Sekretaris Sang Prsedir

Sekretaris Sang Prsedir
Bab 13


__ADS_3

Semua mata menatap nya, dia terlihat begitu cantik memakai jaket hitam panjang khas wanita Korea, dengan bibir merah cery dan senyum tipis yang sangat manis, mampu membuat para laki-laki yang menatap nya tergila-gila.


"Wahh,apa itu benar-benar Kirana?"Ucap teman perempuan yang lain.


"Kirana terlihat sangat cantik."Ucap salah satu laki-laki.


"Kirana, sudah lama tidak bertemu, mengapa kau bisa jadi secantik ini?"tanya mereka yang begitu kagum.


"Aduh, kalau bukan karena begadang menyelesaikan pekerjaan, kulit ku pasti jadi lebih cantik."Ucap Kirana membuka jaketnya.


Terlihat dress ungu yang cantik dan sangat elegan di tubuh nya.


"Ini baru bungga kelas."Tutur salah satu teman Kirana memujinya.


"Hmm, cantik juga apa gunanya,masih di selingkuhin,aduh, masalah sebelum pernikahan nya itu sudah di bicarakan di semua grup sekolah, lagian milih laki-laki yang model begituan, Tidak seperti pacar ku baru tiga puluh tahun sudah menjadi menejer."Ucap seorang wanita yang saat itu hadir bersama dengan pacar nya, seperti nya dia cukup tidak suka kepada Kirana.


"Eh, pacar mu,ada teman yang bisa di kenalkan ke Kirana tidak?"Tanya teman perempuan lain nya kepada wanita itu.


"Ada nih, satu laki-laki yang cocok, dia supir pacar ku."Ucap perempuan itu di susul gelak tawa para teman lain.


Sementara ada seorang teman wanita yang seperti nya sangat baik kepada Kirana.


"Emm, kenalin sopir pacar mu ke Kirana, bukan nya itu tidak terlalu baik ya?"Ucap nya merasa tidak enak kepada Kirana.


"Apanya yang tidak baik? Dia baru berusia lima puluh tahun, meskipun sudah cerai dan ada anak, tapi dia cocok dengan Kirana,malah lebih dari cukup."ucapan perempuan itu tak ada habisnya menghina Kirana.


"Tidak perlu repot-repot,aku sekarang hanya ingin fokus bekerja."Jawab Kirana dengan santai nya.


"Jangan begitu Kirana, kalau di tunda-tunda lagi, nanti kau akan menjadi perawan tua, dan tidak bisa melahirkan anak."Sombong wanita itu terus membuly Kirana.


Namun saat Kirana ingin menjawab nya, telpon nya pun bedering.


Ia pun merogoh saku jaket nya dan melihat siapa yang menelpon.


Ternyata itu adalah Firgo.


Kirana pun buru-buru mengeser tombol hijau untuk mengangkat panggilan tersebut.


Call on.

__ADS_1


"Hallo, Kirana, sebentar lagi ada rapat saham mendadak, laporan kemarin kau taruh di mana?"Tanya Firgo di sebrang telpon.


"Ada di bawah laci."Jawab Kirana mengecilkan suara nya sekecil mungkin.


"Aduh, kasihan sekali, sudah malam masih bekerja,gak ada yang mau lagi, kasian sekali."Ucap perempuan itu kembali bersuara.


Kirana pun langsung mematikan telepon tersebut secara sepihak.


Call of.


"Kirana? Hallo?!"Ucap Firgo yang khawatir mendengar seseorang sedang menindas Kirana.


"Ada apa boss?"Tanya Fey.


"Kita ke restoran xxx sekarang juga."Ucap Firgo yang entah dari mana tau jika Kirana sedang ada di restoran itu,atau mungkin dia hafal tempat para alumni mengadakan reunian.


"Baik boss."Patuh Fey yang kemudian memutar balik arah mobil nya menuju tempat itu.


Sementara itu lagi-lagi wanita tadi menyudut kan Kirana, padahal mereka teman sekelas tapi wanita itu begitu jahat.


"Oh iya, Kirana, kau ke sini naik apa? Tidak mungkin di umur segini naik bus umum kan?Tapi aku juga merindukan masa-masa naik bus, tidak seperti sekarang aku cuma bisa naik mobil mewah pacar ku."Ucap wanita itu tidak ada henti-hentinya pamer.


Terlihat seorang laki-laki tampan dengan stelan Jas dan juga kacamata berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Maaf aku telat, hallo semuanya, aku pacar nya Kirana."Ucap Firgo yang kemudian duduk di sebelah Kirana dengan meletakkan kunci mobil Ferarri nya.


Semua mata terpana menatap Firgo termasuk Kirana.


"Itu bukan nya Ferarri ya? Kirana pacar mu benar-benar keren."Ucap para laki-laki kagum dengan Firgo.


"Alah, sewa Ferarri satu hari hanya dua juta saja, Kirana jika pacar mu benar-benar kaya, makan malam hari ini suruh dia yang bayar saja."Tutur perempuan tadi masih belum kapok.


"Boleh, tapi aku memiliki satu syarat, aku aku pacar mu juga membayar nya setengah-setengah dengan ku."Ucap Firgo pintar.


"Haha,baik lah,kami tidak masalah dan kau, makanan di sini itu mahal-mahal, aku harap kau tidak mempermalukan diri sendiri ya."Tutur si wanita masih sombong.


"Oke, sekarang bebas pesan."Tutur Firgo.


"Oke aku mau udang Australia,ikan kukus pedas dan semua sifud nya keluarkan porsi besar."Ucap perempuan itu dengan sombongnya.

__ADS_1


"Dan keluar kan bir termahal yang ada di restoran ini."Ucap Firgo dengan wajah Santai nya.


"Ck, sok sekali ya, apa kau tidak tau sebotol bir termahal itu harga nya berapa? Seperti pernah minum bir mahal saja."Ucap wanita sombong tadi.


"Iya juga ya,aku biasanya tidak minum ini,tapi jika semua suka, tambah satu dus lagi ya! Jadi setelah makan malam selesai,kalian bisa bawa pulang satu botol seorang."Ucap Firgo sambil tersenyum manis.


"Astaga, pacar nya Kirana, benar-benar keren!"Sahut beberapa teman reuni.


"Sombong, lihat saja bagaimana kau akan membayar nya."Gumam wanita sombong itu.


Satu jam pun berlalu, kini makan malam sudah selesai, seorang pelayan masuk ke ruangan VIP itu dengan membawa kertas tagihan.


"Hallo tuan, semuanya empat ratus juta,mau bayar debit atau cas?"Tanya pelayan itu dengan senyum tipis nya.


"Ini kartu ku,di dalam ada dua ratus lima puluh juta, sisa nya minta kepada tuan itu ya!"Ucap Firgo menatap wanita tadi bersama pacar nya.


"Apa? Semahal itu? Aku mana ada yang sebanyak itu? Kredit mobil saja belum lunas."bisik pacar perempuan itu dengan wajah memerah.


"Apa?"Ucap si perempuan kaget.


"Cepat minta maaf kepada Kirana!"Ucap laki-laki itu sambil berbisik emosi.


Perempuan itu pun ketakutan dan berdiri dari duduknya kemudian melangkah kan kaki menghampiri Kirana.


"Kirana,kita kan sudah berteman sejak SMA, hari ini aku mohon jangan mempersulit kami ya."Ucap perempuan itu memelas.


Sementara Kirana tidak memedulikan nya.


"Tidak semua hal bisa di selesaikan dengan mudah, Kirana selama aku ada semua masalah,kau bisa menentukan nya, bagaimana sekarang kita pulang?"Tanya Firgo sambil memegang tangan Kirana.


Mereka pun berdiri dari duduknya dan berjalan pergi dari ruangan itu.


"Hey! Kalian jangan pergi!"Teriak perempuan itu ketakutan.


Namun Kirana dan Firgo tidak mempedulikan nya sama sekali.


"Dasar kau perempuan bodoh tidak tau diri! Kita putus saja!"Ucap pacar nya wanita tadi yang kemudian melayangkan satu tamparan ke wajah teman sekelas Kirana yang angkuh itu.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2