
"ada apa boss?"Tanya Kirana kebingungan.
"Kita harus kembali malam ini, Fey dalam masalah."Ucap Firgo kepada Kirana.
"Baik lah, tetap tenang dan jangan gegabah,malam ini kita kembali ke kota."Tutur Kirana.
Firgo mengganguk kan kepala nya mengerti.
Tidak lama kemudian, mereka pun tiba di hotel dan buru-buru mengemasi barang masing-masing.
Setelah selesai beres-beres, mereka pun kembali masuk ke dalam mobil sewaan dan meluncur menuju bandara.
"Maaf kan aku, aku membuat mu begitu lelah."Ucap Firgo menatap Kirana.
"Boss, jangan khawatir, aku baik-baik saja."Ungkap Kirana.
Tidak butuh waktu lama, mereka pun tiba di bandara dan mengurus keberangkatan mereka malam itu ke kota asal.
Setelah satu jam, pesawat yang mereka tumpangi pun berhasil lepas landas menuju kota mereka.
Di dalam pesawat, Kirana yang begitu lelah, hanya bisa tertidur dengan kepala yang di sandar kan di pundak Firgo.
"Kasian sekali Kirana, dia terlihat sangat lelah."Batin Firgo sesekali mengusap pipi Kirana.
Kedua nya pun akhirnya sama-sama ketiduran di dalam pesawat tersebut.
Keesokan harinya.
Pukul 06:30
Pesawat yang di tumpangi oleh Kirana dan juga Firgo berhasil mendarat dengan selamat di bandara kota itu.
"Boss."Ucap Fey yang ternyata sudah menunggu di bandara untuk menjemput Kirana dan Firgo.
"Hmm."Gumam Firgo.
"Ayo silahkan masuk."Ucap Fey sambil membuka pintu mobil.
Kirana dan Firgo pun bersamaan masuk ke dalam mobil begitu juga dengan Firgo.
"Boss, kita bisa langsung ke kantor?"Tanya Fey sedikit takut.
"Ya, sebelum itu, antar Kirana ke villa dulu."Jawab Firgo.
"Boss, aku bisa naik taxi kalau kalian buru-buru."Tutur Kirana.
"Tidak."Jawab Firgo singkat.
Fey dan Kirana pun langsung diam seketika.
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama, mereka pun tiba di villa, Kirana mengambil koper nya dan masuk ke dalam vila sementara Fey dan Firgo langsung putar balik mobil menuju kantor.
"Sebenarnya ada masalah apa? Mengapa Fey yang begitu hebat tidak bisa menyelesaikan nya sendiri?"Batin Kirana yang kini sudah berbaring di kamar nya.
Karena rasa lelah dan tidak puas tidur, Kirana pun akhirnya kembali memejamkan mata dan tertidur pulas.
Sementara itu di kantor Firgo.
"Mengapa kau tidak bisa menyelesaikan masalah kecil seperti ini? Bukan kah hanya seorang karyawan biasa yang korupsi?"Tanya Firgo kesal.
"Maaf boss, tapi aku kebingungan dengan hal ini."Ucap Fey menuduk bersalah.
"Kau sengaja ya?"Tanya Firgo lagi.
"Tidak boss, dia korupsi sebesar satu miliar, itu bukan lah hal kecil."Jelas Fey lagi.
"Ya, aku tau, kau tinggal melaporkan ke polisi dan dia akan di tangkap seperti yang aku lakukan barusan, kau ini mengacaukan kebahagiaan ku saja."Marah Firgo.
"Kebahagiaan? Kebahagiaan macam apa?"Tanya Fey penasaran.
"Ahhh, sudah lah, jangan lagi banyak bertanya, masalah sudah selesai,aku ingin pulang dan istirahat."Ucap Firgo dengan wajah kesalnya.
Fey pun terdiam dan mencoba untuk mencerna ucapan Firgo barusan.
"Mungkin dia berfikir jika aku menganggu nya dan Kirana?"Batin Fey kebingungan.
Sementara itu Firgo sudah menghilang dari pandangan nya.
Zzzz ... Zzz ... Suara getaran dari ponsel Kirana, menandakan ada sebuah pesan masuk.
Kirana yang tadi nya tertidur pun kaget dengan bunyi ponsel tersebut.
"Astaga, mengangetkan saja, notif dari siapa?"Batin Kirana penasaran yang kemudian meraih ponsel yang ada di nakas sampaing ranjang nya.
Kirana pun membuka notifikasi pesan tersebut dan melihat sebuah pengumuman di grup alumni sekolah nya.
"Reuni?"Batin nya setelah membaca pengumuman tersebut.
Ya, malam ini ada sebuah reuni dari alumni kelas Kirana semasa SMA dulu, semuanya sibuk berbincang mengenai malam nanti.
"Malas sekali."Batin Kirana kembali meletakkan ponsel nya.
Namun sekelebat bayangan masa lalu kembali melintas di pikiran nya.
Flashback on
"Kirana,aku menyukai mu!"Ucap seorang laki-laki yang memberikan kirana sebuah kertas.
"Benar kah? Aku juga menyukai mu."Ucap Kirana polos dan membuka kertas tersebut.
__ADS_1
Terlihat gambar kodok yang bertuliskan nama Kirana di kertas itu.
"Hahah! Apa aku bilang! Kirana si cupu dan bodoh itu akan percaya pada mu! Lihat lah wajah nya seperti kodok!"Tawa perempuan yang seperti nya juga teman sekelas Kirana.
"Kau benar, itu lucu sekali."Ucap laki-laki itu ikut tertawa melihat Kirana.
Tentu saja hall ini membuat Kirana menjadi sangat malu, dia tidak tau jika mereka sedang mengerjai nya, dia pun buru-buru kabur dengan wajah sedih menahan malu sementara begitu banyak siswa menertawakan dia.
Flashback off.
"Tidak bisa, aku harus pergi ke restoran itu dan ikut reuni!"Ucap Kirana kembali mengambil ponsel nya dan mengetikkan sesuatu.
Setelah mengetikan sesuatu di ponsel nya, Kirana pun mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi.
Setelah satu jam membersihkan tubuh nya di kamar mandi, dia pun melanjutkan dengan maskeran, pokoknya malam ini dia harus terlihat lebih cantik dari sebelumnya.
Jam sudah menujukkan pukul 08:50
Kirana terlihat Mondar-mandir di depan pintu villa dengan jaket panjang menutupi seluruh tubuhnya ala perempuan Korea,dan juga rambut yang di gerai indah.
"Kau mau kemana?"Tanya Firgo yang sat itu baru saja tiba di villa.
Terlihat Kirana yang begitu cantik, dia bahkan lebih cantik dari hari-hari sebelumnya.
"Boss, aku mau ijin."Ucap Kirana dengan wajah serius.
"Kemana?"Tanya Firgo curiga.
"Aku akan ikut reunian."Tutur Kirana lagi.
"Baik lah, ingat, jangan kembali terlalu malam."Ucap Firgo menujuk Kirana dengan jari telunjuk nya.
"Ya, aku datang hanya untuk balas dendam."Gumam Kirana dengan wajah penuh ambisi.
Firgo yang mengerti pun hanya menggeleng kepala dan kemudian masuk ke dalam villa.
Sementara Kirana yang sudah mendapatkan ijin memilih untuk buru-buru pergi sebelum terlambat.
"Lihat saja, bagaimana aku malam ini."Batin nya sambil melangkah meningal kan villa.
Sementara itu di sisi lain.
"Semua nya sudah lengkap, tapi di mana Kirana? Kenapa dia belum datang ya?"Tanya salah satu dari teman sekelas Kirana yang saat ini sudah berkumpul di sebuah ruangan VIP restoran mahal itu.
Mereka sama-sama duduk di meja bundar yang begitu besar,ada beberapa wanita dan beberapa laki-laki yang pakaian nya semua nya memukau.
"Haha, Kirana? Jelek seperti itu, dia tidak akan berani datang ke acara reuni sekolah."Ucap salah satu dari perempuan di situ.
Namun tiba-tiba saja, pintu ruangan itu terbuka, dan terlihat Kirana yang begitu cantik dan anggun berjalan ke arah mereka semua.
__ADS_1
Semua mata menatap nya, dia terlihat begitu cantik memakai jaket hitam panjang khas wanita Korea, dengan bibir merah cery dan senyum tipis yang sangat manis, mampu membuat para laki-laki yang menatap nya tergila-gila.
Bersambung ....