Selesai Sebelum Memulai

Selesai Sebelum Memulai
First Page: Dewasa Mandiri


__ADS_3

Pagi yang cerah,


Kehangatan yang terpancar dalam sebuah keluarga...


Perkenalkan dia adalah Lyna tokoh utama dalam cerita ini "Lyna"


Dia adalah anak tunggal, ayahnya seorang arsitek dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Lyna baru saja menyelesaikan S1 jurusan manajemen bisnis. Mimpinya dulu adalah ingin menikah muda, tapi sekarang itu hanyalah angan-angan.


Lyna senang melihat keharmonisan kedua orang tuanya, itulah yang menyebabkan dia punya keinginan untuk menikah muda. keluarganya hidup berkecukupan, tapi itu tidak membuat Lyna dimanja oleh orang tuanya. karena ia anak satu-satunya ia dilatih mandiri oleh orang tuanya


Di pagi yang cerah, mereka berkumpul di meja makan, setiap pagi mereka selalu menyempatkan untuk sarapan bersama sebelum memulai aktifitasnya masing-masing.


“Bahagianya melihat hubungan orang tuaku, aku pengen punya kehidupan rumah tangga seperti mereka. Hmmm gima mau cepat menikah, sekarang saja tidak ada seseorang pria yang mendekati...”gumam Lyna


Setelah menyelesaikan studinya Lyna melamar pekerjaan di beberapa perusahaan terkenal di kota A.


“Lyna apa rencanamu hari ini...?” tanya ibu Lyna


“Sepertinya hari ini dia akan mengantar lamaran pekerjaan ke beberap perusahaan bu..” ucap Lyna


“Baiklah semangat anak ibu dan ayah, kami selalu mendoakan Lyna tersayang” ucap ibu Lyna

__ADS_1


“Terima kasih ibu ayah, Lyna sayang kalian” saut Lyna


Lyna pergi menuju perusahaan-perusahaan yang sudah ia pilih untuk melamar pekerjaan di sana, dan melakukan beberapa wawancara. Ia tidak sendiri, Lyna pergi melamar pekerjaan bersama dua orang sahabatnya yaitu Etta dan Liona. Etta dan Liona adalah sahabat Lyna sejak kuliah, mereka selalu bersama kemanapun dan melakukan apapun.


“Bagaimana ini apakah kalian gugup..” kata Liona


“Sangat gugup,” ucap Lyna


“Bagaimana kalau kita gagal atau hanya satu, dua orang saja dari kita yang diterima” kata Liona


“Kita sudah berusaha apapun hasilnya itulah yang terbaik’ kata Lyna


“Iya benar kata Lyna, berdoa saja semoga kita diterima dan bisa terus bersama” ucap Etta.


“Lyna ada apa kenapa kamu begitu gelisah” ucap ayah Lyna


“Hari ini pengumuman penerimaan pegawai baru aku sangat gugup ayah” saut Lyna


“Tak usah begitu cemas Lyna, apapun hasilnya nanti somoga itu yang terbaik buat kamu” Ucap ayah


“Iya ayah. Ayah bagaimana dengan proyek baru ayah apakah bejalan dengan lancar” tanya Lyna

__ADS_1


“Sejauh ini berjalan dengan baik, masalah dalam sebuah pekerjaan itu pasti ada, tapi hanyalah masalah kecil. Kau tak perlu menghawatirkannya” saut ayah


Keadaan sebagai kepala rumah tangga dimana ia harus terus berusaha mengutamakan keluarganya. Meskipun berbagai masalah datang dalam proyek pembangunan yang sedang di kerjakannya, namun ayah Lyna tetap berusaha tenang ketika bersama  istri dan anaknya. ia tidak ingin membebani keruarganya.


“Tenang saja Lyna, kau tak perlu menghawatirkan ayah dia ahlinya dalam pekerjaanya” ucap Ibu Lyna


“Ahhh iya ibu kau benar, hehhe” saut Lyna


“Lyna kau hari ini mau kemana? Apakah dirumah saja?” Tanya Ibu


“Hari ini sepertinya aku ingin ke rumah Etta, aku ingin bertemu Etta dan Liona untuk menerima hasil pengumuman pegawai baru bersama-sama” Saut Lyna


“Ada apa ibu, apa ada sesuatu yang bisa aku bantu” kata Lyna


“Ahhh tidak apa-apa, kau hati-hati dan jangan pulang terlalu larut” kata Ibu


Seorang ibu yang sangat memperdulikan putri satu-satunya, dan seorang istri yang sangat mendukung suaminya


“Baik ibu, aku pergi dulu” ucap Lyna


 

__ADS_1


Tak lama Lyna pun pergi...


__ADS_2