Si Bucin

Si Bucin
berita heboh


__ADS_3

" pagi mah " ucap Zara dan Zein pada mama Zein


" Pagi sayang , aduhh masih pagi kalian mau pergi kemana sih? " Ucap mama Zein melihat penampilan Zara


" Kita mau ke kantor mah dan Zara akan ikut kerja " sahut Zein


" Iya mah aku mau ikut ke kantor Zein sebentar karna aku mau ketemu sama temen juga disana boleh kan ma ? " Ucap Zara


" Boleh dong sayang , tapi inget ya kamu ada janji sama mama buat ke toko kue " ucap mama Zein


" Oke mah nanti aku jemput mama disini , papa mana mah ? " Ucap Zara karna melihat kursi tempat papa Zein kosong


" Papa udah pergi ngantor katanya ada meeting dadakan, ayo kita sarapan mama juga mau ke butik sebentar , nanti kamu jemput nya di butik aja " ucap mama Zein


Zara seketika terdiam dan mengingat kejadian ketika ia mengalami insiden itu dan takutnya Zara akan mengalami hal serupa . Saat Zara ingin menolak mama Zein langsung paham dengan ketakutan Zara , bukan Zara takut di bulu tapi karna Zara hanya tidak enak saja ketika orang lain memandang nya dengan sebelah mata karna Zara bisa memiliki Zein .


" Ta..tapi mah , kenapa di butik ? " Ucap Zara sedikit gugup


" Kamu jangan takut mama sudah membereskan Masalah diwaktu itu dan mama jamin tidak akan ada yang mengganggu kamu lagi " ucap mama Zein


" Iya sayang kamu jangan takut karna orang itu sudah mama pecat " ucap Zein


Mendengar kata pecat Zara semakin tidak enak hati karnanya orang itu kehilangan pekerjaan pikir Zara


" Kenapa sampai di pecat mah ? " Lirih Zara


" Karna mama memang tidak suka dengan orang sombong dan memiliki attitude rendah " ucap mama Zein


" Lagian itu bukan salah kamu jadi ga usah tidak enak hati begitu " ucap Zein


Zara diam dan mengangguk lesu , setelah acara sarapan berakhir Zein dan Zara segera menuju kantor untuk mengawali aktivitas nya


" Zara ".... Teriak seseorang ketika Zara dan Zein baru sampe di lobby


Zara dan Zein langsung menghentikan langkah nya kalau melihat ke sumber suara Zein hanya menatap datar wanita itu lalu berbincang sebentar dengan Zara


" Yaampun sayang kenapa kamu mempunyai teman aneh seperti dia sih teriak teriak kaya Tarzan , memangnya ini hutan " gerutu Zein setelah melihat siapa yang memanggil Zara


" Hehehe maafin ya sayang dia memang tidak tau tempat , yasudah aku mau ke ruangan Yanti dulu ya nanti aku ke ruangan kamu " ucap Zara


" Jangan nakal , jangan lirik cowo cowo lain " tegas zein


" Ishh kamu apaan sih , udah sana aku mau ke Yanti " ucap Zara


" Kamu ini " gemas Zein lalu mencium kening Zein di tempat itu hingga semua orang yang berada di dalam kantor mau pun luar menatap terkejut melihat adegan Zein dan Zara yang bak drakor korea.

__ADS_1


" Omaygat tuan Zein bisa se so sweat itu ya "


" Anjirr gue ga lagi mimpi kan ? Itu tuan Zein sama Zara anak keuangan itu kan ? Sumpah demi apa mereka cocok banget "


" Yang satu ganteng satunya lagi cantik "


" Kira kira anak mereka bakal selucu apa dan secantik juga seganteng apa nanti ya "


Cukup heboh dengan berita bak drama yang barusan terjadi di kantor mereka bahkan ada yang diam diam memotret nya. Setelah Zein masuk ke kantor para karyawan langsung diam dan hormat sedangkan Zara menghampiri Yanti


" Yan , " ucap Zara senang


" Yaampun nyonya Zein Wijaya ini sangat cantik sekali " ucap Yanti


" Lebay amat " ucap Zara kesal


" Ahhaha...zar kenapa gue yang baper ya ngeliat Lo di gituin berasa kek lagi nonton drakor anjir " ucap yanti terkekeh


" Yan lu gapapa kan sewaktu ngurusin Reno " ucap Zara khawatir


" Kagak lah tapi zar gue senengggg banget ketemu Lo Disini " ucap Yanti


Zara yang terheran heran langsung fokus pada jari tangan Yanti yang dilingkari cincin


" Ini dari siapa yan ? Lo ga lagi ngumpetin sesuatu dari gue kan ? " Ucap Zara sambil memegang cincin Yanti


Zara tertawa " hahahaha..."


" Napa ketawa ? " Ucap Yanti kesal


" Udududduhhh... Kangen nih yeee.. ahahahaa... Yaudasih maafin ya , karna emang gue sibuk ga sempet buka hp " ucap Zara


" Masuk yu keruangan , biar gue ceritain sambil gue kerja nyonya Wijaya cukup mendengarkan aja gausah ikut kerja kan udah ada yang nafkahin " goda Yanti


" Sialan " ucap Zara memukul pelan Yanti pake tas


Mereka pun tertawa dan berjalan menuju ruangan Yanti


" Hai guysssss " ucap Yanti setiba di ruangan nya


" Anjir toa masjid ngagetin aja " ucap teman nya


" Iya Tarzan kagak ada akhlak , orang mah masuk ucapin salam gapapa dah teriak juga kalo ngucapinnya salam " sahut temannya


" hehehe... Maaf sodara sodaraaa " ucap Yanti

__ADS_1


Mereka hanya menggeleng begitupun Zara


" Pagi nyonya " ucap teman kerja nya menggoda Zara dengan hormat


Zara yang melihat itu hanya kesal


" Ih kalian ngapain sih kaya gitu nyonya nyonya Mulu " ucap Zara kesal


" Yehh kita mah nyapa doang harus dibiasain bentar lagi bakalan jadi sapaan sehari hari kaya begitu " ucap temannya


" Serah lah " ucap Zara langsung duduk di tempat kerjanya dulu


" Sini deketan gue ceritain " ucap Yanti menggeser kursi Zara ke samping nya


Zara pun pasrah , Yanti langsung menceritakan hubungan nya hingga ia siap di lamar secepat itu . Zara dan rekan kerjanya langsung terpengarah dan terkejut mendengarkan ceria Yanti .


" Astagaa... Sebentar lagi kalian bakal jadi istri Sultan? " Ucap temannya kaget


" Kok lu ga kaget sih zar, sedangkan mereka kaget " ucap Yanti


" Ngapain kaget orang gue udah tau " ucap Zara santai dan memang benar Zara sudah tau semuanya tentang Yanti dengan calonnya karna Zein sendiri yang mengatakan nya bahwa Reno sedang jatuh cinta dengan Yanti teman Zara , Zara pun memang sudah setuju karna mereka cocok seperti kisah nya yang berawal mengesalkan tapi berakhir menjadi mengesankan .


" Apa ?? Trus kenapa Lo pura pura gatau hah? " Ucap Yanti kesal


" Ya gapapa cuma mau mastiin aja dari mulut Lo sendiri" ucap Zara


" Zara sialan , sana lu pergi kesel gue Ama lu " ucap Yanti


" Iya iya dehh maaf marah Mulu kek cewe pms tau ga , tapi Reno itu gc banget ya orang nya langsung sat set otw lamar aja " ucap Zara


" Kalian sat set sat set dapat nya berlian gue sat set sat set dapat nya kek bangsat " ucap temannya dan membuat mereka yang ada di ruangan itu tertawa .


" Udah ah gue mau keruangan suami gue " ucap Zara


" Heh ralat sueee masih calon itu , udah nyososr aja " ucap Yanti yang membuat Zara tertawa


" Iya iya ralat calon suami, byee guyss " ucap Zara sambil keluar ruangan


Ting.... Ting...Ting ...


Beberapa notifikasi masuk ke hp Yuna dan Alex sudah pukul 10 tapi mereka masih bergulat dengan kasur


" Duhh kenapa sih berisik banget ni hp " ucap Yuna sambil bangun dan membuka hp


" Apaaa???" Yuna kaget dan membuat Alex pun bangun

__ADS_1


" Ada apasih " ucap Alex


" Mm.. enngga.. gada apa apa , aku ke kamar mandi dulu " ucap Yuna buru buru


__ADS_2