Jika diriku tidak segera keluar Max akan melakukan sesuai yang diucapkan.


Aku membuka pintu kamar mandi,Max berdiri tepat di depannku setelah ku buka pintu kamar mandi dengan menggunakan handuk kimono berwarna putih dia sangat terlihat tampan walaupun baru bangun tidur dengan rambut masih acak-acakan.Mengapa aku memujinya?Dia masih tampan Rey.Elic,dia jahat!Itu hanya topeng baginya.Topeng untuk memangsa wanita-wanita cantik.


"Kenapa kau sangat lama di dalam?apakah kamar mandi ini milikmu.Aku akan terlambat jika menunggumu."Ucap Max.


Apa Max sekarang bekerja?apakah ini sebuah kejutan?sebentar lagi aku tidak akan melihat wajahnya,atau aku akan mempunyai kesempatan kabur.

__ADS_1


Max menatapku dan mendekat kepadaku.Aku menjauh sehingga aku tersudut di dinding.Mau berbuat apalagi dia terhadapku ini?apa dia belum puas membuatku tidak tidur?


"Mmm..kau membuatku tidak bisa meninggalkanmu saat ini."Ucap Max melihat tubuhku yang hanya terbalut oleh handuk sambil tangannya yang merangkul pinggangku.


Kenapa Max sangat senang membuatku takut bergidik.Matanya menatap tajam padaku dan wajahnya semakin dekat dengan wajahku.Aku memalingkan wajahku ketika Max ingin menciumku lagi.Pria mesum ini nyatanya tidak puas.


"Max..bukannya kau bilang akan terlambat??"Ucapku mengalihkan pembicaraanku dan aku berharap berhasil tapi nyatanya tidak.


"Bukannya dulu kau sangat pintar merayuku.Sehingga aku terlalu bodoh dan kau berhasil menjebakku.Tapi mengapa sekarang kau menolaknya?"Ucap Max mempererat rangkulannya sehingga wajahku menempel di wajahnya.Dengan salah satu tangannya Max membuka handukku dengan mudah.


"Max apakah kau tidak bosan denganku semalaman kau.."Belum selesai ucapanku Max sudah ******* bibirku.


***


Prov Max.


Telah sekian lama aku menerima hukumanku atas perbuatannku.Aku sangat menyesal.Dan yang paling aku sesali adalah cintaku yang aku sia-siakan.Aku tidak berhenti memikirkannya bahkan aku selalu mengingat dirinya.Aku tidak bisa melupakan mantan Istriku Alicia.


Hari itu aku dibebaskan,dan Aku ingin mengubah hidupku menjadi lebih baik.Dengan sungguh-sungguh aku merintis usahaku dari nol di negara lain dengan di bantu oleh pamanku yang berada di sini.Dari badai yang menerjang sangat kuat aku tidak goyah.Dengan ketekunanku sekarang aku bisa hidup sangat mewah.Usahaku sangat berkembang pesat di Amerika.Aku membeli rumah yang sangat mewah di tengah perkotaan dan beberapa pelayan dan juga bodyguard.


Selama aku berusaha untuk bangkit,aku diam-diam mencari tau keberadaan Alicia.Aku tau dia telah menikah dan ternyata dia mempunyai seorang anak.Aku ingin melupakannya,tapi tidak berhasil.

__ADS_1


Aku bertekad aku akan merebut Alicia dari suaminya.Aku terlalu mencintainya,aku tidak bisa hidup tanpanya.Aku tau aku salah.Bukannya aku jahat,Tapi aku sangat mencintai melebihi suaminya Rey.


Aku berhasil melumpuhkan kantor Rey,Dengan hutang yang begitu banyak,itu sangat membantuku untuk membuatnya bangkrut.Walaupun ada campur tanganku,tapi bukan aku dalangnya yang membuatnya bangkrut.Karena hutang perusahaannya yang melimpah.Aku hanya mempercepatnya saja.


Apalagi aku yang mengancam kedua orang tua Alicia agar mempengaruhi Rey untuk menceraikan anaknya Alicia.Bukannya aku durhaka,Tapi tenanglah Alicia akan baik-baik saja disini bersamaku.Aku hanya pura-pura mengancamnya tidak bermaksud akan melakukannya.


Aku menyuruh bodyguardku untuk menculik Alicia dan aku membawanya ke Amerika bersamaku.Aku menyekapnya di dalam kamar.Memang terlihat aku begitu kejam bukan?Tapi yang aku lakukan adalah merebut cintaku.Hanya dia yang mampu membuatku jatuh cinta.Sebelumnya aku pria yang breng**k dan be**t.Tapi aku kini berubah,Aku sangat ingin menjaga Alicia yang aku cintai.Aku ingin hidup bersamanya sampai tua nanti.Aku sangat mencintainya,bahkan cintaku tidak mampu aku jabarkan.


Hari itu aku berhasil menikahinya,adalah hari terbahagiaku mampu bersamanya kembali.Enam tahun aku tidak melihatnya,Aku sangat merindukannya.Harum aroma tubuhnya yang tak pernah kulupakan.


Aku berhasil memiliki seutuhnya,bahkan aku tidak berani beranjak pergi meninggalkannya walaupun sedetik saja.Aku sangat merindukannya,aku ingin memeluknya sangat lama tanpa terlepas.Tubuh yang hangat membuat hatiku sangat damai.


Tapi,hari ini aku harus ke kantor karena ada kepentingan.Aku harus meninggalkannya sampai nanti sore.Bahkan aku ingin membawanya ke kantor memperkenalnya istriku tercinta ini,tapi ini bukan waktu yang tepat.Dia masih belum menerima kenyataan bahwa sekarang aku adalah suaminya.Aku tau dia sangat membenciku.Tapi aku yakin suatu saat nanti dia akan mencintaiku juga seperti dia mencintai Rey.


Ketika aku ingin bersiap untuk mandi,Alicia sangat lama di dalam kamar mandi,aku takut terjadi sesuatu yang tak kuinginkan kepadanya.Lalu dia keluar dengan hanya di balut handuk.Belahan dadanya sangat terlihat,kulit putih bahunya.Aku yang tadinya tidak ingin lagi menyentuhnya tapi karena situasi yang membuat bagian bawahku melonjak lagi.


Aku menyergapnya berulang kali,karena dia sangat menolakku.Seperti aku adalah hal yang menjijikkan baginya.Aku tau dia sangat membenciku,apalagi sikapku yang ini sudah dulu dia tidak menyukainya.


Alicia tidak bisa membuatku berhenti menyentuhnya.Dan anehnya,aku tidak lelah bereaksi.


Aku mengulur waktuku,seharusnya aku sudah berada di kantor,tapi Alicia membuatku beraksi lagi.ya sudahlah tak masalah..aku bisa menyetelnya.

__ADS_1


__ADS_2