Sekretaris Sang Prsedir

Sekretaris Sang Prsedir
Bab 23


__ADS_3

"perusahaan pacar?"Tanyanya.


"Ya, aku sudah mempunyai pacar dan pacar ku adalah CEO di perusahaan ini, sekarang kau sudah tau kan, jadi silahkan pergi aku benar-benar jijik melihat sampah bau seperti mu!"Hina Kirana.


"Kurang ajar! Sebaiknya kau sadar,aku mau berbaikan saja seharusnya kau sudah senang, mengapa kau malah jual mahal seperti ini,dan pura-pura memiliki pacar kaya, aku pikir aku percaya?"Marah laki-laki tersebut.


"Jika kau tidak percaya, aku ada bukti nya."Ucap seseorang berjalan menghampiri Kirana.


Kirana berbalik dan melihat laki-laki itu,yang ternyata adalah Firgo.


"Aku dengar ada yang menggangu pacar ku, apa itu kau?"Tanya Firgo menatap mantan tunangan Kirana.


"Kau! Ternyata benar?"Tanya nya menujuk Firgo.


"Singkirkan tangan kotor mu itu!"Ucap Firgo menatap marah mantan tunangan Kirana.


"Kirana, jadi kau lebih memilih dia dari aku? Kalian wanita, sama-sama mata duitan!"Ucap mantan tunangan Kirana.


Bukh ... Bukh.

__ADS_1


Dua pukulan keras dari Firgo akhirnya mendarat di wajah dan perut mantan tunangan Kirana.


"Jangan bicara lagi! Jika kau sekarang tidak pergi,aku jamin kau akan kehilangan kepala mu!"Marah Firgo.


Merasa takut dengan kemarahan Firgo, laki-laki itu pun bergegas pergi dari depan perusahaan itu.


"Sayang,kau baik-baik saja? Kedepannya jangan berususan dengan manusia itu lagi,dan terima kasih sudah menangkan aku."Ucap Firgo sambil membelai rambut Kirana.


"Aku, aku tidak akan berurusan dengan nya lagi, tapi kau, kau begitu keren!"Ucap Kirana yang sekarang menjadi kebiasaan nya menyebut kata keren untuk memuji Firgo.


Sementara itu di sisi lain.


Tidak biasa nya dia seperti itu.


"Fey! Ada apa? Kau mau ke mana?"Tanya Firgo kepada Fey dengan sedikit berteriak.


Namun Fey tak mendengar nya, dia buru-buru masuk ke dalam mobil dan pergi meningal kan kantor itu segera.


"Ada apa dengan nya?"Tanya Kirana kebingungan.

__ADS_1


"Aku juga tidak tau."Jawab Firgo ikut bingung.


"Apa mungkin dia ingin bertemu dengan Nora?"Tanya Kirana lagi.


"Kalau emang benar, seharusnya dia senang tapi wajah nya terlihat sangat khawatir."Ucap Firgo lagi.


"Aku khawatir ada yang terjadi kepada Nora."Ucap Kirana.


"Sudah, jangan berfikir begitu, di sini Nora sekarang ada Fey, meskipun mereka baru dalam tahap perkataan, tapi aku percaya Fey dia laki-laki yang bertanggung jawab, seperti ku."Ucap Firgo sambil tersenyum untuk mengalihkan rasa gelisah Kirana.


"Hmm, kau ini."Ucap Kirana mau tidak mau kembali tersenyum manis.


"Sekarang kita kembali masuk ke dalam saja ya, nanti aku akan menghubungi Fey untuk tau apa yang terjadi dengan nya."Ucap Firgo yang kemudian mengandeng Kirana kembali masuk ke dalam kantor dan melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing.


Sementara itu di sisi lain.


"Astaga, jika aku tadi tidak cepat sedikit kau akan kehilangan nyawa mu, mengapa kau makan makanan pedas terlalu banyak? Aku sudah menasehati mu karena lambung mu yang bermasalah akan membuat mu sakit."Marah Fey kepada Nora yang saat ini sudah berbaring di ranjang rumah sakit.


"Maaf kan aku, tapi tolong berjanji lah jangan beri tau Kirana soal ini sebelum aku sembuh total,dia akan mengamuk."Ucap Nora sambil memegang tangan Fey.

__ADS_1


Fey terdiam,dia tau bagaimana khawatir nya Kirana jika mengetahui sahabat nya sedang di rawat di rumah sakit sekarang.


__ADS_2