Sensei to Atashi

Sensei to Atashi
Bab 4


__ADS_3

“tadaima”


“Kimi-chan, cepat persiapkan


dirimu, tutormu akan datang hari ini” kata Okasan.


Aku segera menaiki tangga dan menuju kamarku.


Setelah aku siap aku segera turun. “ingat, bersikaplah yang baik, jangan


tunjukkan sikap tak seriusmu, kalau sampai tutormu mengundurkan diri, maka kau


yang akan terkena masalah” kata Okasan.


“hai” kataku, karena Okasan selalu disiplin. Itulah yang


membuatku lebih takut kepadanya daripada Otosan.


“siapa juga yang akan membiarkan tutor ganteng mengundurkan diri” batinku.


“tadaima” suara onii-chan terdengar sampai ruang makan.


“okaeri onii-chan” jawabku sambil keluar dari ruang makan. Ternyata onii-chan pulang bersama temannya.


“konbanwa, atashi wa Kimiko Masafumi, yoroshiku desu[1]”


kataku spontan melihat cowok kakkoi.


Cowok itu tersenyum. “hajimemashite,


watashi wa Yuuta Takahasi, yoroshiku[2]”


balasnya.


“Takahasi- san, arigatou, telah


mau menjadi tutor anak bodoh ini” kata Okasan sambil memukul punggungku berkali- kali.


“dou itashimashite”


“kami mohon kerjasamanya Takahasi- Sensei,


bantulah dia” lanjut Okasan.


“saya akan berusaha” kata Takahasi sambil tersenyum. Pipiku terasa panas


melihat Yuuta Takahasi tersenyum.


“wajahmu memerah” bisik onii-chan.


Aku malu sekali. “onii-chan” aku


menendangnya.


Tiba- tiba Mayu keluar kamar. Dia kaget melihat Yuuta Takahasi dan segera


masuk kamar kembali. “dia adikku yang paling kecil, namanya Mayu, dia pemalu”


kata onii-chan sambil meringis, karena

__ADS_1


tendanganku tadi.


“sudah- sudah, sekarang Kimi-chan masuklah kamar dan kau bisa mulai pelajaran dengan Takahasi Sensei” kata Okasan.


Dengan semangat aku berjalan menuju kamarku, sementara Takahasi Sensei mengikutiku.


“kita belajar apa hari ini Sensei?”


“kata Kei, kau lemah dalam pelajaran sains dan bahasa inggris”


“apaaa, onii-chan benar- benar


payah, bagaimana bisa dia berkata seperti itu” batinku.


“bagaimana? Apa yang ingin kau pelajari lebih dulu?” Tanya Yuuta Takahasi.


“bahasa inggris”


“baiklah”.


Takahasi Sensei cukup telaten


mengajariku, meskipun beberapa kali aku kehilangan konsentrasi karena asik


memandang wajahnya.


“kurasa kau tak seburuk yang dikatakan Kei, Masafumi-san” kata Yuuta Takahasi.


“panggil saja aku Kimiko, ya, aku sebenarnya hanya malas” kataku jujur.


“baiklah Kimiko san, kau mulai sekarang harus serius karena aku tutormu


tertawa. Aku pun ikut tertawa. Kami pun melanjutkan pelajaran kami.


Saat Takahasi Sensei sedang


mengajariku pintu kamar diketuk. “Kimi-chan,


ini ada teh dan kue untuk Takahasi Sensei”


kata Okasan dari luar. Aku segera


membuka pintu kamar. Okasan meletakkan nampan teh dan kue di depan pintu.


“ini Sensei, minumlah dulu”


kataku sambil meletakkan teh dan kue di depannya.


“arigatou”


Setelah menghabiskan teh dan kue, dia kembali mengajariku. Dengan begini,


aku bisa dekat dengan Takahasi Sensei,


dan tak kena marah Tetsuya Sensei karena


nilaiku buruk.


“kurasa cukup untuk hari ini, kita lanjutkan minggu depan” kata Takahasi Sensei.

__ADS_1


“hai’” .


Aku mengantarnya sampai pintu depan. aku melambaikan tangan sambil


tersenyum. Masuk ke rumah masih  senyum


senyum sendiri.


“bahagia Kimi-chan?” goda onii-chan yang berdiri sambil melipat


tangan di samping pintu.


“onii-chan!!!” teriakku kaget.


“sssh, kau akan membangunkan Mayu”


                “apakah dia sudah memiliki


kekasih onii-chan?”


“hei, kau tak berfikir untuk menjadi kekasihnya kan?” Tanya onii-chan kaget.


“apa yang salah dengan itu?”


“tentu saja salah, Sensei dilarang mempunyai hubungan khusus dengan muridnya”


“onii-chan!!!” teriakku sebal.


“itu aturan di sekolah, kalau dengan tutor tentu saja boleh, cepat katakan,


apakah dia sudah memiliki kekasih atau belum?”


“bayarlah aku untuk informasi itu”


“terserah!!!!” aku menutup pintu kamarku dan menguncinya.


“aku akan Tanya Takahasi-Sensei sendiri, memangnya aku tak bisa Tanya sendiri” gerutuku sebal.


 


 


 


 


 


 


[1]


Selamat malam, saya kimiko masafumi, mohon bantuannya


 


 


[2]

__ADS_1


Hai, saya Yuuta Takahasi, mohon bantuannya


__ADS_2