
"Mom,I want cotton candy."Ucap Vino yang telah berumur 5 tahun,dengan logatnya yang kebule-bulean,wajarlah 5 tahun dia tumbuh di Amerika.Dia merengek meminta permen kapas di pameran ini.Kalian tau kini kami telah berada di Indonesia loh.Sesuai janji Max jika umur Vino berusia 5 tahun kita akan pindah.Baru 1 bulan kami menapaki kaki di Indonesia.
Vino terus merengek tiada henti,dia mirip Daddynya jika meminta sesuatu harus terwujud detik ini juga.Sedangkan aku masih menunggu Max yang katanya ingin menyapa rekan bisnisnya disana,tidak jauh dari kami.
"Wait a minute dad vino, mom don't bring money."Ucapku yang tidak membawa uang sepersen pun.Hanya uang dollar yang berada di dompetku dan kartu Atm.Aku sedang mengorak ngarik isi dompetku.Dan ya,Vino langsung melarikan diri tak mendengar perkataanku.
"Vino...."Ucapku mengejar anak laki-lakiku yang sedikit nakal itu.
Brukk...
Aku terjatuh,entah siapa yang aku tabrak.Seorang gadis kecil umur 10 tahunan sedang terjatuh bersamaan denganku.
"Maaf tante,Key tidak melihat dan tak sengaja menabrak tante."Ucap anak gadis itu.Gadis yang cantik,dan dia tidak mengeluh dan menangis atas peristiwa ini.Padahal aku rasa menabraknya cukup kuat.
"Apakah ada yang luka nak,maafkan tante juga ya.Tante sedang buru-buru mengejar anak tante,Namamu siapa?"Ucapku melihat tubuh anak tersebut,takut ada yang terluka atau tergores karena ku.
"Keyla..kamu kenapa nak."Seorang laki-laki datang dari arah belakangku dan memanggil anak itu dengan sebutan Keyla.Aku berfikir mengapa anak ini bernama Keyla,bukankah anakku mungkin juga sebesar dia.Dan suara itu?Aku pun langsung memutar tubuhku.
__ADS_1
"Ayah..."Ucap gadis tersebut.
Dan betapa terkejutnya diriku ketika yang aku lihat adalah seorang pria yang telah mengisi hatiku sampai hari ini,wajahnya yang sama tampan menurutku walaupun sudah ditumbuhi dengan kumis dan janggut tipis.Dulu tubuhnya yang kekar terlihat lebih kurus.Dia datang bersamaan dengan wanita yang mengikutinya.
"Sayang kau tidak apa-apa?"Tanya wanita yang mengikuti Rey memeluk Keyla.
"Mama..."gadis tersebut yang mungkin adalah anakku memeluk wanita yang datang bersama Rey.
Keyla,apakah kau ingat dengan Mama nak?Mengapa Keyla menyebut wanita yang bersama dengan Rey itu dengan sebutan mama.Apa dia istri Rey???Aku masih menatap Rey tanpa berkedip.Seakan-akan aku bermimpi bisa melihatnya lagi.Sebelumnya aku telah mencari keberadaan Rey semenjak aku menapakkan kakiku di Indonesia.Tapi rumah itu sudah tak berpenghuni.Aku ingin memastikan lagi siapa wanita yang bersamanya.Bahkan Keyla sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik.
"Keyla ayo kita pergi dari sini,Istriku mari kita pergi dari sini."Ucap Rey menarik lengan wanita yang bersamanya dengan Keyla yang di gendongnya.Apa dia sudah mempunyai istri dan telah menikah lagim
Hatiku hancur berkeping-keping.Air mataku tidak bisa termendung lagi.Aku kira kau akan menungguku Rey.Aku kira kau akan mencari keberadaanku.Aku mengira surat perceraian itu palsu.Aku mengira kau masih mencintaiku sama sepertiku Rey.Dan Aku mengira kau sama merindunya sepertiku.Dan juga, kau apakah tidak mengenaliku,wajahku pun masih sama persis,bahkan kerutan di wajahku masih belum ada walaupun umurku sudah mulai menua.Tidak aku tidak percaya ini.Dan Keyla,ini mamamu nak.Yang melahirkan dirimu.Apakah kau tidak mengenal ibumu ini.Aku sangat merindukanmu nak.Aku melihat Keyla yang digendong Rey masih menatapku sampai tak terlihat lagi.Aku hanya menangis melihat kepergiannya,tak mampu berkata apa-apa.Air mataku begitu deras.Bahkan aku tidak memikirkan Vino yang telah selesai membeli permen kapas yang kini bersama Max.
"Sayang ada apa?"Tanya Max tiba-tiba menghampiri diriku.Aku tidak menghiraukan.Aku berlari meminta pulang.Sedangkan Vino menanyakan mengapa aku menangis.Aku tetap terdiam dan tak sanggup menjawabnya.Aku masih memikirkan peristiwa yang baru terjadi yang berhasil menghancurkan hatiku yang lama ku jaga.
Prov Max
__ADS_1
Di sepanjang perjalanan pulang dari pameran,Alicia hanya terdiam dan nampak terlihat sedih.Entah apa yang terjadi dengannya.Biasanya dia banyak bicara dengan Vino.Vino yang mulai tadi berbicarapun hanya disaut singkat dan mengangguk saja olehnya.
Sesampai dirumah aku menggendong anakku Vino yang tertidur sangat pulas.Alicia mendahului kami dan pergi begitu saja menuju kamar.Kita tinggal bersama ayah dan ibu Alicia.Orang tua Alicia memang tau aku menculiknya.Dan orang tua Alicia ingin Alicia bersamaku karena Rey bangkrut.Aku beri tau,Orang tua Alicia sedikit matre,bukan dikatakan matre sih,tapi orang tua mana yang tak ingin anaknya bahagia.Dan kujadikan sebagai keuntungan di saat itu.
"Kenapa kau menangis.Apa yang terjadi sayang?"Tanyaku melihat Alicia telah bercucuran air mata.Apa yang terjadi dengannya?apa aku melakukan kesalahan lagi?Apa aku tidak menyadari ada perkataanku yang membuatnya tersinggung?
"Max aku ingin kembali ke Amerika.Bawa aku pergi dari sini."Ucapnya terisak-isak.Kenapa tiba-tiba dia ingin pulang?Bukannya ini yang dia mau?
"Ada apa sebenarnya Alicia,kenapa kau ingin kembali ke Amerika?bukannya kau ingin tinggal disini?"Tanyaku sangat penasaran.
"Selama ini aku tidak bisa membuka hatiku untukmu Max,sebenarnya aku masih mencintai Rey.Aku kira surat cerai itu palsu.Ternyata itu benar.Aku melihat Rey telah bersama orang lain.Aku melihat dia telah beristri."Ucapnya terisak-isak.Aku tau Alicia,kau memang telah menutup jalan untukku menuju hatimu.
Aku sudah tau kau sangat membenciku.Aku juga mengira Rey akan merebutmu kembali.Tapi nyatanya aku pun juga sangat terkejut mengapa Rey dulu,tiba-tiba ingin menceraikanmu,dan aku pun mempunyai kesempatan besar memilikimu.Aku tau sebenarnya Rey juga masih mencintaimu,karena dia merasa dirinya sudah tidak cocok untukmu.Dan terpaksa meninggalkanmu.Dan aku pun menjadikan sebagi keuntungan juga.Maafkan aku,aku sangat egois.Karena aku sangat mencintaimu Alicia.
"Max bawa aku kembali ke Amerika.Aku mohon,aku akan berusaha mencintaimu."Ucapnya yang membuat hatiku sangat bimbang harus bahagia atau sedih melihat Alicia.Apakah aku harus bahagia karena Alicia membuka hatinya kembali untukku?Atau aku harus bersedih karena dia akhirnya tau kebenaran tentang mantan suaminya yang menikah lagi?Bukannya ini yang kau mau Max.Apa aku harus bawa dia kembali ke Amerika?ya ini kesempatanku.
"Baiklah sayang,kita akan kembali ke Amerika secepat mungkin."Ucapku.
__ADS_1