
Dion mencoba memahami keadaan Lyna dan ia kemudian mengatakan kepada Lyna, bahwa ia pernah medengar Lyna mengatakan sesuatu ketika ia mabuk karena minum pada waktu itu.
“Apa yang mengganggu pikiranmu pada saat ini ada kaitannya dengan apa yang kau ucapkan pada waktu itu?” tanya Dion
(Yahhh. Aku telah melihatnya, mengapa kau tak mengatakan apa-apa padaku, mengapa kau menutupinya dariku. Huhff ini sangat mengganggu pikiranku) ep. 37 "Aku mengingatnya seperti itu kau mengatakannya, dan terlihat sangat kesal mengatakannya" ucap Dion
“Huhhh, mengapa aku mengatakan hal tersebut, dan kau sekarang telah menyadarinya” sahut Lyna
“Lyna, aku juga temanmu. Kalau kau ingin berbagi cerita padaku, aku akan mendengarkanmu, dan jika kau ingin aku membantumu, tentu aku akan membantumu” ucap Dion
Karena Dion telah menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Lyna menceritakan apa yang saat ini mengganggu pikirannya pada Dion
Blaa. Blaa. Blaa . . . . .
“Begitulah ceritanya, entahlah aku harus bagaimana. Aku coba untuk berfikiran positif mengenai hal itu, tapi tetap saja itu selalu mengganggu pikiranku, dan aku terus saja bertanya-tanya”
“Apa kau pernah tanyakan langsung pada Aron” ucap Dion
“Aku bingung bagaimana aku harus menanyakannya. Waktu itu aku pernah menanyakan padanya apa saja yang ia lakukan pada hari itu, dan Aron sama sekali tidak membahas tentang seorang wanita.” Sahut Lyna
__ADS_1
Mendengar cerita Lyna, Dion menawarkan padanya untuk mencoba mencari tahu siapa wanita yang bersama Aron. Tapi Lyna menolaknya, ia tahu bahwa Dion juga sibuk, karena baru saja mendapat sebuah proyek kerja sama. Dion pun mencoba mengajak Lyna bersenang-senang.
“Aku akan minta bantuanmu kalau masalah ini sudah begitu rumit. Dion kau bisa rahasiakan ini dari Liona dan Etta” ucap Lyna
Karena hari yang hampir gelap, Dion mengantarkan Lyna kembali ke rumahnya dan ia mengatakan kesiapannya untuk membantu Lyna dan ia akan selalu ada mendengarkan cerita Lyna, kapanpun Lyna membutuhkannya.
Untuk sementara ini Lyna tak ingin memperbesar masalah, iya mencoba percaya kepada Aron.
Keesokan harinya
Hari ini dimana tepat bulan ke-7 Lyna dan Aron telah menjalin hubungan. Pada hari itu Aron berniat untuk mengajak Lyna makan malam romantis di sebuah restoran. Aron kemudian mengatakan pada Lyna bahwa ia ingin mengajak Lyna bertemu orang tuanya, Aron ingin memperkenalkan Lyna pada orang tuannya sebagai kekasihnya.
Lyna sempat terkejut mendengar keputusan Aron, karena ia sempat curiga bahwa Aron menyembunyikan sesuatu padanya. Akan tetapi setelah mengetahui bahwa Aron ingin mengajak Lyna bertemu kedua orang tuanya, Lyna pun melihat keseriusan Aron pada dirinya.
__ADS_1
Pada akhir pekan Aron membawa Lyna bertemu orang tuanya, dan disana Aron memperkenalkan Lyna sebagai kekasihnya. Kedua orang tua Aron juga menyambut baik kedatangan Aron dan Lyna.
...
TAPI !!!
Usaha Aron pada saat itu, tidak semulus yang ia pikir. Tanpa sepengetahuannya ayah Aron juga mengundang Zoe ke kediamannya. Mengetahui kedatangan Zoe ke rumahnya, Aron terlihat begitu kesal.
Mereka makan siang bersama, nampak ayah Aron yang sangat memuji Zoe pada saat itu. Aron yang merasa ayahnya sengaja melakukan itu, ia kemudian mengajak Lyna untuk melihat-lihat kamarnya. Merek berdua pun pergi dari meja makan tersebut.
Hanya ada Zoe, ayah dan ibu Aron yang ada di meja makan tersebut. Mereka pun membicarakan mengenai perjodohan Aron dan Zoe.
“Kau tak perlu khawatir, dia hanya sekertaris Aron di kantor. Perjodohan kau dan Aron akan tetap berjalan” ucap Ronald J. Sunjaya
Aron mengajak Lyna melihat-lihat isi kamarnya, dan ia pun sempat menanyakan hubungan Zoe dengan dirinya. Namun Aron nampak mengalihkan pembicaraan, ia tak ingin membahas mengenai Zoe dan perjodohannya pada Lyna.
Lyna yang menyadari sikap Aron pada saat itu, ia sempat berfikir “Apakah wanita yang bersama Aron pada waktu itu adalah Zoe? Apa hubungan mereka? Mengapa kedua orang tuanya begitu memperhatikan Zoe?” gumam Lyna dalam hatinya.
Lyna semakin bertanya-tanya, dan ia merasa Aron menyembunyikan sesuatu darinyaa . . . Benarkah itu?
__ADS_1