Selesai Sebelum Memulai

Selesai Sebelum Memulai
Page 46


__ADS_3

Ketika ibu Lyna kembali ke rumahnya, ibu melihat Aron yang sedang duduk disamping Lyna dan menemaninya. Bahkan pada saat itu ia melihat bahwa Lyna telah tertidur sambil bersandar di pundak Aron.


“Ya ampunn Lyna, bagaimana dia bisa tertidur, sedangkan Aron masih ada disana” ucap ibu


“Tidak apa ibu, dia mungkin lelah. Aku akan tetap menemaninnya hingga ibu kembali” sahut Aron


“Terima kasih na Aron, kau sangat perhatian sama anak ibu. Ibu minta tolong, bisakah kau membawa Lyna ke kamarnya” ucap ibu


 


Aron menggendong Lyna dan membawanya ke kamar


Aron mengecup hangat kening Lyna


Aron membelai lembut rambut Lyna


 


Tak lama setelah itu, ia pamit pulang pada ibu Lyna.


 


~


 


Keesokan harinya


Aron yang sebelumnya telah mempunyai janji bertemu dengan Dion, ia lalu pergi menemui Dion.


“Aku mengajakmu bertemu karena aku ingin minta bantuanmu. Aku telah mengatakan semuanya pada Lyna dan aku tau pasti dari raut wajahnya ia terlihat sangat kecewa, tapi Lyna mencoba menutupinya dariku. Sekarang masalahnya aku harus membuat Zoe tidak menyukaiku dan ia juga sepakat untuk menolak perjodohan ini” ucap Aron

__ADS_1


“Apa yang bisa aku bantu untukmu” sahut Dion


“Aku telah memikirkan ini dengan matang, dan aku fikir cara terbaiknya ialah dengan kau mendekati Zoe, lalu buat dia percaya padamu dan katakan padanya sesuatu yang membuatnya berfikir untuk mengakhiri perjodohan kami” ucap Aron


“Apakah kau yakin dengan cara seperti itu? Kalau hanya mendekati itu hal yang mudah. Tapiii, bagaimana membuat Zoe mempercayaiku? Mungkin itu perlu beberapa waktu” sahut Dion


“Aku yakin dengan cara ini. Lagi pula kau belakangan ini sering bertemu dengannya dan itu lebih mudah untuk kau mendekatinya dan berbicara padanya” ucap Aron


 


Dion menyetujui permintaan Aron. Ia ingin membantu hubungan Aron dan Lyna, karena ia mengetahui mereka saling mencintai.


 


Ketika Dion bertemu dengan Zoe, ia mencoba untuk lebih dekat dengannya, ngobrol dengannya, dan mengajaknya untuk makan bersama. Mereka ngobrol cukup lama, tidak hanya masalah pekerjaan yang mereka bicarakan, namun masalah yang lainnya juga. Karena sebelumnya Zoe juga pernah curhat dengan Dion, dan ia merasa nyaman ketika ngobrol dengan Dion.


“Tidak kerasa sekarang udah jam segini. Aku merasa sangat nyaman ketika ngobrol denganmu. Aku rasa kau orang pertama yang aku ajak bicara sampe sedekat ini ketika aku datang ke Kota A” ucap Zoe


 


Mereka kembali ke kantor masing-masing. Dion rasa ia sedikit mengetahui kebiasaan Zoe. Maka lebih mudah untuknya mendekati Zoe.


~


Keesokan harinya


Etta, mengajak Lyna dan Dion pergi untuk membicarakan suprise yang akan mereka berikan ketika ulang tahu Liona nanti. Mereka berkumpul di sebuah kafe, dan Dion yang merupakan sepupu Liona ia ingin agar sepupunya Liona gundah gulana lagi memikirkan hubungannya dengan Erwin kekasihnya yang sekarang agak renggang. Mereka berencana untuk membantu Liona memperbaiki hubungannya dengan Erwin, yang sebelumnya agak renggang dan telah lama tidak berkomunikasi karena kesibukan masing-masing.


 


Etta, Lyna dan Dion ingin mempertemukan Liona dan Erwin, dan membantu mereka menyelesaikan kesalahpahamana yang terjadi antara mereka berdua. Mereka kemudian menghubingi Erwin dan menyampaikan maksud dari rencana mereka, dan Erwin menyetujuinya dan ia juga ikut serta dalam acara kejutan ulang tahun untuk Liona.

__ADS_1


 


Rencana itu pun mereka jalankan dengan yang dengan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Liona terlebih dahulu, sebelum tanggal ulang tahunnya.


 


 


Kemudian masing-masing dari mereka mengatakan akan sangat sulit untuk bertemu Liona pada tanggal ulang tahunnya, karena kesibukan masing-masing. Dion yang sibuk dengan proyek barunya, Lyna yang harus pergi tugas diluar kota bersama Aron, sedangkan Etta yang memilih izin pada hari itu untuk mengunjungi kakek dan neneknya. Itulah rencana sementara yang mereka buat.


* * *


H-2


Etta, Lyna dan Dion mengucapkan selamat ulang tahun kepada Lyna pada jam yang berbeda-beda, dan mengatakan permohonan maafnya karena kali ini mereka tidak bisa merayakan ultah Liona bersama.


 


Setelah itu mereka tak lagi menghubungi Liona, dan selanjutnya saatnya Erwin yang melanjutkan rencana yang telah mereka susun...


 


Apa yang akan Erwin lakukan?


 


Tunggu kelanjutan ceritanya di episode berikutnya...


****** lupa tinggalkan jejak yaa! Dan dukung terus karyaku.


 

__ADS_1


 


__ADS_2