Sekretaris Sang Prsedir

Sekretaris Sang Prsedir
Bab 24


__ADS_3

Fey terdiam,dia tau bagaimana khawatir nya Kirana jika mengetahui sahabat nya sedang di rawat di rumah sakit sekarang.


"Baik lah,aku tidak akan mengatakan nya, sampai kau sembuh total."Jawab Fey.


"Terima kasih, terima kasih banyak Fey."Ucap Nora bahagia.


"Tapi ada syaratnya."Ucap Fey lagi.


"Apa itu? Katakan."Perintah Nora tidak sabar.


"Kau harus menuruti apa yang aku katakan, dan aku akan menjagamu sampai kau sembuh total."Ucap Fey sambil tersenyum.


"Hanya itu? Baik lah aku berjanji."Ucap Nora dengan wajah senyum nya.


"Bagus, sekarang istirahat,aku akan menemani mu."Ucap Fey sambil mengelus rambut Nora.


Rasa perhatian yang cukup besar dari Fey saat ini, mampu membuat hati Nora berbunga-bunga, dia tidak menyangka jika Fey begitu peduli kepada nya.


"Fey, jika kau menjaga ku seperti ini, bagaimana dengan pekerjaan mu?"Tanya Nora lagi.


"itu gampang,aku akan menghubungi boss,dan meminta cuti sampai kau sembuh."Jelas Fey.

__ADS_1


"Tapi pak Firgo pasti akan mengatakan ini kepada Kirana."Ucap Nora khawatir.


"Masalah itu, dengan boss bisa di atur,aku yakin boss juga tidak mau Kirana khawatir."Ucap Fey lagi.


"Baik lah."Senyum Nora setelah mendengar jawaban Fey.


Siang hari nya.


"Fey belum kembali, di mana dia?"Batin Firgo yang kemudian mengambil ponsel nya dan menelpon Fey.


Call on.


"Kau di mana? Aku melihat mu tadi pagi, pergi buru-buru dan sampai sekarang tidak kasih tau kau ada urusan apa? Apa sekarang kau tidak mau menjelaskan apapun kepada ku?"Tanya Firgo marah-marah di sebrang telpon.


"Boos, maaf kan aku,aku tadi nya ingin menelpon mu, tapi aku masih belum ada waktu."Ucap Fey dengan sedikit pelan.


"Kau di mana? Mengapa suara mu pelan seperti itu, kau tidak berniat menyembunyikan sesuatu dari ku kan?"Tanya Firgo lagi.


"Boss,kau di mana dan ada siapa saja di sisi mu?"Tanya Fey.


"Aku di kantor dan sendiri, mengapa kau bertanya seperti itu."Ucap Firgo curiga.

__ADS_1


"Bagus lah,boss dengar kan aku, jika aku mengatakan sesuatu kau jangan mengatakan ini kepada Kirana oke?"Ucap Fey dari sebrang telpon dengan hati-hati.


"Baik lah, katakan saja ada apa."Kesal Firgo.


"Boss, sebenarnya Nora sedang sakit,dan sekarang di rawat di rumah sakit,tadi pagi aku buru-buru karena membawa nya ke rumah sakit, penyakit lambung nya kambuh."Tutur Fey yang sudah tidak tahan dengan kemarahan Firgo.


"Apa? Nora sakit dan di rawat di rumah sakit?"kaget Firgo.


"Boss, kau sudah berjanji jangan berisik dan jangan sampai Kirana tau,ini permintaan Nora,jika tidak Kirana akan gila karena rasa khawatir nya terhadap Nora."Ucap Fey.


"Baik lah baik dan sekarang bagaimana keadaan sahabat nya Kirana itu? Mati lah aku jika dia tau aku menyembunyikan hal besar ini."Ucap Firgo khawatir.


"Dia baik-baik saja,tapi harus di rawat tiga hari di rumah sakit, dan aku ingat minta cuti selama itu untuk merawat dan menemani Nora."Jelas Fey dengan serius.


"Baik lah, jaga dia saja, aku akan bilang jika kau ada urusan keluarga saat Kirana bertanya."Ucap Firgo penuh kompak.


"Terima kasih banyak boss,aku tutup dulu telpon nya."Ucap Fey yang kemudian mematikan telepon tersebut secara sepihak.


Call off.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2