Si Bucin

Si Bucin
hukuman


__ADS_3

Pagi yang cerah di sambut hangat oleh dua insan yang belum menyadari perasaan nya, Zara sibuk menyiapkan sarapan dan bekal Zein sementara zein masih bersiap di kamar tak lama Zein pun segera menuju dapur


" Pagi nona " ucap Zein senyum dan mengusap rambut Zara


" Hai Zein pagi... Ayo cepat sarapan " ucap Zara sambil menyediakan nya


" Iyah ayo " ucap Zein tersenyum


" Oh ya Zein apa hari ini kau akan menghukum asisten mu itu ? " Ucap Zara


" Iya aku akan menghukum nya , apa kau mau ikut partisipasi ? " Ucap Zein


" Tidak , hari ini kerjaan ku banyak Zein kau saja yang menghukum mereka " ucap Zara


" Baiklah , setelah meeting aku akan beri mereka pelajaran " ucap Zein


" Zein jangan berat berat kasian mereka " ucap Zara


" Okeey tenanglah hukuman nya tidak akan berat ko " ucap Zein


Skipppp di kantor


Hahaha...haha... Gimana reaksi si Zein ya hahaha... Suara tawa di ruangan manajer


" Zara kau duluan saja ke ruangan biar aku yang urus " ucap Zein


" Oke tuan inget jangan berat berat hukuman nya " ucap Zara


Zein hanya mengangguk dan Zara pun langsung pergi dari hadapan zein , sementara Zein langsung masuk


Brak.... Kedua orang yang Disana tercengang dan meneguk Saliva nya saat mendapatkan tatapan tajam dari Zein


" Tu..tu..ann Zein kenapa kesini ?" Ucap sandi


Sementara Reno masih mematung di tempat


" Kalo saya tidak kesini mana mungkin saya bisa mendengar kan ucapan kalian barusan " ucap Zein


" Ahh Zein kau itu ,,,, kami hanya bercanda " ucap reno menengahi


" Ohh becanda ya , oke oke , ren lu tau kan udah lama banget nih gue belum latihan " ucap Zein


Reno dan sandi mengerti apa yang di maksud Zein mereka diam membisu dengan hati dag Dig Dug


" Kenapa ? " Ucap Zein


" Zein bukan kah hari ini ada meeting penting ? Ah ayo cepat Zein sebentar lagi kita meeting " ucap sandi


" Huhhh,, kalo bukan hari ini ada meeting penting abis kalian " ucap Zein meninggalkan ruangan Reno


Reno dan sandi merasa lega setelah Zein keluar


" Abis gue di potong gaji dah " keluh Reno


" Apalagi gue pasti ini hari bakalan jadi berat deh ren " ucap sandi


" Berat kenapa ? Emang Lo mau gendong harinya ? Kenapa bisa berat ? "Ucap reno asal

__ADS_1


" Males gue Ama Lo ren " ucap sandi kesal dan pergi


# diruangan Zein #


" Zein , mereka tidka kenapa napa kan ? " Ucap Zara


Zein yang tidak senang Zara mengkhawatirkan sahabat nya jadi merasa kesal


" Kenapa kau malah khawatir ? Apa kau menyukai mereka ?" Ucap Zein posesif


" Tidak, Zein aku takut kau melukai mereka " ucap Zara


" Cih menyebalkan " ucap Zein sambil melempar tas kerjanya ke meja


Krekk.. pintu dibuka oleh sandi , setelah melihat sandi tidak ada yang luka dan baik baik saja perasaan Zara menjadi lega dan kembali bekerja


" Ayo tuan " ucap sandi Sambil membawa berkas meeting


" Hm " ucap Zein pergi mendahului sandi


Setelah jam istirahat


Selesai meeting di jam istirahat Zein segera kembali ke ruangan " Sandi apa kau melihat Zara keluar ruangan ? " Ucap Zein sambil berjalan


" Tidak tuan " ucap sandi


" Baiklah , kau cepat istirahat jangan ganggu aku " ucap Zein


" Baik tuan " ucap sandi


Krekkk...


Zara melihat ke arah Zein sambil senyum" ahh zeinn kenapa kau bersikap seperti aku jadi geer hatii tolong jangan terbuka lebar untuknya " ucap Zara dalam hati sambil memegang dadanya


" Dadamu sakit? " Ucap Zein khawatir


" Ahh tidak Zein , ayo makan ini sudah jam istirahat " ucap Zara sambil mengeluarkan bekal nya


" Ayo kita ke sofa " ucap Zein menuntun Zara


" Suapi aku " ucap Zein sambil senyum


" Zein kau ini kenapa malah terus terusan disuapiku ? " Ucap Zara kesal


" Tenang saja kalo kau menyuapiku akan ku kasih bonus " ucap Zein


" Baiklah tuan dengan senang hati " ucap Zara bersemangat


Saat menyuapi zein tiba tiba sandi menelpon Zein


KRINGG...kring...


" Zein ada yang ingin bertemu untuk membahas masalah iklan di salah satu cabang Bandung " ucap sandi


" Iya nanti atur jadwal saja hari ini kau jangan ganggu dulu " ucap Zein menutup telpon


" Ada apa ? " Ucap Zara

__ADS_1


" Aku ada meeting " ucap Zein


" Perusahaan mana ? " Ucap Zara


" Perusahaan papa soalnya papa mau pensiun aja dari perusahaan " ucap Zein


" Kau menghandle berapa perusahaan ? Ucap Zara


" 1 karna perusahaan papa hanya aku handel sementara setelah nanti Abang ku pulang baru dia yang handle " ucap Zein


" Zein kau punya Abang? " Ucap Zara


" Iya , nanti aku kenal kan dia sedang berada diluar negri dengan istrinya mereka honey moon " ucap Zein


" Waaahhh pengantin baru " ucap Zara senyum


" Iya , kenapa ? Kau mau juga ? " Goda Zein


" Sudahlah Zein aku mau kembali kerja " ucap Zara


" Tapi kau belum makan , cepat makan dulu " ucap Zein


" Iya Zein " ucap Zara kembali ke mejanya


Waktu menunjukan pukul 16.00 dimana karyawan sudah kembali ke rumah masing-masing sementara Zein cs dan Zara masih berada di kantor tepatnya di ruangan Zein


" Zein kita pengen nyobain deh kue bikinan princess " ucap reno


" Princess ? " Ucap sandi sambil menautkan alisnya


" Iya bikinan nona zaran" ucap reno


Zein langsung menatap tajam Reno " sepertinya hukuman kali akan bertambah gimana kalo kalian bantuin kerjaan Zara kelar " ucap Zein


" Haishh Zein kau ini , nanti ya pak Reno pak sandi biar aku bawakan dari toko ku " ucap Zara


" Zara sekarang sudah diluar zam kantor jangan panggil pak seperti itu " ucap sandi


" Iya Zara rasanya aku malah semakin tua jika di panggil seperti itu " ucap reno


" Cih lu kan udah tua ren " ucap Zein


" Lu mah Zein kagak bisa liat temen seneng " ucap reno dengan raut kesal


" Zein kapan kita pulang ? " Ucap Zara


" Nanti setelah kita menghukum temen laknat ini " ucap Zein senyum devil


" Reno sandi kalian gue hukum buat ........." Ucap zein menggantungkan ucapan nya


" Buat jadi pelayan toko di tokonya Zara " ucap Zein


" Iyakan zar ? Ucap Zein


" Iya, itu lebih bagus tapi Zein aku tak mampu menggajinya nanti " ucap Zara


" Tenang Zara mereka tidak usah di bayar karna Itu hukumannya " ucap Zein

__ADS_1


" Hah?? Zein yang benar saja .. sandi kenapa lu ga protes ? Lu mau jadi pelayan toko kue ? " Ucap reno sambil menyenggol lengan sandi


" Gue mah pasrah ren " ucap sandi dengan lirih


__ADS_2