Sepakbola: Perjalanan Seorang Pelatih

Sepakbola: Perjalanan Seorang Pelatih
22. Pelatih Crsytal Palace ?


__ADS_3

    


Menenangkan Kante yang gugup, Daniel Ward kembali ke kamar dan buru-buru menelepon Pamannya Wayne.


"Izinkan saya mengatakannya saja. Dia tidak akan melewatkan peluang melatih di liga premier. Lagi pula, Crystal Palace tidak ada hubungannya dengan Warnock." Nada suara Wayne mengandung sedikit rasa puas diri dalam karena berhasil menebak kepergian Warnock.


"Simon Jordan akan segera pergi juga. Dia mungkin ingin menjual ke seseorang dulu ".


Crystal Palace sekarang memiliki hutang hingga 15 juta pound. Simon Jordan pasti tidak akan menambah modalnya sendiri, dan dia tidak memiliki dana untuk membantu tim keluar dari masalah. Crystal Palace sendiri tidak memiliki apa-apa selain pemain dan basis pelatihan. Stadion tersebut disewakan kepada orang lain dan bukan milik Crystal Palace.


Situasi Crystal Palace bukanlah masalah besar dalam sepak bola Inggris. Lagi pula, klub seperti mereka tidak jarang dalam beberapa tahun terakhir, tetapi bagi penduduk lokal Croydon, ini adalah masalah besar.


Hal terakhir yang ingin dilihat penggemar adalah Crystal Palace Kebangkrutan, jadi sekarang para penggemar memarahi Simon Jordan sepanjang hari, dan mereka berkumpul di gedung kantor klub untuk berdemonstrasi ketika mereka tidak melakukan apa-apa.


Yang menarik adalah beberapa penggemar menarik spanduk bertuliskan "Simon Jordan, keluar!".


Daniel sedikit bersimpati kepada mereka dan itu lucu sebenarnya. Simon Jordan tidak membutuhkan penggemar untuk mengusirnya, dia akan pergi sendiri.


Crystal Palace yang bergoyang kalah 1: 3 dari Sheffield United di putaran liga ke-23. Neil Warnock akhirnya mengumumkan di ruang ganti bahwa dia akan pergi.


"Maaf, saya memilih untuk pergi dalam situasi saat ini. Kalian semua hebat, tapi ...". Pelatih lama Warnock tidak menyelesaikan kalimatnya, semua orang mengerti artinya, tidak peduli seberapa baik orang lain jika bertemu situasi seperti ini, saya khawatir itu akan sama juga. Setelah mengatakan berita besar, Warnock keluar dari ruang ganti.


Para pemain juga sangat frustrasi, semua orang khawatir tentang masa depan mereka. Jika Simon Jordan tak kunjung menjual Crsytal Palace, tim akan memasuki perwalian dewan keuangan.


Crystal Palace akhirnya akan dipaksa untuk menjual pemain andalan mereka, untuk melunasi hutang klub. Para pemain muda juga akan khawatir karier sepakbola mereka akan tersendat. Musim ini ada banyak banyak anak muda yang telah dipromosikan.


Daniel Ward tidak peduli dengan perasaan semua orang sekarang, masalahnya sudah selesai, dia bingung harus bagaimana sekarang.


" Daniel".


Daniel sedang tidak mood, mendengar seseorang memanggil namanya. Menoleh di melihat Neil Warnock berdiri di lorong, melambai padanya.


"Aku ingin berbicara denganmu!". Warnock berkata saat Daniel mendekatinya. "Ayo bicara sambil berjalan!".

__ADS_1


Mereka berdua berjalan menyusuri lorong, sampai akhirnya berdiri di rumput stadion Selhurst park.


" Daniel, kamu sepertinya bingung saat ini. apakah mengikuti atau tinggal di Crsytal Palace. Apakah aku benar". Warnock memulai pembicaraan.


" Itu benar bos, aku tidak tau mengapa meninggalkan Palace saat ini. Performa tim sedang baik, walau pertandingan terakhir kalah dari Sheffield united. Palace masih di lima besar klasemen."


" Meninggalkan tim yang sedang dalam tren bagus, dan memilih pergi ke Hull City yang sedang di zona degradasi. Apakah itu benar-benar pilihan yang layak." Daniel melampiaskan semua perasaan terpendamnya saat ini.


Neil Warnock sama sekali tidak menyela perkataan Daniel, dia hanya mendengarkan sambil memandangi rerumputan hijau Selhurst park.


Setelah Daniel selesai melampiaskan perasaannya, terjadi keheningan selama lima menit lamanya. Sebelumnya Warnock mulai berbicara lagi.


" Aku tahu kamu kecewa Daniel, selama tiga puluh tahun aku melatih. Banyak sudah kurasakan hal yang sama."


" Tapi hidup seperti itu bukan?. Banyak kekecewaan, banyak juga kesenangan. Kita hanya bisa terus maju." Nasihat keluar dari mulut pria berusia 60-an disampingnya.


Daniel hanya diam membisu, memandangi hal yang sama. Rumput Selhurst park.


" Soal pertanyaanmu. Kenapa memilih pergi ke Hull City, padahal Crsytal Palace sedang bagus-bagusnya."


" Impian katamu?." Tanya Daniel.


" Benar, impian. Sejak liga premier Inggris dibentuk, selama ini aku belum pernah melatih di liga terbaik di Inggris itu. aku hanya bisa memandangi era Brian Clough, Bobby Robson, dan terakhir Alek Ferguson. Mengingat umur ku yang sudah tua, aku ingin sekali merasakan betapa kerasnya liga premier untuk terakhir kalinya sebelum pensiun dari melatih. Walaupun pada akhirnya aku akan gagal di Hull City, itu tidak masalah". Kata Warnock panjang lebar.


" Begitu, ya". Daniel akhirnya mengerti apa yang mendorong Warnock untuk akhirnya memilih meninggalkan Crsytal Palace.


" Ya, dan aku sadar bahwa keberhasilan Palace saat ini sepenuhnya karena dirimu Daniel. Karena itulah aku ingin kamu membantu menghadapi kerasnya liga Premier, tapi sepertinya akan terlalu banyak memintamu lagi." Kata Warnock.


" Aku percaya kamu akan menjadi pelatih yang hebat Daniel, bahkan bisa melebihi nama-nama yang kusebutkan sebelumnya."


" Karena itu aku ingin kamu tetap di Crsytal Palace, untuk memulai jalan mu sendiri sekarang."


" Hah" Daniel kaget mendengar perkataan terakhir Warnock.

__ADS_1


" Ya, aku ingin kamu meneruskan apa yang sudah kita lakukan di Crsytal Palace. Aku ingin kamu menggantikan posisi menjadi pelatih kepala Palace." Neil Warnock berkata dengan yakin.


" Aku akan merekomendasikan kamu ke Simon Jordan untuk mengambil alih kursi kepemimpinan Crsytal Palace."


***


Daniel kembali ke kota Croydon penuh dengan kesedihan dan kebingungan. Dalam perjalanan pulang, Daniel Ward banyak memikirkan perkataan Warnock untuk melatih di Crsytal Palace menggantikannya. Pemikiran untuk melatih tim utama di divisi kejuaraan Inggris membuatnya gugup dan bersemangat pada waktu yang sama.


Gugup karena harus melatih di usianya yang masih muda 31 tahun, omong-omong hari kelahiran Daniel adalah 19 Desember lalu. Jadi dia sekarang sudah bertambah satu tahun lagi umurnya.


Bersemangat karena ini adalah kesempatan bagus buatnya, dengan rekomendasi dari Warnock sendiri akan sedikit halangan untuknya melatih Crsytal Palace.


Di rumah pada malam hari setelah tim tiba di Croydon, Daniel Ward menerima pesan dari pamannya Wayne Collins bahwa ia akan berkunjung ke rumahnya saat ini.


Dengan datangnya pamannya, Daniel akan membicarakan perkataan antara dirinya dan Warnock di sore hari tadi. Mengharapkan nasihat dari pamannya, apakah harus menerima rekomendasi dari Neil Warnock untuk melatih Crsytal Palace menggantikannya.


" Thing, Tong...Thing Tong". Bunyi bel rumah Daniel, menandakan pamannya sudah datang.


Daniel berdiri membukakan pintu membiarkan pamannya masuk ke ruang tamu kediamannya.


Sementara Wayne Collins duduk di ruang tamu, Daniel pergi ke kulkas rumahnya mengambil dua botol bir dan gelasnya ke ruang tamu.


Setelah masing-masing menuang bir dari botol ke gelas, pamannya Wayne akhirnya berkata terlebih dahulu. " Jadi, Daniel. Aku mendengar bahwa Warnock sudah berpamitan dengan tim sore tadi".


Setelah menenggak gelas birnya, Daniel berkata kepada Paman Wayne. " Itu benar, Tuan Warnock sudah memutuskan keluar dari Crsytal Palace dan akan melatih Hull City di awal Januari mendatang."


" Ha, itu sedikit membuatku sedih mendengar Warnock akan benar-benar meninggalkan Crsytal Palace. Walaupun aku tahu hal seperti ini akan terjadi tapi setida.....".


" Paman, Sebenarnya......" . Daniel Ward memotong perkataan pamannya dan menceritakan percakapan antara dirinya dan Neil Warnock sore tadi.


" Jadi, seperti itu....., apa yang harus kulakukan". Daniel selesai membicarakan perkataan Warnock dengan pamannya dan bertanya saran apa yang harus dilakukan.


" Bukankah itu mudah Daniel, lakukan saja aku akan membantumu meyakinkan dewan Crsytal Palace". Wayne berkata Daniel dengan yakin bahwa keponakannya akan melatih Crsytal Palace.

__ADS_1


" Hah, apa maksudmu paman?." Daniel bingung mendengar perkataan Wayne.


" Apa lagi, tentu saja menyetujui rekomendasi Warnock. Untuk menjadi pelatih Crsytal Palace."


__ADS_2