Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.

Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.
28.Makan malam


__ADS_3

"Mau pergi kemana lagi Vin?Tanyaku kepada Vino yang baru datang,entah dari mana lalu bergegas pergi kembali.Tapi dia terlihat memakai Hem kesukaannya,dan jarang sekali dia memakainya kecuali,sepertinya Vino mau bertemu dengan orang spesial.Aku masih mencium parfum yang begitu kuat.


"Ada deh mom,doakan Vino mom.Semoga Vino berhasil"Ucapnya.yang membuat aku tidak mengerti dengan ucapannya.


Memang anak ku yang membesar ini semakim hari semakin maskulin dan terlihat tampan,aku rasa gadis mana yang tidak mau dengannya.Aku pernah arisan dengan teman-temanku,aku mengajak Vino untuk mengantarku.Para wanita yang sebaya denganku,yang sudah mempunyai anak gadis semua malah ingin menjodohkan anak gadisnya dengan Vino.Mana tetangga sebelah yang mempunyai anak gadis yang sangat perhatian dengan Vino,dari dia membawa makanan,cake atau menitip salam untuk Vino.Memang aura ketampanan Max turun ke Vino.Apalagi Vino juga putih seperti keturunan Amerika.Jadi Orang pasti tidak tau jika Vino itu sebenarnya keturunan Asia.


Prov Max.


Aku melihat istriku yang sepertinya sibuk dengan nonton telivisi.Kesukaan ibu-ibu kalian tau kan.Nonton gosip.Aku menghampirinya,aku merayunya.Aku ingin menyentuhnya walaupun istriku sudah mulai menua bersama denganku.Cinta kita tidak akan pupus walaupun kita menua.Lihatlah sedikit kerutan diwajahnya,aku bahagia bisa ditemani oleh wanita seperti Alicia istriku.


"Mom..sedang apa?Yuk kekamar"Rayuku,menggoda istriku.


"Nonton gosip Dad..Dad tau kan Agnes mo sudah go Internasional"Ucapnya,membuat aku terkekeh dengan sikapnya.


"Dad.."Desah Istriku ketika aku mulai mencium pipinya dan lehernya.


"Jangan Disini dad.."Ucapnya,Salah siapa semalam aku dijutekin?Gara-gara aku milih nonton pertandingan sepak bola dengan anakku Vino.Aku dikunciin dari luar tidak boleh masuk dalam kamar.Terpaksa aku tidur dengan Vino


"Salah siapa mom tidak memberi jatah semalam?Kalau mom tetap tidak mau,terpaksa Dad melakukan disini"Ucapku bergurau.Istriku pun terpaksa mengikuti kemauanku dan masuk dalam kamar.Aku pun mulai beraksi,walaupun aku sudah tidak muda lagi,aku masih kuat memuaskan istriku.


Prov Vino


Aku menjemput Jane tepat didepan rumahnya,Aku masih menunggu di dalam mobil.Sesosok wanita cantik dan manis tersenyum kepadaku,Jane menghampiriku.


"Sorry,apakah kau sudah lama menungguku Vin?"Tanyanya.


"No problem Jan,hanya 1 jam kok"Ucapku.Memang benar Jane terlambat cukup lama.Dia berjanji akan bertemu denganku pukul 7 malam,tapi sekarang sudah pukul 8 malam.Baru kali ini aku rela menunggu wanita,biasanya aku tidak sabar dengan wanita lain.Kalau bukan Jane yang ku tunggu,mungkin aku sudah tancap gas mulai tadi.

__ADS_1


Aku dan Jane sudah sampai di Restauran mewah.Sedangkan Jane memandang takjub melihat restauran yang terkenal dengan hidangan mahalnya.


"Apa benar kita akan makan disini vin?"Tanyanya.Ialah kita kesini buat makan,Ia masak cuman lihat-lihat doang sih.Apalagi harga makanan di restauran ini tidak terlalu mahal untukku.


"Ia,apakah kau tidak pernah kesini?"Tanyaku.


"Tidak,aku tidak berani.Aku akan dapat dari mana uang untuk membayar Vin.Biaya kuliahku saja dapat dari beasiswa."Ucapnya.Waw ternyata Jane bisa kuliah dengan kepintarannya,Aku tau biaya kuliah diUniversitasku tidak terlalu murah karena universitasku adalah universitas terbaik,dan aku tau kalau yang menjadi siswanya adalah kalangan atas.Aku cukup kagum kepadanya,selain cantik Jane ternyata juga pintar.


"Baiklah,kau bisa memesan apa saja yang kau mau?"Ucapku.


"Kau serius Vin"Tanyanya lagi,seolah-olah aku tidak mampu membayarnya.


"Ia serius Jan"Ucapku memastikan kembali.Dia terlihat lucu,Hanya dia yang bisa membuatku sangat penasaran.Aku semakin menyukainya.Apa aku akan mengatakan perasaanku hari ini ya?apa aku tidak terlalu cepat?Apa dia akan menerima ku?Aku masih menatap Jane yang telah makan dengan lahapnya.Aku menatapnya dengan bimbang,sedangkan taruhanku dengan Jakson hanya sepekan saja.Jika aku kalah,bukan persoalan aku tidak mendapatkan jam tangan yang tidak seberapa itu,pasti aku malu.Wanita seperti Jane saja tidak bisa aku taklukkan.


"Jane,apakah makananannya enak?"Tanyaku.


"Jane,aku sudah lama menyukaimu.maukah kau menjadi kekasihku?"Ucapku melepas semua yang ingin kukatakan.


Uhuk..Uhuk...Jane tersedak.Aku langsung memberinya minum.


"Apa Vin?Apa aku gak salah dengar"Tanyanya lagi membuat diriku mengulangi ucapanku.


"Tidak,aku memang sudah lama memperhatikanmu.Tapi kamunya aja yang cuek"Ucapku.Demi harga diriku,tinggal empat hari taruhanku bersama Jakson.


"Tapi Vin,maaf aku gak bisa menerimamu.Aku hanya menganggapmu sebagai teman"Jawaban yang sebenarnya mengejutkanku.Jane menolakku?Jane menolak Vino,cowok terpopuler dikampus.Aku tidak salah mendengarnya kan.Wanita mana yang tidak bisa aku taklukkan,hanya kamu Jane yang menolakku.Aku kurang apa coba?keren ia,tajir ia,baik ia.Jane semakin membuatku penasaran.


Prov Max.

__ADS_1


"Hy..anak Daddy kenapa murung?"Tanyaku melihat Vino baru pulang dengan wajah muram,sedangkan aku diam-diam keluar kamar untuk melihat pertandingan sepak bola babak vinal,waktu istriku tertidur pulas.


"Tidak apa-apa Dad"Ucap Vino meletak tubuhnya disebelahku.


"Pasti masalah wanita?"Tanyaku.Lihatlah wajahnya persis sepertiku saat ditolak oleh wanita.


"Kenapa Daddy bisa tau?"Tanyanya penasaran.


"Cerita sama Daddy,mungkin daddy mempunyai solusinya.Apalagi masalah wanita.Daddy ahlinya"Ucapku sambil menunggu pertandingan sepak bola yang akan segera dimulai satu jam lagi.


"Benarkah Dad?Dad tau kan,wanita yang Vino ceritakan yang mirip dengan Mom.Masak Vino ditolak.Apa Vino kurang handsome ya dad"Jelasnya.


"Vin,berarti Jane perempuan yang baik,Jane tidak melihatmu dengan ketampananmu atau kekayaanmu,berarti Jane harus terus dikejar.Daddy menyupportmu"Jelasku sambil menepuk-nepuk pundak anakku.Ternyata Vino bertumbuh besar,aku harap dia bisa memiliki wanita seperti istriku,momnya.Aku tau wanita zaman sekarang memandang uang sebagai prioritas utama.Bahkan masih banyak wanita yang masih muda menawarkan diri kepadaku karena aku sudah memiliki banyak uang.Tapi sayangnya,aku sudah bertaubat dan tidak mau kehilangan istriku lagi.


"Tapi Dad,Jane menganggapku hanya temannya saja"Ucapnya.


"Awalnya bisa teman Vin,daddy yakin,Anak Daddy bisa dapetin Jane."Ucapku.Tentu aku yakin Vino bisa mendapatkan gadis itu.Aku pun dulu sering ditolak dengan istriku Alicia.Tapi sekarang dia juga bisa jatuh cinta denganku.


"Kau tau dulu mom sebelum cinta dengan Daddy,Mommu juga tolak daddy mentah-mentah"lanjutku.


"Benarkah Dad?"Tanyanya.


"Benar Vin,memang perempuan yang jual mahal itu tidak mudah ditaklukin.Tapi jika kau benar-benar bisa dapetin.Kau sangat beruntung."Ucapku.


"Vin...sepak bolanya sudah dimulai,pasti Indonesia menang"Ucapku konsentrasi dengan pertandingan yang baru dimulai.


"Tentu Dad"Ucap Vino.

__ADS_1


__ADS_2