
Prov Alicia(Grecia)
Akhirnya,aku melihat istri Max perempuan jal**g,yang merebut Max dariku.Saat itu Max kedatangan Istrinya,aku menyapanya dan tersenyum.Begitupun dengan Istri Max, juga menyambut senyumanku.Aku dulu memang iri dengan body Istri Max ini,tapi tidak untuk sekarang.Bodynya jauh lebih baik bodyku.Kurasa dia kurang makan sehingga terlihat kurus.Ah..aku memang bodoh memuji bodynya dulu.
"Sayangku,aku ingin makan siang bersamamu"Ucap istri Max sambil merangkulkan tangannya ke leher Max.Max melirikku,aku hanya terlihat biasa saja melihatnya.
"Ren..jangan begini,ini di kantor.Aku sangat sibuk ren"Ucap Max,perasaan sekarang Max tidak ada kerjaan.Kenapa dia bilang sibuk.
Aku hanya mendengar Istrinya yang berusaha merayu suaminya Max.Terasa geli di telingaku.Aku fokus mengetik keybord komputer.Sepertinya istri Max pulang dengan rasa kecewa.Dia berusaha tersenyum kepadaku yang ku balas dengan senyuman lebar.
Setelah Istrinya yang bernama Rena itu keluar dari ruangan.Lagi-lagi Max menghampiriku.
"Grac mau makan siang denganku?"Ucapnya sambil menaikkan salah satu alisnya.
"Bukannya bapak bilang tadi sibuk!"Tanyaku merasa heran,bukannya dia berusaha menolak keinginan istrinya itu.Lalu kenapa sekarang tiba-tiba ingin mengajakku makan.Yang benar saja,kau sekarang sedang berusaha merayuku ya!Hahaha,maaf...rayuanmu sudah tidak mempan bagiku.Tunggu giliranmu Ren...secara berlahan,tapi pasti!membuatmu sepertiku,bahkan lebih.
"Tidak sibuk jika untukmu Grac..sebenarnya aku bosan dengan istriku yang super manja itu"Ucapnya.
Bukannya dulu kau sangat menyukainya wanita jal**g itu,bahkan sampai kau mengusirku.Dasar pria bren**k.Kalian memang pasangan serasi.Tapi kenapa aku harus rela memisahkan mereka,agar mereka tau rasanya menjadi aku dulu.Aku menyetujui ajakan Max.Dia mengajakku ke resto favoritnya lagi.
Sebenarnya aku dan Max tidak kembali ke kantor,memang saat ini tak ada jam bertemu klien.
__ADS_1
Dia memesan beberapa minuman dan ruangan privat.Mulai dulu Max memang suka minum sampai mabok,dulu aku masih jadi istrinya selalu melihat Max datang dengan keadaan mabok.
Dia menyanyikan lagu,dan smule sing,dua orang gadis penghibur datang,namun Max mengusirnya.
"Aku tidak butuh kalian,sudah ada wanita yang lebih cantik disini"Ucap Max yang sudah mabok merangkul erat tubuhku.Wanita itu memandang kecewa dan pergi keluar.
Oh,seperti ini yang dilakukan Max jika pulang sampai larut malam.Aku sungguh sangat bodoh dulu menunggu Max sampai menahan mata untuk tidak tidur.Rupanya dia sedang bersenang-senang dengan wanita itu.Alic,bodoh...bodoh....
Max semakin mabok,sudah berapa botol minuman keras dia minum.Dia menyentuh pipiku,menciumku,bahkan aku menahan tangan Max yang berusaha keras membuka kancing kemejaku.Terlalu berbahaya,aku membawa Max pulang dan terpaksa aku yang menyetir mobil menggunakan kendaraan Max.Pria yang sangat merepotkan.
Aku sudah sampai di rumah Max,Max masih tinggal di rumah yang sama.Sekarang halaman rumah Max tidak terlalu terawat,tumbuhan yang kering semua.Bahkan tak ada satu bungapun yang tumbuh.Dulu aku sering menghabiskan waktuku bersama dengan bunga bunga cantik yang berjejer rapi di halaman rumah ini.
"Terima kasih mbak,sudah mengantar suamiku pulang"Ucap Rena.
"Sudah tugasku"Ucapku tersenyum palsu.Tunggu saja Ren,suamimu ini akan menampakkan wajah aslinya sebentar lagi.Dasar perempuan bodoh!!!
"Sudah malam mbak,jangan pulang.Kau boleh tinggal dirumahku"Ucapnya menawarkan.Hatiku tertawa,Ini kesempatanku untuk balas dendam.
"Baiklah nyonya"Ucapku.
Dia masuk kekamarnya yang merupakan kamarku dulu.Dia masih sangat suka memakai baju tidur sexy,dan tidak malu jika ada aku disini.Memang benar-benar bulsyit!
__ADS_1
Prov Max.
Aku membuka mataku dengan berat,perasaan semalam aku bersama Gracia.Kenapa aku sudah ada bersama dengan istriku?
"Mas ada sekretarismu di sini,aku akan mempersiapkan sarapan."Ucapnya seraya berdiri meninggalkanku.
What..Gracia mengantarku pulang!
Aku segera mencuci muka dengan boxer dan telanjang dada.Aku keluar kamar menuju meja makan,memang aku sengaja memperlihatkan otot-ototku yang kekar ini.biar Gracia semakin menyukaiku.
Terlihat Rena istriku duduk dengan baju tidur yang masih melekat dan piyama.Begitupun Gracia juga memakai baju yang sama dengan Istriku.Aku duduk di pertengahan istriku dan Gracia.Aku melahap makananku sambil melirik Gracia yang sexy,Apalagi dengan baju tidurnya,walaupun tertutup piyama belahan dadanya masih terlihat.
Saat kita sibuk makan,aku melihat paha putih Gracia,seperti memberiku kode,aku mengusap lembut pahanya yang mulus dan berisi.Dan tangan satunya untuk makan sambil diriku melayani istriku yang berbicara.
Pahanya sangat mulus,adrenalinku menegang saat aku mencengkram pahanya yang kenyal.Gracia terlihat terangsang dengan aksiku,aku hanya tersenyum melihatnya.Sedangkan istriku tidak melihat sikap bejatku ini.Gracia melepaskan tanganku dan dia selesai makan dan masuk dalam kamarnya.Aku juga terburu-buru makan dan ingin mengikutinya.
Rena Istriku sepertinya juga telah selesai,Aku bilang padanya untuk kembali ke kamarku yang tentunya melewati kamar tamu,yang pastinya ada Gracia di sana.Rena masih sibuk dengan membereskan meja makan.Aku bergegas segera pergi ke kamar Gracia,
Terlihat Gracia membuka piyamanya dan tubuhnya terlihat sangat sexy terlihat dari bajunya yang terawang.
Dengan pakaian biasa saja membuatku ingin menerkam Gracia.Apalagi dengan pemandanganku hari ini.Terlihat bikini saja yang melekat ditubuh Gracia,walaupun tertutup bajunya yang terawang.Segera aku mengunci kamarnya.Gracia terlihat terkejut.Aku memeluk tubuhnya yang sexy itu sambil mencium bibirnya.Kesempatanku untuk menyicipinya.Aku benar-benar jatuh cinta pada aroma tubuhnya.
__ADS_1