Sensei to Atashi

Sensei to Atashi
Episode 10


__ADS_3

“Masafumi-san? Sedang apa di sini?”. Ternyata Tetsuya Sensei.


Aku menghela nafas, ternyata bukan hantu melainkan Tetsuya Sensei.


 


“Ah ano,setelah selesai pelajaran aku belum berniat pulang, jadi aku disini dulu untuk membereskan peralatan yang tadi dipakai kelompokku”


“Baiklah, apakah tak apa jika kau belum pulang?” Sensei melepas jasnya.


 


“Daijoubu, masih ada kegiatan klub juga diluar” Karena masih terdengar anak- anak berteriak-teriak.”ada yang


bisa saya bantu Sensei?” Aku mendekat.


 


“Anak- anak baru, tadi mereka menarik-narik tanganku, sehingga lengan jasku robek” Sensei memperlihatkan lengan jasnya yang robek.


 


“Sini, saya bantu memperbaikinya”  Aku mengambil jas Sensei dan mencoba memperbaikinya.  “Sepertinya mereka mempunyai kekuatan super sensei, hingga bisa merobekkan jas Anda” Sahutku.


Sensei hanya tersenyum.


 


“Buat jahitannya serapi mungkin ya?”


 


“Hai’ Sensei” Kataku sambil mulai memperbaiki jas Tetsuya Sensei.


 


“Itu kuemu? Boleh kumakan?” Kata Sensei, dia tampak lapar.


 


“Makan saja,saya sudah makan” Aku tetap fokus pada jas Sensei. “Ini Sensei” Aku menyerahkan jas yang sudah kuperbaiki itu, sementara kue di meja sudah habis. “Mungkin kurang rapi, Sensei bisa membawa ke yang lebih ahli nanti” Aku mengambil piring bekas kue dan mencucinya.


 


“Wah, kau benar-benar ahli dalam home economic Masafumi-san” Kata Sensei sambil memperhatikan lengan


jasnya yang sudah kuperbaiki.


 


“Arigatou Sensei” Jawabku sambil tersenyum.


 


Selesai mencuci piring aku kembali melanjutkan menjahit boneka yang tadi kutinggalkan.


 


“Berikan itu untukku” Kata Sensei


 


“Dame” Kataku sambil menjauhkan Boneka itu dari jangkuan Tetsuya Sensei.


 


“Nande?” Tanya Tetsuya Sensei heran.


 


“Jika Sensei mau, aku bisa membuatkannya, tapi bukan yang ini” Kataku. “Karena warnanya pink”. Sensei tertawa.


 


“Buatkan satu untukku” Kata Sensei. Aku tersenyum. “Dan apakah kau tak berniat pulang Masafumi san”.


 

__ADS_1


“Ada orang yang tak ingin kutemui saat ini di rumah” Jawabku singkat sambil membawa peralatan. Aku memulai aksiku untuk membuatkan Sensei boneka.


 


“Aku akan menemanimu, ada yang tak ingin kutemui di luar sana” Kata Sensei. “Dan beri tali di atas boneka itu” Tambah Sensei. Boneka ini memang kecil, tapi aku tak tahu kenapa dia ingin aku menambahkan tali.


 


“Apakah Itamura Sensei tak menunggumu Sensei?” Aku membuka percakapan. Sensei menggeleng.


 


“Apa kau baru saja patah hati?” Tanya Sensei.


Aku tertawa.


 


“Pertanyaan apa itu Sensei?”


 


“Karena ku lihat Watanabe kun pulang dengan Kazuha san, ku kira kau patah hati karena itu” Sahut Sensei sambil memegang dagunya.


 


“Naniiiii?” Aku berteriak dan menggeser kursiku ke dekat Sensei. Ternyata terlalu dekat, dan jantungku berdetak dengan kencang. Aku menjauhkan kursiku sedikit.


 


“Kulihat kau dan Watanabe-kun selalu bersama, tapi tadi dia berjalan beriringan dan bergandengan dengan Kazuha-san” Jelas Sensei.


 


“Rupanya Sensei salah sangka, aku dan Shigeru tak ada apapun, hanya sahabat, tapi aku tak mengira Asami


akhirnya takhluk karena hal itu” Aku manggut- manggut mencoba memahami situasi mereka.


 


“Hahaha, kau sungguh tak peka Masafumi-chan”. Aku kaget Sensei mengganti san menjadi chan.


 


 


“Aku memang popular” Kata Sensei, aku berlagak muntah, Sensei tertawa.


“Tapi aku tak pernah berpikir mereka benar-benar menyukaiku” Tambah Sensei.


 


“Eh.. kenapa Sensei berpikiran seperti itu?” Tanyaku. Sensei hanya mengedikkan bahunya.


 


“Sudah jadi, ini untuk Sensei” Kataku sambil menyerahkan boneka. Aku tak mendengar suara di luar. “Eh, apa ini sudah malam sekali?!” Aku sangat shock. Aku segera merapikan peralatanku.


 


“Pulanglah bersamaku Masafumi, aku akan mengantarmu” Kata Sensei.


 


“Etto[1], bagaimana kalau ada yang melihat” Aku kebingungan, tapi aku juga tak ingin melewatkan kesempatan ini kan.


 


“Ini sudah larut, dan sekolah sudah sepi, aku membawa mobil” Balas Sensei santai.


 


Setelah mengunci pintu ruangan home economic aku segera mengikuti Sensei menuju ke mobilnya.


 


“Ini akan kugantungkan di sini” Sensei menggantungkan boneka itu di mobilnya, Aku bangga sekaligus senang benda bisa buatanku ada di mobil Tetsuya Sensei, “Sekarang beri tahu aku alamatmu” Lanjut Sensei.

__ADS_1


 


Kami mengobrol masalah sekolah, pelajaran, bahkan tentang Asami yang sengaja merendahkan nilainya. Tak terasa kami sampai di depan rumah.


 


“Kau kaya Masafumi-san” Celetuk Sensei.


 


“Eh” Aku menatapnya bingung.


 


“Kau tinggal di rumah dengan halaman, dan bukan di apartemen” Jelas Sensei.


 


“ Ah itu, ya begitulah” Aku tersenyum. Ada lampu mobil yang menyorotku, ternyata mobil Otosan, aku segera keluar.


 


“Gomenasai Otosan” Aku membungkuk berkali-kali.


 


“Hajimemashita,watashiwa Daichi Tetsuya desu, aku adalah gurunya Kimiko, maaf mengantarkannya selarut ini, tadi aku memerlukan bantuannya” Sensei ikut menghadapi Otosan.


 


“Arigatou telah menjaga Kimiko” Kata Otosan.


 


Eh, jawaban apa itu. Aku terbengong.


 


“Kimi-chan, masuk rumah” Perintah Otosan.


“Hai”  Aku menatap Sensei. “Bye Sensei” Aku melangkah masuk.


 


Semalaman aku tak dapat tidur memikirkan Sensei, apa yang dia bicarakan dengan Otosan. Saat pagi menjelang aku segera berlari menuju kamar Otosan.


 


“Ohayo Otosan” Kataku.


 


“Ada apa ini Kimiko? Kenapa kau masuk tanpa permisi” Tegur Otosan.


 


“Sumimasen, tapi aku ingin bertanya, apakah tadi malam Otosan memarahi Tetsuya Sensei?” Tanyaku was- was, aku tahu Otosan akan memarahi siapapun tanpa pandang bulu, padahal kemarin benar- benar bukan kesalahan Sensei.


 


Otosan tertawa. “Kenapa? Apakah kau begitu peduli dengannya?”


 


“Iie, bukan begitu, itu bukan salah Sensei” Kataku.


 


“Tenang saja, aku tak memarahinya. Aku hanya berterima kasih padanya karena sudah mengantarkanmu” Kata Otosan tenang.


“Arigatou Otosan” Aku memberi hormat dan keluar kamar. “Fyuuh…” Aku menghela nafasku begitu sampai di luar


 


 


 

__ADS_1


 


[1]Ehm (memikirkan sesuatu)


__ADS_2