Sekretaris Sang Prsedir

Sekretaris Sang Prsedir
Bab 28


__ADS_3

Kirana sendiri hanya tersenyum bahagia, tidak di sangka akhirnya dia bisa memakai gaun pengantin yang mewah seperti itu.


"Baik lah, aku ambil yang ini, tolong suruh karyawan nya mengantar ke villa."Tutur Kirana kepada pelayan tersebut.


"Baik nona."Jawab pelayan itu patuh, karena gaun itu besar dan berat mana mungkin calon nyonya akan membawa nya sendiri.


Setelah selesai fiting gaun pengantin, Kirana pun keluar dari dalam butik tersebut untuk segera pulang, namun Firgo sama sekali belum menjemput nya, entah karena urusan nya belum selesai atau ada kemacetan.


Kirana pun akhirnya memutuskan untuk menunggu Firgo di depan butik itu.


Namun tidak lama kemudian.


"Nak, Kirana! Apakah ini kau? Ini benar-benar kau?"Tanya seorang laki-laki menghampiri Kirana.


Kirana yang melihat itu sontak kaget, karena laki-laki itu adalah papa nya sendiri.


"Siapa kau? Dan siapa anak mu?"Ucap Kirana dengan wajah datar nya.

__ADS_1


"Nak kau tidak mengenal papa lagi?"Tanya papa nya Kirana dengan wajah sedih.


"Waktu kau meningal kan aku dan mama ku,apa kau pernah memikirkan aku ini anak mu? Dan sekarang ada apa datang mencari ku?"Tanya Kirana dengan nada ketus.


Tepat saat itu, seorang scurity di butik itu pun datang menghampiri mereka.


"Nona,ada yang bisa saya bantu? Anda kenal dia?"Tanya scurity tersebut kepada Kirana.


"Aku tidak mengenalnya."Ucap Kirana dengan wajah kesal.


"Baik,anda ikut saya, jangan mengangu pelanggan butik."Ucap scurity tersebut yang kemudian menarik tangan papa nya Kirana pergi dari sana.


Sebelum dia pergi papa nya Kirana sengaja menjatuhkan sesuatu di hadapan Kirana,itu berupa kertas yang di lipat segi empat.


Kirana yang menyadari itu pun, merunduk dan mengambil kertas tersebut, karena penasaran dia pun membuka lipatan kertas itu dengan hati-hati.


"Gagal ginjal?"Kaget Kirana, karena itu adalah sebuah surat dari rumah sakit yang memberitahukan bahwa saat ini ayah nya sedang sakit gagal ginjal.

__ADS_1


Namun tiba-tiba mobil Firgo pun berhenti die di depan nya.


"Sayang, apa yang sedang kau pikir kan? Ayo masuk mobil,ini sudah sore."Ucap Firgo yang membuka pintu mobil nya.


Kirana Tampa mengatakan sepatah kata pun, berjalan masuk ke dalam mobil itu.


Firgo kembali menyala kan mesin mobil dan mereka pun melaju pergi dari butik tersebut.


"Sayang, ada apa dengan mu? Apa ada maslaah dengan gaun hari ini? Aku bisa mengganti butik lain untuk kau memilih gaun."Ucap Firgo sambil fokus mengemudi mobil nya.


"Tidak sayang, semuanya lancar, bagaimana dengan urusan gedung nya? Tadinya ada sedikit masalah, tapi mama datang dan hampir mengamuk di sana, akhirnya semua selesai, kau benar, semua urusan butuh perempuan."Ucap Firgo sambil tersenyum manis.


"Haha, mama emang wanita tangguh yang terbaik."Ucap Kirana mengacungkan jempol nya.


Sementara itu di sisi lain.


"Aku harus melakukan cara apa lagi? Dia benar-benar terlihat membenci ku, Semoga saja dia melihat kertas yang sudah aku Campakan tadi."Ucap papa nya Kirana Mondar-mandir di ruang tengah kontrakan nya.

__ADS_1


Ya, demi untuk mengambil kekayaan dari Kirana, mereka sekeluarga kembali ke kota itu,ini adalah rencana jahat dari mama tiri nya Kirana.


Bersambung ....


__ADS_2