Selesai Sebelum Memulai

Selesai Sebelum Memulai
Page 30


__ADS_3

Aron, Lyna, Etta, Liona dan Dion sudah selesai checkout dari resort, dan mereka semua langsung berangkat menuju airport. Mereka tiba pukul 13.00 dan masih harus menunggu, karena jadwal penerbangan mereka pukul 13.30.


.


.


.


Setelah empat jam menempuh perjalanan udara, mereka tiba di Kota A.


“Liburan yang sangat mengesankan, aku tidak akan pernah melupakannya. Terima kasih juga untuk kalian semua” ucap Etta


“Iya walaupun singkat, tapi aku sangat bersyukur punya pengalaman seperti ini. Berkat Aron, dia merekomendasikan tempat yang sangat bagus” ucap Dion


 


Mereka kembali ke kediaman mereka masing-masing. Etta, Liona dan Dion pulang bersama. Sementara Lyna pulang bersama kekasihnya.


Ketika diperjalanan Dion sempat menanyakan dugaanya mengenai kedekatan Aron dan Lyna. Karen ia belum mengetahui bahwa Lyna dan Aron sudah menjadi sepasang kekasih.


“Aku lihat mereka sangat dekat, seperti sepasang kekasih” ucap Dion


“Kenapa? Apa kau cemburu melihat kedekatan mereka” tanya Liona


“Enggak lahhh, aku mengganggap Lyna sama seperti kalian hanya sebagai adikku. Aku memang mengaguminya sejak pertama bertemu dengannya, sikapnya sangat jauh berbeda denganmu dia sangat anggun dan sopan” sahut Aron sambil mengejek Liona

__ADS_1


“Maksudmu bilang begitu, kau menganggap aku seperti berandalan...hahhh?” ucap Liona yang agak kesal


“Hahaha...Dion ada benarnya juga, kau jangan marah Lii” sahut Etta.


 


Merasa terpojokkan Liona pun mencoba membalas candaan mereka...


“Hmmm, kau membela Dion???” tanya Liona


“Ya jelas lahh, Etta kan sohibku juga” sahut Dion


“Kapan kalian jadi sedekat ini, kalian punya hubungan apa di belakangku yahhh...?” ucap Liona


“Yahhh...” Etta kesal


 


“Kami memang dekat, kenapa kau mempertanyakannya lagi sih, hahaha” sahut Dion yang sengaja ingin membuat Liona jengkel


...


Aron dan Lyna tiba di rumah Lyna, dan Aron juga menyapa sang mertua karena telah menyambut kedatangan mereka. Hahaha masih calon guyss camer.


Aron mampir ke rumah Lyna dan ia juga ikut makan malam bersama Lyna dan ibunya.

__ADS_1


“Ibu senang kita bisa makan malam bersama lagi. Rumah ini terasa rame kalau ada nak Aron” ucap Ibu


“Ibu, aku janji aku akan sering mampir mengunjungi ibu” sahut Aron


 


Lyna senang melihat kedekatan Aron dan Ibunya. Setelah cukup lama berada di rumah Lyna, dan hari sudah larut malam. Aron pulang kembali ke apartmennya.


Aron benar-benar gembira ia tidak hanya mendapatkan hati Lyna tetapi juga mendapatkan hati ibu Lyna.


 


Sementara itu di kediaman Lyna, ia berbagi cerita dengan ibunya.


“Aron orang yang sangat baik, kau juga harus baik padanya” ucap Ibu


Saat itu ibu belum mengetahui hubungan Lyna dan Aron, kemudian setelah berbincang cukup lama dengan ibu, Lyna memberitahukan hubungannya dengan Aron.


“Kenapa kau baru menceritakannya pada ibu” ucap Ibu


“Ibu, lagian aku tidak enang ngomonnya karena kami baru saja jadian. Tapi karena ibu bilang begitu, jadi aku katakan saja yang sebenarnya. Apa ibu mendukung hubungan kami” ucap Lyna


“Ibu senang kalau kamu senang, ibu percaya dengan pilihanmu. Ibu juga yakin Aron orang baik. Saran ibu, ketika kau yakin dengan pilihanmu, maka kau harus percaya padanya jangan menutupi apapun darinya. Kalian harus saling percaya, mengerti satu sama lain, dan jangan mementingkan ego. Karena ibu sudah tua, dan tak tau kapan umur ibu. Ibu berharap hubungan kalian serius dan juga langgeng” ucap Ibu


Mendengar nasehat ibunya, Lyna tak tahan, sehingga membuatnya meneteskan air mata. Ia kemudian memeluk ibunya.

__ADS_1


"Ibu aku sangat menyayangimu" ucap Lyna


__ADS_2