Selesai Sebelum Memulai

Selesai Sebelum Memulai
Page 10


__ADS_3

Melihat Lyna yang sangat khawatir Aron pun mencoba membereskan gosip yang tengah rame menjadi perbincangan di kantor. Ia tidak ingin melihat Lyna bersedih, karena menjadi bahan pembicaraan orang-orang di kantor.


Keesokan harinya, datang seorang wanita cantik bernama Yura ke kantor yang mencari Aron dan mengatakan bahwa ia adalah kekasih Aron.


Mengetahui hal tersebut para pegawai pun terkejut dengan yang dikatakan wanita tersebut.


“Bukannya pak Aron sekarang lagi dekat dengan sekertaris Lyn” gumam pegawai kantor


“Entahlah, mungkin hubungan mereka memang hanya sebatas atasan dan sekertaris saja. Buktinya wanita tadi mengatakan bahwa di adalah kekasih pak Aron” sahut pegawai yang lain


Yura berjalan masuk ke ruangan Aron dan ia pun berpapasan dengan Lyna. Lyna baru pertama kali melihat wanta cantik datang menemui Aron, dan ia berfikir mungkin itu hanyalah rekan kerjanya saja.


Lyna kembali ke tempat kerjanya, dan ia mendengan orang-orang kantor membicarakan wanita cantik yang datang menemui Aron,


“Apa kalian melihat wanita cantik yang berusan lewat dan barusan masuk ke ruangan pak Aron” ucap pegawai A


“Iya, kami melihatnya memangnya kenapa” sahut para pegawai


“Ternya dia adalah kekasih pak Aron” jawab pegawai A


“Kau serius, dari mana kau mengetahuinya? Bukankah pak aron sedang dekat dengan sekertaris Lyn” tanya para pegawai

__ADS_1


“Dia memang benar kekasih pak Aron, tadi waktu di lobby dia sendiri yang mengatakannya. Aku mendengar jelas apa yang dikatakan wanita itu” sahut pegawai A


“Terus bagaimana dengan sekertaris Lyn” ucap pegawai B


“Rntahlah, aku pikir hubungan mereka hanya sebatas atasan dan sekertaris saja” sahut pegawai A


“Memang wajar kalau sekertaris Lyn dekat dengan pak Aron, kan dia sekertarisnya” ucap pegawai C


Mendengar hal tersebut Lyna merasa senang karena para pegawai kantor tidak lagi berfikiran buruk tentangnya. Namun entah kenapa hati Lyna pun merasa agak kecewa mendengar obrolan para pegawai mengenai wanita cantik yang menemui Aron ternyata kekasihnya.


“Apa yang kamu pikirkan Lyna, seharusnya kamu senang pak Aron sudah punya kekasih” gumam Lyna dalam hati


“Ada apa denganmu Lyna. Pak Aron baik denganmu selama ini karena kamu sekertarisnya, jangan menganggap hal itu berlebihan” Lyna berbicara pada dirinya sendiri


Pada jam istirahat makan siang.


Etta dan Liona mengajak Lyna pergi makan siang bersama di resto dekat kantor, selagi menunggu makanannya datang mereka pun mengobrol.


“Aku senang ternyata itu hanyalah gosip” ucap Etta


“Iya, kau sekarang tak perlu mengkhawatirkannya lagi Lyn” sahut Liona

__ADS_1


“Iya aku bersyukur gosip itu cepat berlalu” sahut Lyna


Selagi menikmati makan siang, Lyna melihat Aron datang ke restoran tersebut bersama Yura. Melihat mereka berdua Lyna merasa ada yang aneh dengan perasaanya.


“Lyna apa kau baik-baik saja. Aku lihat kau sepertinya tidak menikmati makanannya” ucap Etta melihat Lyna melamun


“Lyn,,,Lyna” Liona menepuk pundak Lyna


“Ahh ada apa” sahut Lyna


“Kau baik-baik saja? Apa kau sakit?”tanya Etta


“Hmmm, aku haya merasa agak pusing” sahut Lyna dengan gugup


“Apa sebaiknya kau periksa ke dokter” tanya Liona


“Tidak, tidak, pasti juga akan hilang pusingnya setelah aku minom obat nanti” ucap Lyna


“Baiklah, kalau begitu kita kembali saja ke kantor” ucap Etta


Lyna, Etta dan Liona pergi dari restoran dan kembali ke kantor. Tanpa Lyna sadari Aron pun melihat Lyna denga teman-temannya meninggalkan restoran. Ia melihat Lyna yang tampak begitu lesu. . .

__ADS_1


“Mengapa dia (Lyna) terlihat seperti sebelumnya? Apakah masih ada yang belum terselesaikan? Bukankah sekarang keadaan di kantor sudah baik-baik saja? Apa dia kurang sehat?” gumam Aron yang bertanya-tanya dalam hati saat melihat Lyna


__ADS_2