
Bursa transfer Januari ada untuk membantu tim yang sedang buruk pada awal musim, pada saat ini lah tim-tim itu akan memburu pemain untuk memperkuat lagi. Juga tidak jarang transfer Januari menjadi penentu penting dalam kejuaraan.
Ini juga bisa di manfaatkan dengan baik oleh Crsytal Palace, kekurangan dan kelemahan tim bisa ditutup dengan membeli pemain dalam transfer Januari ini.
Ada juga kekurangannya buat Crsytal Palace, karena pemain yang bermain baik di awal musim akan di incar oleh tim yang lebih baik dari Crsytal Palace sendiri.
Seperti saat ini, Wayne Collins yang saat ini menjabat sebagai manajer sementara Crsytal Palace memberitahukan bahwa ada pemain dari tim yang diburu oleh beberapa klub.
" Biarkan aku memberimu daftar siapa saja yang masuk daftar incaran klub lain. " Wayne berkata sambil menyerahkan beberapa daftar pemain.
" Baiklah, siapa saja." Daniel menerima kertas yang di sodorkan pamannya.
Teryata ada banyak juga pemain Palace yang di incar klub lain. Seperti yang sudah dia duga ada, pertama Victor Moses yang menjadi incaran Sunderland, Aston Villa, Tottenham Hotspur, Everton dan Wigan Atletik.
Kedua, N'golo Kante yang bermain baik di awal musim. Ada Arsenal, Liverpool, Everton, Tottenham Hotspur, duo Manchester dan Bolton Wanderers.
Ketiga, Ryan Shawcross karena bermain bagus di sini. Stoke City ingin memulangkannya kembali, lalu ada Everton dan Blackburn Rovers
Keempat, Nathan Clyne. Liverpool dan Newcastle United.
Kelima, Alan Lee. Striker utama Palace itu di incar oleh West Bromwich Albion.
Membaca daftar yang diberikan pamannya membuat Daniel tercengang. Kebanyakan tim yang mengincar di Palace semuanya tim dari liga premier, ini adalah hal yang tidak dia duga sama sekali.
" Apakah daftar ini benar paman?, hampir semua dari tim liga premier. Hanya Alan saja yang di incar tim divisi championship. " Tanya Daniel.
" Lalu lihat ini, N'golo Kante. Bukankah berlebihan, dia hanya baru bermain setengah musim di liga Inggris. Bagaimana bisa tim papan atas Inggris mengincarnya. " Sambung Daniel.
" Untuk N'golo Kante, itu baru pada tahap mengamati Daniel. Mungkin kamu tidak bisa mengamati dengan seksama, karena fokus menjadi pelatih. Tapi sudah banyak Scouting dari tim-tim besar itu di sini, setiap Crsytal Palace bertanding mereka akan datang ke Selhurst park." Jelas Pamannya.
Daniel benar-benar tidak tahu akan hal ini, dia terlalu sibuk melatih tim. Karena kesibukannya itu lah Daniel tidak mengetahui bahwa tim-tim besar itu sudah mulai mengendus pemain andalan Crsytal Palace.
" Yah, untuk saat ini tenang saja Daniel. N'golo Kante dan Nathan Clyne masih muda, dan tim besar itu masih dalam tahap mengawasi dan belum benar-benar bergerak." Wayne berkata menenangkan, melihat Daniel sedikit khawatir.
"Yang perlu kamu fokuskan sekarang adalah, Victor Moses, Ryan Shawcross dan Alan Lee. Sepertinya klub yang mengincar mereka bertiga benar-benar serius. Kamu harus bersiap. " Lanjut pamannya.
" Bisakah kita mempertahankan mereka?. Lalu, apakah Crsytal Palace menyiapkan dana pada transfer Januari ini? ". Daniel bertanya setelah mengetahui timnya akan bolong jika dia diam saja.
" Hmm!. Akan sulit bagi Palace untuk mempertahankan pemain yang ingin pergi, apalagi yang menginginkan adalah tim liga premier. Memang sedikit sulit untuk mengakuinya, tapi menurutku akan mustahil seorang pemain menolak untuk bermain di tim yang lebih baik. ". Wayne Collins berkata jujur kepada Daniel.
__ADS_1
Dia tidak ingin keponakannya terlalu fokus mempertahankan pemain yang ingin pergi, biarkan saja mereka pergi. Crsytal Palace bisa mencari pemain yang baru, Wayne juga sudah mendengar bahwa Daniel memiliki visi yang bagus dalam merekrut pemain.
" Hah....,lalu bagaimana dengan dana transfer, apakah ada? ". Daniel sebenarnya sudah mengetahui akan hal ini, di masa depan dia sudah melihat bukti nyata akan hal itu. Sulit bagi tim kecil untuk mempertahankan pemain binaan mereka dari kejaran uang tim-tim kaya.
Tapi merasakan langsung pengalaman pahit ini sendiri, membuat hatinya serasa tidak enak. Rasa tidak bisa menerima ketidakadilan ini membuatnya frustrasi.
" Soal dana transfer.....".
Melihat pamannya menyeret jawaban, membuat perasaan Daniel semakin tidak enak.
" Maaf Daniel, tidak ada. " Jawab pamannya pasrah.
" Sial ". Hanya kata ini yang bisa keluar dari mulutnya.
" Mau bagaimana lagi, Palace saat ini dalam masa pergantian pemilik. Simon Jordan tentu saja tidak ingin mengeluarkan uang lagi untuk tim, sudah bagus dia tidak langsung menjual seluruh pemain andalan tim sebelum pergi. "
" Dan, karena dokumen persetujuan di perkirakan akan rampung pada bulan Maret atau April. Pemilik baru tidak bisa langsung menginvestasikan uang untuk Crsytal Palace." Wayne Collins berkata tanpa daya, dia sendiri tahu kesulitan Palace saat ini.
" Tapi Daniel, aku dan William akan berusaha mencegah Simon Jordan mendapatkan seluruh dana transfer pemain ke kantongnya. Bagaimanapun caranya itu, Crsytal Palace akan mendapat bagian dari penjualan pemain. " Wayne hanya bisa melakukan ini untuk membantu karir melatih keponakannya.
" Sampai saat itu kenapa kamu tidak pergi ke pangkalan pelatihan tim muda, aku dengar dari Joey kamu membawa pemain kecil berbakat ke tim. " Ini adalah cara Wayne untuk sedikit mengalihkan perhatian Daniel dari masalah rumit ini.
Apakah Joey sudah berhasil melaksanakan tugasnya, memang sebelumnya Daniel mengatakan jika berhasil untuk langsung membawa pemain ke kamp pemuda dahulu.
Menenangkan pikirannya, Daniel berkata kepada pamannya, " Baiklah, aku akan melihatnya nanti sore setelah latihan tim. Saat ini akun akan kembali ke lapangan latihan dahulu".
***
Sore harinya, Daniel pergi ke akademi pelatihan remaja untuk menonton pertandingan tim junior bersama Joey dan Lawrence. Ketiga orang itu datang diam-diam tanpa memberitahu siapapun.
Crystal Palace Youth Academy tidak berada di basis pelatihan Beckenham, tetapi di dekat Stadion Selhurst Park, mereka pindah dari tim utama setelah renovasi pada tahun 2007 silam.
Ada banyak level liga di Inggris saat ini, dan banyak tim juga memiliki tim cadangan dan tim yunior. Tim cadangan dan tim junior juga memiliki liga sendiri, tapi hanya tim besar dan kaya yang memiliki tim cadangan berlebih. Seperti U-18, U-20, dan U-23, untuk tim sekelas Crsytal Palace, mereka hanya memiliki satu tim, yaitu U-18.
U-18 Crystal Palace sekarang berada di grup kelima bersama Queens Park Rangers, Southampton, Milton Keynes, dan tim lainnya.
Tim junior Crystal Palace tidak tampil bagus dalam beberapa tahun terakhir. Inilah mengapa Daniel tidak terlalu memperhatikan area ini.
Mereka bertiga berjalan ke stadion tim junior bersama, sudah banyak orang yang datang mendukung kedua tim. Banyak penonton yang merupakan orang tua dari para pemain muda dan kebetulan saat ini adalah akhir pekan, mereka bisa menyaksikan anak-anak mereka bermain sepak bola dan bersorak untuk mendukung impian putra mereka.
__ADS_1
“Kamu, kamu Daniel Ward bukan!”. Seorang pria kulit putih gemuk besar dengan janggut di wajahnya menghalangi jalan mereka bertiga.
Daniel sebenarnya tidak terlalu ingin berbicara dengan banyak orang saat ini, suasana hatinya sedang buruk memikirkan masalah Crsytal Palace. Jadi dia hanya mengangguk, untungnya orang itu sepertinya juga bisa merasakan suasana hati Daniel. Pria itu hanya tersenyum dan berjabat tangan dengannya, lalu kembali ke kerumunan penonton.
Penonton lainnya melihat kedatangan mereka bertiga, dan ada beberapa yang berseru.
" Kerja bagus Daniel. "
" Senang melihat Barnsley terbantai. "
" Lanjutkan performa bagus Palace ".
Daniel Ward merasa sedikit tersanjung mendengar para suporter yang mendukung dirinya. Selama dua pertandingan Crsytal Palace, dia sebenarnya menghadapi banyak tekanan. Sekarang dia mendengar para penggemar memuji hasil kerja kerasnya, Daniel tersenyum dan sedikit membungkuk menunjukkan rasa hormat.
Joey dan Lawrence saking menatap melihat Daniel tersenyum, beberapa hari ini sangat sulit melihatnya tersenyum. Mereka berdua juga mengetahui dari Daniel situasi sulit Crsytal Palace, jadi melihatnya santai sedikit meringankan hati mereka.
Setelah mereka bertiga duduk di bagian agak sedikit orang, wasit meniup peluit menandakan di mulainya pertandingan. Daniel dengan tenang mengamati jalannya babak pertama permainan, melihat pemain mana yang memiliki potensi untuk bermain di Crsytal Palace.
Sembari melihat Pertandingan, Daniel mendengarkan Joey menceritakan bagaimana dia berhasil membawa satu pemain ke Crsytal Palace, dari tiga kandidat yang di cari Daniel.
Pemain itu adalah Joe Allen, 19 tahun dari Swansea City. Sepupunya mengatakan tidak sulit untuk membawa Joe Allen ke Crsytal Palace, karena pemain itu sendiri akan di keluarkan oleh Swansea.
" Kenapa dikeluarkan? ". Tanya Lawrence yang juga mendengarkan cerita Joey.
" Oh, kudengar anak itu berkelahi dengan teman satu timnya. Dan anak yang menjadi lawannya adalah keturunan langsung pelatih muda Swansea, jadi kamu tau sendiri kelanjutannya. " Kata Joey, yang sudah menyelidiki keadaan di sana.
Daniel mengingat kembali situasi awal Joe Allen, apakah ada hal seperti ini di awal kariernya. Tapi setelah beberapa saat berfikir, dia hanya bisa mengingat bahwa Liverpool membayar mahal pemain ini. Selebihnya dia benar-benar tidak tahu.
" Lalu, bagaimana dengan dua yang lainnya. Andy Carroll dan Danny Rose ". Tanya Daniel setelah berhenti memikirkan situasi Joe Allen.
" Hah..., untuk mereka berdua sulit Daniel. Setelah mencari tahu dan mengamati selama tiga hari terakhir, mereka berdua sangat terkenal di kalangan klub masing-masing. Apalagi Andy Carroll, dia di sebut-sebut oleh penggemar Newcastle sebagai Alan Shearer kedua." Jawab Joey Collins.
" Setidaknya Palace harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan mereka berdua, kupikir mendapatkan Joe Allen secara gratis saja sudah merupakan keberuntungan besar." Sambungnya.
Selesai Joey bercerita, perhatian Daniel tertarik ke pemain muda berkulit hitam Crsytal Palace. Pemain itu dengan lincah melewati penjagaan lawan, Daniel bisa melihat bakat pada anak ini.
Ada banyak imigran kulit hitam di daerah Croydon, dan keturunan mereka secara alami akan memasuki kamp pelatihan pemuda setempat. Saat ini, tim terbesar di kota Croydon adalah Crsytal Palace. Jadi tidak heran jika banyak dari anak-anak ini akan datang mewujudkan impian mereka.
Daniel telah memperhatikan pemain muda ini, lalu meminta Lawrence untuk mengamati lebih lanjut. Sementara dia meminta Joey untuk sementara berhenti menyelidiki Andy Carroll dan Danny Rose.
__ADS_1