Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.

Sekarang,Aku Bukan Wanitamu Yang Dulu.
20.Hamil


__ADS_3

Aku sangat lelah,tapi cahaya matahari menusuk mataku sehingga aku mulai membuka mataku.Aku melirik jam kecil yang berada di samping tempat tidur,masih pukul 08.00.Baru saja aku tertidur selama tiga jam karena beradu dengan istriku tercinta,tapi cahaya matahari ini sangat mengganggu,aku berpaling dan merangkul tubuh istriku yang masih tak berpakaian itu.


"Ah Max,sakit"Ucapnya ketika aku mencengkram dadanya.Padahal aku sangat lembut menyentuhnya.


Namun,sentuhanku membuatnya terbangun.


"Apakah kau sudah bangun?"Tanyaku dan membuka selimut yang menutupi tubuhnya.


Pantas saja dia kesakitan,seluruh tubuhnya di penuhi dengan kebiruan,Aku sadar itu karenaku.Aku menatapnya dan sungguh aku menyesal.Ah,aku tidak bisa mengontrol diriku,membuatnya menahan kebuasanku semalaman.Apa aku sungguh gila terhadap tubuhnya itu.Tapi memang benar,dia diam saja membuatku sudah tergoda,apalagi dengan kejadian semalam,dia menggigit bibirku sampai berdarah,membuatku semakin menantangnya.


"Sayang..."Aku menyentuhnya dengan sangat pelan.


"Apakah sakit?"Tanyaku.Dia tidak menjawab pertanyaanku.Pantas sakitlah,Mengapa aku masih bertanya.


"Alic.."Ucapku memutar tubuhnya yang membelakangiku.Aku melihat air matanya membasahi pipinya.Aku sungguh keterlaluan.Bagaimana dia akan mencintaiku jika aku seperti ini.Apakah aku sebuas itu bercinta!pantas saja istriku sangat membenciku.Setiap malam aku tidak membuatnya tertidur.Bahkan aku memaksanya untuk melayaniku.


"Maafkan aku."Ucapku menyesal dan memeluk hangat istriku.Alicia hanya menangis terisak,air matanya sangat terasa di dadaku.


Maafkan aku,aku tidak bermaksud seperti ini,percayalah aku sangat mencintaimu Alicia.Aku mencium kening Alicia dengan lembut dan kami tidur panjang pagi ini.

__ADS_1


Sore hari aku mengajak Alicia pergi keliling kota Paris,berbelanja dan ke tempat-tempat wisata lainnnya di kota Paris.


***


Prov Alicia


Keadaanku pekan ini tidak begitu baik setelah datang dari Paris,kepalaku sangat berat,bahkan aku sering mual,dan telat datang bulan.Semoga sesuatu yang tak kuharapkan tak terjadi.Aku sangat takut memeriksakan keadaanku,aku selalu yakin bahwa ini hanya masuk angin karena suhu Ac di kamar ini sangatlah dingin.Bukan hanya aku tidak suka melihat Max,Max mulai dulu jika tidur tidak bisa tanpa Ac.


Rasanya perutku mulai bergelumat lagi,aku menutup mulutku dan bergegas pergi kekamar mandi.


"Ada apa denganmu?"Tanya Max,mengejutkanku yang tiba-tiba telah berada di belakangku.


Max menuntunku sampai di tempat tidur,Aku berbaring sedangkan Max meraih ponselnya.


"Hello dokter Danny,bisakah anda datang ke rumahku?"Jelasnya dibalik ponsel.Dokter Danny adalah dokter pribadi Max.


"Mengapa kau menghubungi dokter?aku baik-baik saja."Ucapku merasa kesal.Aku baik-baik saja,aku yakin aku hanya masuk angin.


Beberapa menit kemudian dokter Danny datang,dan memeriksa keadaanku.Aku berharap aku hanya masuk angin.

__ADS_1


"Selamat Nyonya,Tuan,kalian akan menjadi seorang ayah dan ibu sebentar lagi.Nyonya Key sedang mengandung."Sontak aku terkejut,Akhirnya aku hamil.Begitu cepat,bagaimana tidak cepat.Max membuatku lembur setiap malam.Aku tidak ingin mempunyai anak bersama Max.Sedangkan Max tersenyum lebar mendengar pernyataan dokter.


"Jaga baik-baik anak kita."Ucap Max tersenyum lebar dan mengantar dokter Danny ke tempat parkir mobilnya.


***


Kini perutku membucit,umur kandunganku sudah lima bulan,bermacam-macam aku mengidamkan sesuatu yang tidak ada di Amerika.Seperti kedongdong,aku pernah memintanya kepada Max.Tapi apakah kalian tau,Max mendapatkan buah yang kuinginkan.Entahlah Max dapat dari mana yang jelas aku langsung tergiur dan memakannya saja.kehamilanku yang kedua ini sedikit melunjak.berbeda dengan waktu hamil Keyla.Aku hanya ingin bakso yang setiap malam melewati komplek rumahku.Aku masih mengelus-ngelus perutku yang buncit.


Prov Max


aku melihat istriku tertidur pulas dengan usia kandungannya yang lima bulan,akhirnya aku bisa menjadi seorang ayah di umurku yang 40 tahun.Memang dengan usiaku yang tidak muda lagi ini aku baru akan mempunyai seorang anak.Bagaimana tidak,di usia mudaku aku hanya bermaen-maen saja dengan seorang perempuan,sampai dua kali menikahpun aku juga tidak di karuniai seorang anak.Apalagi perjalanan hidupku,aku harus berada di ruang sel tahanan selama 4 tahun,dan dua tahun aku masih belum bisa melupakan Alicia sampai hari ini.Aku sangat bahagia saat ini.


Aku membuka dasiku sambil melihat Alicia yang juga sudah tidak muda lagi dengan umur 35 tahun.Tapi tubuhnya juga masih terlihat berbentuk dan wajahnya yang begitu awet muda.


Alicia hanya memakai bra dan celana dalam sport berwarna hitam,dan terlihat perutnya yang membuncit.Dokter bilang aku masih bisa menyentuh istriku selama mengandung,dengan kandungan yang tidak terlalu besar dan membahayakan keadaannya, aku masih mempunyai kesempatan untuk beradu dengannya.


Aku mulai mengganggu tidurnya yang pulas dan mencium bahunya.Dan benar saja Alicia mulai membuka matanya.Aku langsung ******* bibirnya sebelum dia berbicara dan pasti yang keluar dari mulutnya adalah sebuah penolakan.Aku sedikit menaikkan bra kainnya untuk menikmati gunung kembarnya yang semakin terisi karena dia sedang mengandung.


Alicia hanya mendesah karena aksiku yang lembut,aku menjaga jarak dari perutnya yang buncit.Jika aku buas dan tidak mengontrolnya aku tau aku akan membahayakan kandungannya.

__ADS_1


__ADS_2