Sekretaris Sang Prsedir

Sekretaris Sang Prsedir
Bab 35 (END)


__ADS_3

Ya Kirana tau ini kewajiban nya, dan dia tidak mungkin lagi bisa menolak permintaan dari suaminya itu.


Selanjutnya iamajenasi kan saja kalian sendiri ya para reader ku, maklum mendekati puasa aku tidak mau menambahkan dosa.


....


Lima tahun kemudian.


"Nora, aku pikir aku ingin menambah satu anak lagi."Ucap Kirana yang saat itu berdiri di taman bermain dengan Nora.


"Kirana kau ini kenapa? Ada satu anak saja sudah membuat kita kesusahan." Ucap Nora menguncang tubuh Kirana.


"Maksud nya?"Tanya Kirana kebingungan.


"Kau lupa ya? Anak waktu kecil, malam-malam bangunin kita puluhan kali."Ucap Nora.


"Tapi anak ku, waktu kecil tidur nya sampai pagi."Ucap Kirana merasa bingung.


Seketika Nora menatap nya dengan tatapan aneh.


Flashback on.


"Tidur ya sayang, jangan menagis,papa di sini, sssst, diam jangan bangunkan mama."Ucap Firgo.


Flashback off.


"Kita jadi mama harus jaga anak kita, kalau papa nya lebih baik dia pasti akan lebih dekat dengan papa nya."Ucap Nora menasehati Kirana.

__ADS_1


"Tidak begitu, anak ku juga suka padaku."Ucap Kirana sambil tersenyum.


Flashback on.


"Nak,kamu sudah lima hari tidak makan sayur, nih makan sedikit."Ucap Firgo meletakkan sayur di piring anak perempuan mereka yang berusia empat tahun.


"Papa aku gak mau makan sayur."Ucap anak nya Firgo dan Kirana yang bernama Lili.


"Mengapa begitu, banyak makan sayur itu baru sehat."Ucap Firgo marah.


"Sayang,mama kasih kamu Snack mau?"Bisik Kirana sambil tersenyum jahil.


"Mau mau, aku paling Sayang mama."Ucap Lili dengan antusias nya.


"Kirana, kau memberikan nya makanan ringan lagi ya? Jangan makan Lili."Ucap Firgo marah.


Sementara Kirana hanya tersenyum menang.


"Hmm,papa sudah banyak berkorban,tapi kenapa papa malah tidak di sukai?"Sedih Firgo.


Sementara itu Kirana tertawa melihat ekspresi wajah suami nya.


Flashback on.


"Astaga, ternyata suamimu yang menjaga anak? Pantesan kau tidak merasa lelah."Ucap Nora kepada Kirana.


"Ya, Fey juga seperti itu kan?"Tanya Kirana lagi.

__ADS_1


"Iya, tapi menyebalkan sedikit."Ucap Nora kepada Kirana.


"Haha, kau ini ada-ada saja ya."tawa Nora.


"Kami datang!"Ucap Firgo mengendong Lili sementara Fey mengendong Zidan.


Ya setelah setahun pernikahan Kirana dan Firgo mereka di karuniai seorang anak ya itu Lili.


Sementara Fey dan Nora menikah setelah Kirana melahirkan anak nya itu, itu artinya Zidan lebih muda dari Lili.


"Mama!"Ucap mereka berdua memeluk mama nya masing-masing.


"Boss,kau pegal tidak?"Tanya Fey kepada Firgo.


"Sangat, bagaimana kita pulang sekarang?"Tanya Firgo kepada Kirana.


Saat ini mereka sedang berada di taman bermain, untuk mengajak anak-anak mereka main di wahana.


"Yaudah, ayo kita pulang,ini juga sudah larut."Ucap Kirana.


"Oke."Jawab Nora.


Mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing dan akhirnya kembali ke villa, dan Nora pulang ke rumah depan villa Kirana.


Begitu lah kehidupan kedua keluarga kecil yang sangat penuh keharmonisan itu, setelah melewati beberapa rintangan dan masalah dalam pekerjaan atau cinta, pada akhirnya mereka menuai kehidupan yang manis setelah patah hati.


Yang jahat mendapatkan balasan,dan yang baik menemukan kebahagiaan, yabg sebelumnya tidak pernah mereka dapat kan.

__ADS_1


TAMAT.


__ADS_2