
Pada saat pertemuan keluarga itu Aron tidak dapat berkata banyak, karena di sana tidak hanya ada dirinya dan keluarganya, tetapi ada Zoe dan keluarganya. Ia memilih untuk membicarakannya lagi dengan kedua orang tuannya nanti, agar mereka dapat memikirkannya kembali tentang perjodohan tersebut.
“Aron nanti kau antarkan Zoe pulang terlebih dahulu ya, karena kami para orang tua masih ada yang dibicarakan” ucap Ibu Aron
Ketika Arong ingin mengantarkan Zoe Pulang. Tidak sengaja ibu Lyna melihatnya sedang membukakan pintu mobilnya untuk seorang wanita, wanita itu adalah Zoe.
“Itu Aron, siapa wanita yang bersamanya. Sepertinya bukan Lyna. Sebaiknya aku hubungi Lyna dan menanyakannya” ucap ibu Lyna
Ibu Lyna kemudian menghubungi Lyna dan menanyakan keberadaannya, apakah ia sedang bersama Aron sekarang? Mengetahui anaknya yang sekarang berada di rumah Liona, ibu pun bertanya pada Lyna.
“Lyna barusan ibu melihat Aron yang membukakan pintu mobilnya untuk seorang wanita. Apakah kamu mengetahuinya” tanya Ibu
Lyna sempat terdiam, ia berfikir apakah itu wanita yang sama dengan yang ia lihat waktu itu. Lyna pun menanyakan ciri-ciri wanita yang ia lihat sekilas itu pada ibunya.
“Ibu apa wanita yang kau lihat itu, dia cantik, lalu rambutnya pendek sebahu” tanya Lyna
Setelah ibunya mengatakan bahwa itu wanita yang terlihat sama, Lyna sangat terkejut, Lyna mengatakan pada ibunya, mungkin saja wanita itu rekan bisnis Aron yang sedang ia temui. Lyna tidak ingin ibunya mengkhawatirkan hubungannya dengan Aron, kalau ia katakan bahwa ia juga tidak mengetahui wanita itu.
__ADS_1
Lyna mencoba memikirkan bagaimana untuk mengatasi masalahnya sendiri, tanpa melibatkan banyak orang, karena ia sendiri belum mengetahui faktanya.
Lyna yang saat itu sedang menginap di rumah Liona bersama Etta, ia mencoba bersikap santai meskipun perasaannya sangat cemas, ia kemudian menghubungi Aron dan menanyakan keberadaannya. Aron pun berkata jujur padanya bahwa sekarang ia sedang diperjalanan untuk pulang.
“Sekarang aku di perjalanan untuk pulang. Kenapa? Kau merindukanku?” tanya Aron
“Iya aku merindukanmu, kau sendiri?” tanya Lyna
“Hmmm, iya” sahut Aron
“Kalau begitu, berhati-hatilah” sahut Lyna
Hari weekend
Lyna berniat mengajak Aron untuk pergi bersama, dan ia ingin memeriksa siapa wanita yang bersama Aron pada waktu itu. Namun Aron mengatakan bahwa ia harus mengunjungi kedua orang tuanya. sehingga membuat Lyna mengurungkan niatnya tersebut.
Aron pergi kekediaman orang tuanya, ia ingin berbicara tentang perjodohannya dengan Zoe. Ia ingin membatalkan perjodohan itu dan memberitahukan bahwa ia telah memiliki kekasih.
__ADS_1
Setelah mengetahui Aron tidak dapat pergi bersamanya, Lyna pun pergi mengunjungi makam ayahnya dan ia bertemu dengan Dion ketika di perjalanan. Mereka pun mengunjungi makam ayah Lyna bersama.
Setelah dari makam, Dion mengaja Lyna untuk pergi bersantai sebentar karena ia melihat wajah Lyna yang saat itu terlihat murung.
“Aku melihatmu, sepertinya ada sesuatu yang terjadi padamu. Apa kerjaanmu lancar?” ucap Dion, yang sebenarnya mencurigai hubungan Lyna dan Aron ada sedikit masalah.
“Kerjaanku sejauh ini baik. Tapi ada beberapa hal yang sangat mengganggu pikiranku” sahut Lyna
“Kalau kau tidak keberatan, ceritakan saja. Mungkin aku bisa membantumu. Apa ini mengenai hubunganmu dengan Aron” ucap Dion
Lyna hanya terdiam sambil menatap wajah Dion "Apa Dion merasakan sesuatu yang salah mengenai hubunganku dengan Aron" gumam Lyna
Dion pun mencoba memahami keadaan Lyna dan ia mencoba mengingat kembali perkataan Lyna di saat ia mabuk karena minum.
“Hal yang mengganggu pikirannya? Dia pernah mengatakannya pada waktu itu” gumam Dion
(Yahhh aku melihatnya, mengapa kau tak mengatakan apa-apa denganku, mengapa kau menutupinya dariku.. Huhff ini sangat mengganggu pikiranku) ep. 37 "Aku ingat-ingat lagi, sepertinya itu yang Lyna katakan" gumam Dion
"Apakah masalahnya ini ada kaitannya dengan perkataannya waktu itu ?" gumam Dion
__ADS_1