
Ketika Aron menunggu orang itu di ruang kedatangan Internasional, ia lihat seseoranag datang menghampirinya. Benar saja itu adalah seorang wanita, dan wanita itu adalah Zoe Tan Andrea.
Semua yang terjadi pada saat itu memang telah direncanakan, dan itu semua adalah rencana dari Ronald J. Sunjaya ayah Aron dan Willian Tan Andrea ayah Zoe. Mereka merencanakan itu semua karena ingin mempertemukan Aron dan Zoe agar mereka saling kenal dan bisa dekat. Memang benar Ronald J. Sunjaya dan Willian Tan Andrea ketika mereka muda mereka ingin menjodohkan anak-anak mereka.
Aron bertemu dengan Zoe.
“Halo, kau Aron Sunjaya” tanya Zoe
“Iya, kau orang yang saya hubungi tadi” ucap Aron
“Iya benar” sahut Zoe yang saat itu lebih dulu mengajak kenalan Aron
“Baiklah, kalau begitu saya akan mengantarkanmu” ucap Aron yanag begitu terburu-buru
Aron mengantar Zoe kembali ke rumahnya, dan ketika di perjalanan itulah Lyna melihat mobil yang di kendarai Aron membawa seorang wanita danitu ialah Zoe.
“Bukankah Aron pergi ke kediaman orang tuanya, lalu mengapa tadi ia jalan bersama seorang wanita. Siapa wanita itu? Sepertinya bukan Yura. Apakah aku harus menanyakannya pada Aron? Ahh tidaklah, mungkin itu kerabatnya atau . . . Aron nanti pasti akan memberi kabar. Aku akan tunggu dia yang mengatakannya saja” gumam Lyna yang bertanya-tanya dalam pikirannya.
__ADS_1
Lyna menunggu kabar dari Aron, tapi sudah larut malam Aron tak memberinya kabar apapun. Lyna makin bertanya-tanya, apakah Aron benar sekarang berada di kediaman orang tuanya. Lyna kemudian mencoba menghubungi Aron, namun tak ada balasan juga dari Aron.
Apa yang terjadi pada Aron ???
Setelah mengantar Zoe kembali ke rumahnya, Aron pun kembali ke kediaman orang tuanya, ia melihat ayahnya yang saat itu nampak sehat. Kemudian ia langsung menanyakan apakah benar Zoe adalah sahabat ayahnya dan apa maksud ayahnya memintanya untuk menjemput Zoe.
Kedua orang tua Aron pun menanyakan pendapatnya tentang Zoe
“Kau tadi bertemu dengan Zoe, apa kalian sudah saling mengenal? Lalu bagaimana pendapatmu tentang dia. Dia cantik kan?” Tanya Ronald J. Sunjaya
“Ya ampun putra kita ini, apa dia tidak bisa melihat gadis cantik” ucap Ibu Aron
“Ayah ibu, aku tau ini rencana kalian. Tapi aku tida menyukainya” sahut Aron
“Terserah padamu, kalian kan baru pertama bertemu. Mungkin nanti kau akan menyukainya. Sekarang kau menginaplah disini” ucap Ronald J. Sunjaya
__ADS_1
Karena ia hari ini begitu lelah dan juga agak kesal, Aron pergi ke kamarnya dan ia langsung tertidur.
~
Keesokan harinya
Setelah bangun dari tidur Aron langsung memeriksa ponselnya, dan ia baru menyadari bahwa ponselnya telah mati sejak malam tadi. Kemudian dia charg dan memeriksanya kembali, dan ternyata ada sebuah pesan dari Lyna.
“Ahhh ya ampun, kemaren aku lupa untuk menghubungunya.” gumam Aron
Aron pun mencoba menghubungu Lyna, namun tidak di angkat juga oleh Lyna, karena saat itu Lyna sedang sarapan dengan ibunya.
“Mungkin dia lagi sibuk. Sudahlah, nanti juga akan bertemu di kantor” gumam Aron
Aron dan Lyna sama-sama pergi ke kantor, dan mereka berjumpa di lift. Lyna terlebih dulu menyapa Aron, dan ketika ia menatap wajah Aron ia ingat akan hal yang ia lihat kemaren. Ia penasaran dengan orang yang bersama Aron kemaren, dan Lyna juga bingung, apakah ia harus menanyakannya pada Aron.
“Arghh, ini sangat mengganggu pikiranku. Sudahlah, aku akan coba menanyaknnya nanti” gumam Lyna dalam hatinya
TANYAKAN ATAU TIDAK ???
Sungguh Perasaan seperti ini sangat menjengkelkan . . .
__ADS_1