
"apa? Kamu masih bekerja? Aku kasih tau ya, sekarang ini kalau gaji sebulan tidak mencapai lima puluh juta itu tidak termasuk bekerja."Ucap bibi pedas kepada Kirana.
Kirana terdiam rasanya ingin sekali dia menampar wajah bibi pedas itu.
"Tapi kalau perempuan ya, mending nikah muda,jadi ibu rumah tangga, mending ngurusin rumah saja,ini baru hal benar."Cerocos bibi pedas itu.
Kirana pun bingung harus menjawab apa kepada bibi itu.
"Dengar ya, waktu kita muda,pemikiran kita ibu berbeda, jangan samakan pemikiran mu dengan nya."Ucap kakek kepada bibi pedas.
"Pa, mereka masih belum menikah kau sudah membela nya, lihat lah Kakek nya Firgo ini, dia begitu baik pada mu,ayo lah nikah muda saja. Ucap bibi pedas kesal.
"Sudah lah sudah,kau jangan mempersulit calon cucu menantu ku lagi, sebaiknya kau pulang saja."Ucap kakek.
Sementara itu Kirana hanya tersenyum melihat bibi pedas dan Kakek nya Firgo berkelahi.
"Astaga! Kesal sekali."Ucap bibi itu yang kini melanjutkan makan nya.
Mereka pun akhirnya melanjutkan makan itu.
__ADS_1
Malam harinya.
"tadi bagaimana?"Tanya Firgo kepada Kirana.
Saat ini mereka berdua sudah berada di dalam mobil menuju lembah ke villa.
"Emm, Kakek terus membela ku, bibi pedas sampai tidak bisa berkata apa-apa."Ucap Kirana sambil tersenyum geli.
"Haha, bahagia sekali Kakek melihat mu hari ini."Ucap Firgo tau jika Kakek nya sangat menyukai Kirana.
"Aku juga bahagia bisa bertemu dengan kakek."Ucap Kirana yang kemudian memberikan senyum termanis nya untuk Firgo.
"Baik lah boss!"Ucap Kirana sambil mengoda Firgo.
Satu bulan kemudian.
"Kirana,di luar ada seseorang yang ingin bertemu dengan mu,dia laki-laki, aku harap Firgo tidak melihat."Ucap Fey kepada Kirana.
"Siapa?"Tanya Kirana kebingungan.
__ADS_1
"Aku tidak tau, sudah lah temui saja, aku juga muak melihat nya mondar mandi di depan perusahaan."Ucap Fey yang kemudian berlalu pergi dari sana.
"Hmm, siapa ya?"Batin Kirana yang kemudian berdiri dari duduknya dan berjalan keluar dari kantor tersebut.
Saat tiba di depan perusahaan, terlihat seseorang yang mengunakan jaket dengan menatap wajah Kirana.
"Kau? Mau apa kau mencari ku?"Ucap Kirana memasang wajah marah melihat laki-laki berjaket hitam itu.
"Kirana, maaf kan aku, aku ingin kembali pada mu, maaf kan aku, aku sudah berpisah dengan perempuan mata duitan itu aku ingin kita mengulang kembali cinta kita, sekarang kau sudah sangat kaya kerja di perusahaan besar tolong balikan dengan ku dan berikan aku pekerjaan."Ucap laki-laki itu berlutut di depan Kirana.
Ya laki-laki itu adalah mantan tunangan Kirana yang menghianati Kirana.
"Apa? Kau mencari ku karena kau sudah jatuh miskin dan di campakkan oleh mantan istri mu?"Ucap Kirana dengan wajah galak nya.
"Kirana aku mohon maaf kan Ku, aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan ku lagi."Ucap laki-laki itu.
"Sampah sudah ku buang tidak akan pernah ku pungut lagi, sebaiknya kubur saja mimpi mu untuk kembali itu dalam-dalam, aku jijik melihat mu, dan pergi dari sini, jangan merusak pemandangan di perusahaan pacar ku."Ucap Kirana menekan kata pacar di akhir kalimat nya.
Laki-laki itu tercengang dan menatap Kirana dengan tatapan tidak percaya.
__ADS_1
Bersambung ....