Sekretaris Sang Prsedir

Sekretaris Sang Prsedir
Bab 31


__ADS_3

Sementara itu Kirana benar-benar sudah terpengaruh akan akal jahat sang papa yang ingin menipu nya.


"Pa, awal nya aku tidak ingin melihat papa lagi, tapi setelah tau penyakit yang papa derita, aku benar-benar tidak menyangka."Ucap Kirana memegang tangan sang papa.


"Sudah lah, biar kan saja, mendapatkan maaf mu saja sudah sangat membuat papa bahagia,papa akan pergi dengan tenang nanti nya, dan kau jaga diri mu baik-baik, serta jaga juga mama mu, sampai kan salam papa kepada nya, papa harap dia juga bisa memaafkan papa."Ucap papa nya Kirana dengan wajah sedih yang di buat-buat.


"Pa,tenang lah, aku akan berusaha membantu papa agar bisa operasi,ini alamat tempat tinggal ku, nanti malam datang lah ke sana, sekarang aku pamit dulu, masih banyak urusan yang harus aku selesaikan."Ucap Kirana memberikan kartu nama nya kepada sang papa dan kemudian berjalan pergi dari tempat itu.


"Hati-hati Kirana!"Teriak papa nya Kirana dengan senyum tipis nya.


Kirana melambaikan tangan nya dan kemudian masuk ke dalam taxi untuk segera pulang ke villa.


"Hahaha! Hahaha! Dasar anak bodoh! Dia pikir aku betul-betul sakit?"Ucap papa nya Kirana tertawa renyah setelah kepergian Kirana.

__ADS_1


Dia menyimpan kartu nama tersebut dan kembali berjalan menuju rumah sewaan nya, untuk mengatakan kepada sang istri akan kabar baik ini.


Sementara itu di sisi lain.


"Apa yang harus aku lakukan? Apa aku minta bantuan Firgo saja? Tapi aku takut dia tidak mau membantu karena setau nya papa sangat jahat kepada ku."Batin Kirana kebingungan.


Sementara itu di sisi lain.


"Sayang! Sayang! Lihat lah apa yang aku dapat kan dari anak bodoh itu."Ucap papa nya Kirana sambil berjalan masuk ke dalam rumah nya.


"Ini adalah kartu nama Kirana,dan nanti malam,dia meminta ku untuk datang ke rumah nya, dia sudah percaya jika aku sakit dan dia akan membantu ku."Ucap papa nya Kirana dengan hati bahagia.


"Benar kah itu mas? Bagus sekali, kau benar-benar pintar aku tidak sia-sia sudah menikah dengan mu!"Bahagia nya ibu tiri Kirana setelah mengetahui semua itu.

__ADS_1


Mereka pun saling tawa karena merasa sudah berhasil mendapatkan kepercayaan Kirana kembali.


Malam pun tiba.


"Untung saja Firgo pernah memberikan kartu ATM nya kepada ku untuk keperluan ku sendiri,aku tidak pernah menyentuh ini sebelum nya, tapi demi papa, aku harus memberikan ini kepada papa, dengan begitu Firgo tidak perlu tau jika papa menemui aku."Batin Kirana yang berjalan membawa tas nya hendak keluar dari dalam villa.


Sementara itu, terlihat Virgo yang baru saja masuk ke dalam villa.


"Kirana, jangan pernah menghubungi papa mu lagi, aku sudah bilang ke satpam komplek jika orang yang mengaku sebagai papa mu itu tidak bisa masuk lagi ke sini."Ucap Firgo tiba-tiba.


Hal ini tentu membuat Kirana kaget sekaligus marah, dia tidak menyangka Firgo tau masalah papa nya dan selama ini Firgo hanya diam saja.


"Apa? Apa hak mu memperlakukan papa ku seperti itu? Kau rasa papa ku tidak pantas ada di sini ya? Mengapa kau tidak mengatakan kepada ku terlebih dahulu?"marah Kirana dengan mata berkaca-kaca.

__ADS_1


"Bukan begitu,ini semua aku lakukan demi kebaikan mu."Tutur Firgo.


Bersambung ....


__ADS_2