
"heem, lewati tahun baru bersama pacar, itu baru seru."Ucap Firgo mulai memanas-manasi Nora.
Sementara itu Nora mengaduk aduk makanan nya menahan marah.
"Sudah lah,ayo makan."Ucap Kirana menengahi.
Mereka pun kembali makan bersama.
"Kirana ini undang ... "Ucap Nora terhenti.
"Aku sudah mengupas kan banyak udang untuk nya."Ucap Firgo lagi.
Sementara Kirana sibuk dengan rambut nya yang menggangu saat makan.
Nora yang melihat itu pun buru-buru mengambil tas nya dan mencari ikat rambut.
Namun lagi-lagi ia di dahulukan oleh Firgo.
"Makan lah, ada aku di sini,kau akan puas makan."Ucap Firgo sambil mengikat rambut Kirana.
"Hmm, aku pergi dulu,kalian lanjut makan lah."Ucap Nora yang kemudian mengambil tas nya dan berjalan keluar dari restoran.
Kirana yang melihat itu pun, buru-buru mengejarnya nya.
"Kau mengangapa buru-buru mau pergi?"Tanya Kirana memegang tangan Nora.
"Aku umum kan,pak Firgo itu, lolos tes,bisa di lihat dia lebih baik ke kamu."Ucap Nora sambil tersenyum.
"Tapi mengapa wajah mu tidak senang tadi?"Tanya Kirana.
"Huh, aku hanya takut dia tidak baik ke kamu, takut kamu terluka lagi,dan aku juga takut dia terlalu baik ke kamu. Dan kamu jadi tidak memerlukan aku"Ucap Nora kembali memasang wajah sedih.
"Siapa bilang aku tidak perlu kau lagi,aku sangat perlu, sangat perlu dengan mu, beberapa tahun ini,yang menemani aku itu kamu kehadiran mu lebih dari siapapun."Ucap Kirana ikut sedih.
Kirana kembali mengingat bagaimana baik nya Nora kepada nya, saat itu Kirana kehabisan uang bahkan membeli makanan saja dia tidak sanggup hanya Nora lah yang selalu ada di sisi nya dan berbagai segala hal yang dia punya untuk Kirana.
Di saat Kirana di rawat di rumah sakit, hanya Nora lah yang menemani nya, sementara calon suaminya sibuk dengan selingkuhan nya sendiri.
Sampai saat di mana Kirana dan Nora sama-sama mengerbek tuanangan Kirana yabg berselingkuh Nora dengan tegas membela Kirana dan mengajar laki-laki yang sudah membuat sahabat nya malu.
"Sudah, jangan bersedih, sekarang kau sudah menemukan yang lebih baik, meskipun nantinya kita akan jarang bertemu, untuk kamu aku bahagia banget."Ucap Nora menghapus air mata Kirana.
"Tidak boleh,kita harus sering bertemu."Ucap Kirana kepada Nora.
"Kau ini seperti ads waktu banyak saja,mau Temani Sahabat sekaligus pacaran."Jawab Nora.
__ADS_1
"Dia ada Waktu banyak!"Ucap Firgo yang tiba-tiba menghampiri mereka berdua.
Sontak Kirana dan Nora menatap Firgo Seca bersamaan.
"Siapa bilang kalian berdua akan jarang bertemu, ini adalah kunci rumah Yang ada di depan villa kami, aku belikan ini sebahagia Hadiah jadian untuk Kirana, jika dia ingin memberikan nya kepada sahabat nya, tidak masalah."Ucap Firgo sambil menunjuk kunci rumah yang ada di tangan nya kepada Kirana dan Nora.
Ya ini lah penyakit orang kaya, sebelum nya beberapa hari ini Firgo tau Kirana sangat dekat dengan Sahabat nya ya itu Nora, jadi dia meminta Fey untuk membujuk pemilik rumah lantai tiga yang ada di depan villa untuk menjual dengan harga mahal karena rumah itu juga sudah kosong satu bulan karena pemilik nya sering dinas di luar kota, Firgo yang tau akan ada hari ini pun menyiapkan semua nya dengan matang.
"Aaaa! Senang nya!"Ucap Kirana mengambil kunci itu.
"Kirana kau?"Ucap Nora tidak percaya.
"Ini untuk mu saja sahabat ku, kita akan jadi tentanga!"Ucap Kirana Begitu bahagia.
"Aaa Kirana aku sayang pada mu!"Teriak Nora dan akhirnya mereka berpelukan.
Sementara Firgo hanya melihat mereka dengan senyuman.
"Sudah-sudah, ayo pulang,Nora kau pulang sendiri atau kami antar?"Tanya Firgo kepada Nora.
"Ehh, bukan nya malam ini kalian akan ada pertemuan keluarga? Sebaiknya siap-siap,aku bisa pulang sendiri."Ucap Nora.
"Mana boleh begitu."Ucap Kirana mengedip kan mata nya ke arah Firgo.
"Ah iya,kau tunggu di sini, sebentar lagi akan ada yang mengantarkan mu."Ucap Firgo kepada Nora.
"Nora,kau juga kan sudah lama menjomblo,jadi sebaiknya kau coba membuka hati untuk seseorang."Ucap Kirana menggoda Sahabat nya.
"Tapi aku,aku tidak mengerti."Ucap Nora kebingungan.
"Kami pergi dulu, kau jangan bergerak lima menit dia tiba."Ucap Firgo yang kemudian menarik Kirana ke mobil nya.
"Hati-hati!"Ucap Nora.
Kiranya melambaikan tangan nya sambil tersenyum.
Setelah itu mereka pun masuk ke dalam mobil dan meningal kan Nora di depan restoran tersebut.
"Sayang, apa menurutmu ini akan berhasil?"Tanya Kirana kepada Firgo.
"Ya, pasti, Fey menyukai nya, dan dia meminta ku untuk membantu nya mendekati sahabat mu itu."Jawab Firgo sambil tersenyum.
"Sebenarnya hubungan Fey dan kau sangat dekat aku rasa kalian ini bukan sekedar anak buah dan boss, tapi sudah seperti saudara."Ucap Kirana lagi.
"Ya, Fey itu adalah sahabat ku."Jawab Firgo singkat.
__ADS_1
"Astaga, pantesan saja "Gerutu Kirana kesal karena baru di kasih tau.
Ya, ternyata Fey menyukai Nora diam-diam,dia selalu melihat Kirana dan Nora Berjalan bersama dan itu membuat nya terpesona akan Nora.
Sebagai sahabat yang baik Kirana dan Firgo pun ikut membantu untuk mempersatukan mereka.
"Kau Nora kan?"Tanya seseorang dari arah belakang Nora.
Nora berbalik dan melihat laki-laki tampan yang berdiri di belakang nya.
"Eh, iya, kau ini siapa?"Tanya Nora gugup.
"Aku, aku adalah asisten nya boss Firgo, kau mau pulang bersama ku? Aku akan mengantar mu."Ucap Fey.
"Baik lah, apa tidak merepotkan?"Tanya Nora lagi.
"Sama sekali tidak,kau adalah sahabat calon nyonya kami."Tutur Fey sambil tersenyum manis.
"Ada-ada saja, yasudah ayo."Ucap Nora setuju.
Dia pun masuk ke dalam mobil Fey.
"Rumah mu di mana?"Tanya Fey lagi.
"Di jalan xxx,tapi beberapa hari lagi aku mungkin akan pindah ke rumah depan villa boss kalian."Ucap Nora.
"Benar kah?"Tanya Fey kaget.
"Ya, ini semua di artur Kirana dan boss mu itu."Jawab Nora.
"Boss, dia benar-benar membantu ku secara tidak langsung,boss aku menyayangimu."Batin Fey berjingkrak mendengar ucapan Nora tadi.
Tidak lama kemudian, mereka pun tiba di rumah Nora.
"Tuan, terima kasih sudah mengantarkan aku."Ucap Nora.
"Aku Fey "Ucap Fey mengulur tangan nya untuk berkenalan dengan Nora.
Mereka saat ini masih berada di dalam mobil Fey.
"Aku Nora, apa mau mampir untuk minum teh dulu?"Tanya Nora kepada Fey.
"Hmm, boleh."Ucap Fey dengan hati berbunga-bunga.
"Laki-laki ini,lucu sekali."Batin Nora gemas.
__ADS_1
Bersambung ....