
Aku mengalami pendaharan dan air ketubanku telah pecah,prediksi dokter benar bahwa aku akan melahirkan beberapa hari ini.Max mengambil cuti dari pekerjaan hanya untuk menjagaku,ternyata Max rela menjagaku dalam seminggu ini,padahal aku tau Max akhir-akhir ini sangat sibuk.Biasanya dia lebih awal pulang tapi,akhir-akhir ini dia lembur dan menyutikan diri dalam sepekan hanya untuk menjagaku kalau nanti aku akan melahirkan.
Max bergegas membawaku langsung ke rumah sakit terdekat.Aku melahirkan secara normal.Terlihat cakaran yang membekas ditangannya karenaku.Seperti dulu aku melahirkan Keyla,Rey juga kena cakaran sewaktu aku mengeluarkan bayi.Tapi itu tidak ada sakitnya di bandingkan ketika aku mempertaruhnya nyawaku untuk melahirkan seorang bayi.Bayiku berjenis kelamin laki-laki dengan berat normal dan sehat.Hidungnya yang sangat mancung,dan alisnya yang lebat sama persis seperti Max ayahnya.Lihatlah Max sangat bahagia menggendong bayi kita.
"Terima kasih"Ucap Max.Terima kasih buat apa?Entahlah ucapannya sangat tulus kepadaku ketika itu,terlihat matanya yang berkaca-kaca.
"Bukankah kau sangat merindukan kedua orang tuamu di negara kelahiranmu?Aku akan berjanji jika umur Vino sudah 5 tahun,aku akan mengajakmu tinggal bersama di Indonesia."Ucap Max yang tentunya membuat aku sangat terkejut dengan keputusannya.Benarkah?kita akan tinggal di indonesia?bibirku tersenyum mendengarnya,mengapa Max berubah pikiran.Bukankah Max telah menetap di negara ini.Apalagi pusat kantornya berada di negara ini.
__ADS_1
"Apa kau serius?"Tanyaku ingin mendengarkan kepastian Max kembali.
"Benar..kebetulan aku membuka cabang di Indonesia dan usahaku sangat berkembang cepat.Jika menunggu 5 tahun,aku pastikan kantorku tidak kalah besar dengan kantor yang berada di sini.Ini berkat anak kita Vino.Seakan dia adalah pembawa keberuntungan bagiku."Ucap Max.
Ya,anak kita bernama Vino,tanpa persetujuanku Max telah mempersiapkan nama bagi anakku.Aku tidak terlalu mempermasalahkannya.Aku menunggu 5 tahun itu.
prov Max.
__ADS_1
satu pekan sebelum cuti aku telah menyelesaikan tugasku dengan cepat,bagaimana tidak.Aku harus cuti dalam sepekan untuk menjaga Alicia lahiran.Kata dokter sih perkiraan Alicia melahirkan pekan ini.Dan benar saja,Alacia mengalami pendaharan yang membuatku panik,akhirnya aku bergegas membawanya ke rumah sakit terdekat.
Aku tidak menyangka bahwa wanita melahirkan tidak mudah,aku melihatnya sendiri ketika Alicia berusaha mengeluarkan bayiku sehingga tanganku penuh cakarannya,Aku berusaha menyupportnya ketika dia menjerit kesakitan.Andai aku tau sudah dulu jika, wanita melahirkan mempertaruhkan nyawanya,mungkin aku tidak akan sedikitpun menyakiti wanita.Andai aku tau aku,mungkin juga tidak akan kehilangan Alicia waktu itu.Andai aku tau, aku lebih menyayangi mamaku yang dulu pun aku sering membantah perkataannya.
Lihatlah ketika bayiku keluar dari rahimnya dengan penuh darah,dia menangis.Sangat menggemaskan.Aku sangat bahagia akhirnya aku akan menjadi seorang ayah.Mungkin aku tidak begitu baik nak,tapi percayalah ayah akan mendidikmu lebih baik tidak seperti ayah tentunya.
Dan aku tau istriku sangat merindukan orang tuanya,karena dia telah mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anakku,aku berjanji akan membawanya ke Indonesia.Aku beralasan,bahwa bisnisku di Indonesia berkembang dengan baik.Tapi percayalah,aku hanya mencemaskan Alicia.Aku tau dia sangat ingin melihat kota kelahirannya.Aku tau telah egois,mengurungnya di rumahku ini.Aku hanya ingin membuat dia mencintaiku,Jika aku hanya ingin membalas dendam,aku tidak akan menikahinya.Bahkan aku bisa lebih bejat jika niat awalku hanya untuk balas dendam.Aku sangat mencintai Alicia.Jika menurut kalian Rey mencintai Alicia,tapi kalian harus tau aku lebih mencintainya.Karenanya aku berubah pandangan bahwa pria seharusnya lebih menghargai seorang wanita.Dulu aku sangat kasar terhadap wanita,bahkan aku hanya mempermainkannya tanpa tau perasaannya dan meninggalkannya seperti sampah.Bahkan yang membuatku sangat merasa bersalah sampai saat ini,aku tidak bisa memiliki hati Alicia lagi.
__ADS_1
Apakah kalian percaya,jika aku telah berubah?