Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.

Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.
23.Pesta


__ADS_3

Aku melihat Max dengan pakaian rapi,rambut tertata dan wangi parfum yang menyeruak seisi ruangan.Ini hari minggu,mau kemana si Max.Gak mungkin Max ada kerja di hari minggu.


"Bukannya ini hari minggu,kau mau pergi kemana?"Tanyaku melihat Max yang sibuk merapikan rambutnya.


"Aku akan pergi ke pesta.Kau tau kan miss Diana?Dia sedang mengadakan acara ulang tahunnya yang ke 25 tahun."Ucap Max.


Wanita itu lagi...wanita itu lagi.Sepertinya dia sengaja mengundang Max ke acaranya.Parfum yang di gunakan Max berlebihan.Lihatlah dia,cih..dasar pria breng**k.Ups...kenapa aku mengumpat Max ayah bayiku.Bayiku menendang perutku seakan tidak menerima umpatanku terhadap ayahnya.


"Aku mau ikut."Ucapku singkat.Aku harus ikut,aku mengenal Max.Enak di Max dong cuci mata,sedangkan aku disini hanya rebahan.Max masih tidak segera menjawab mauku.


"Kau sedang hamil besar.Aku tidak bisa mengajakmu."Ucap Max.Bilang aja kamu gak mau ngenalin istrimu ini.


"Kenapa?Apa kamu malu mempunyai istri seperti aku?"Ucapku dengan wajah yang cemberut.


"Bukan gitu sayang..bahaya jika kamu ikut,disana ramai orang."Ucap Max.Cih..alasan bawa orang ramai.Bilang aja kamu gak mau ajak aku.Ia aku sekap aja disini sampai mati.


"Tapi ini bayi kita yang pengen ikut."Kataku mencari alasan agar bisa tetap ikut.Tapi ada benarnya juga sih,ini bayi pengen aku lengket terus seperti gulali denganmu.


"Baiklah..kamu boleh ikut.Tapi ingat kamu harus berada di sampingku.Aku tidak mau terjadi apa-apa terhadap kandunganmu itu."Jelas Max.Hore...akhirnya aku bisa ikut.Bayiku sayang,mama akan kepesta dulu ya.Bukannya kamu ingin melihat kota amerika lebih jauh.


Akhirnya aku mengganti pakaiannku.Aku harus lebih cantik walaupun aku sedang mengandung.Biar Max itu gak ganjen lirik sana sini.

__ADS_1


Prov Max


Jas setelan berwarna hitam,kemeja putih.Dan dasy berwarna hitam.Aku terlihat tampan bukan.Wangi ini,wanita mana yang tidak akan jatuh hati terhadapku.Tapi sayangnya hati aku hanya mau Alicia saja.Nasibku mencintai seorang yang tidak mencintaiku.Ternyata karma itu nyata.Aku tersenyum melihat diriku di depan kaca.walaupun aku sudah berumur,aku tidak kalah tampan dari pria muda dan pasti wanita akan bertekuk lutut terhadapku.


"Bukannya ini hari minggu,kau mau pergi kemana?"Tanya Istriku tiba-tiba.Dia berkata benar ini memang hari minggu.


"Aku akan pergi ke pesta.Kau tau kan miss Diana?Dia sedang mengadakan acara ulang tahunnya yang ke 25 tahun"Ucapku.Padahal Miss diana bukan mengadakan pesta ulang tahun.Tapi pesta pernikahannya yang seumur jagung,satu tahun.Diana sebenarnya sudah menikah.Tapi aku merahasiakannya.Aku senang aja jika menyangkut klienku Diana pasti Alicia sepertinya cemburu.Semoga benar dia cemburu.Walaupun aku tau itu sebuah ketidak mungkinan.


"Aku mau ikut."Ucap Alicia singkat.Apa dia mau ikut?mana mungkin dia ikut bersamaku.Kenapa tiba - tiba ingin ikut kepesta ini.Dan tidak seperti biasanya Alicia banyak bertanya akhir-akhir ini atau pun peduli kepadaku.Aku merasa bingung terhadap sikapnya yang berubah.Max...Bukan ini yang kau mau?Ia memang benar aku ingin Alicia juga mencintaiku.Tapi lihatlah kandungannya yang membesar,tidak mungkin aku mengajaknya di pesta yang ramai orang.


"Kau sedang hamil besar.Aku tidak bisa mengajakmu."Ucapku.


"Bukan gitu sayang..bahaya jika kamu ikut,disana ramai orang."Ucapku.Aku menatapnya di cermin sambil merapikan rambutku agar klimis dan tentu aura ketampananku akan terpancar.Dia masih cemberut,apa aku harus mengajaknya.


"Tapi ini bayi kita yang pengen ikut."Katanya.Benarkah ini permintaan bayiku yang ada dirahimnya.Ah yang benar saja aku mengajak dia ke pesta.Perutnya semakin membesar.Bagaimana jika terjadi apa- apa?Baiklah,aku akan menuruti kemauannya itu.Lihatlah wajahnya yang cantik itu di buat jelek masih aja cantik.


"Baiklah..kamu boleh ikut.Tapi ingat kamu harus berada disampingku.Aku tidak mau terjadi apa-apa terhadap kandunganmu itu."Jelasku memperingati.


Aku menunggu Alicia di ruang tamu,hampir satu jam aku dibuat menunggunya.Wanita memang suka lama kalau di suruh dandan.Aku tidak suka jika menunggu,kalau bukan karena Alicia sudah lama aku tinggal ke pesta sendirian.


"Ayo.."Ucap Alicia yang berada di belakangku dan aku berdiri dari kursi dan memutar balik melihat Alicia.

__ADS_1


Waw..Dia sangat cantik,dengan dres ketat merah menyala terlihat lekuk tubuh Alicia yang berisi dan berbentuk apalagi dengan perutnya yang membuncit dengan dres potongan dada rendah,telihat dibalik gunung kembarnya yang mengunduk dan belahan dadanya yang putih dan berbentuk.Aku menelan ludah melihat Alicia dengan pakaian itu,dia sangat cantik walaupun mengandung dia terlihat lebih sexy.


Aku tidak berkedip melihat dia tersenyum dengan riasan wajah yang natural namun dengan warna lipstik merah menyala.Dia terlihat lebih segar,hatiku lebih berdebar dari biasanya.


"Max?"Ucapnya membuyarkan kekagumanku terhadapnya.Aku melihat dari atas sampai kebawah dan diam dibagian kaki yang menggunakan highils berwarna merah juga dan sangat tinggi.


"Sayang..kenapa kau memakai higheels?"Ucapku merasa kesal melihat Alicia memakai higheels.Apakah dia tidak sadar sedang mengandung?apa-apaan Alicia memakai higheel setinggi itu.


"Apa masalahnya,aku ingin memakainya Max.Aku sudah lama tidak memakai higheel."Ucapnya.


"Tidak,kau sedang mengandung Alicia.Aku tidak tau jalan pikiranmu.Di usia kandungamu itu kamu masih memikirkan stylemu."Ucapku membentaknya.


"Mengapa kau membentakku."Ucap Alicia pergi bergegas meninggalkanku dengan linangan air mata.Bukan maksudku ingin membentaknya,namun Alicia sungguh keterlaluan.Di usia kandungannya yang besar dia ingin memakai higheels.Aku sudah berbaik hati mengajaknya ke pesta.Aku kembali ke kamarku mengejar Alicia yang menangis.


"Sayang,Maafkan aku."Ucapku meraih dagunya yang lancip dan menghapus air matanya.Mengapa dia menjadi sesensitiv ini.


"Sudah jangan menangis ya.Kau boleh memakai higheels..tapi dengan hak yang lebih rendah.Itu terlalu tinggi.Kasian bayi kita kalau terjadi apa-apa."Ucapku menenangkan Alicia istriku.


Dia tersenyum lebar hingga lesung di pipinya terlihat.Dia mengganti higheelnya yang tinggi dengan higheels yang haknya rendah berwarna merah juga.


Istriku sungguh terlihat sangat cantik hari ini,walaupun dia mengandung dia sangat menggodaku.Jika tidak ke pesta miss Diana pasti aku akan menerkamnya saat ini juga.

__ADS_1


__ADS_2