Si Bucin

Si Bucin
ke rumah sakit


__ADS_3

Setalah sampai di cafe terdekat mereka memesan makanan , tapi Reno belum juga muncul


" Si kampret mana ? " Tanya Zein pada sandi


" kaga tau harusnya dia udah sampe jarak dari apartemen kesini sekitar 15 menit an " ucap sandi


" Macet kali " ucap Zara menimpali


Mereka hanya mengedikan bahunya dan melanjutkan makanan nya .


Kring...kring....


Suara telpon sandi berbunyi sandi langsung mengangkat nya " bentar ya " ucap sandi pada Zein dan Zara , mereka hanya mengangguk an kepalanya


" Apaaa?? Lu serius ren ? " Ucap sandi sambil berbicara dengan sedikit kaget dan buru buru mengakhiri telpon nya


Zein dan Zara mendengar suara dari sandi yang terlihat kaget sampe menghentikan makan nya dan menunggu sandi kembali , hingga pada akhirnya sandi kembali ke kursinya dengan perasaan khawatir


" Kenapa ? " Ucap Zein penasaran


" Ada apa ? Ucap Zara penasaran


" Zein, zar si Reno di keroyok masa pas waktu mau kesini gara gara di sangka mau maling, sekarang dia ada di rumah sakit " ucap sandi


" Tu anak emang kenapa sih sampe di keroyok " ucap Zein tak habis pikir


" Hahahaa.. ya ampun yang tampan aja di kira maling " ucap Zara dan mendapatkan tatapan tajam dari Zein


" Huh,,," Zara menghela nafas " yaudah kita jenguk Reno kasian dia " ucap Zara dan di angguki oleh Zein dan sandi . Mereka pun langsung menuju tempat dimana Reno di rawat


Sesampainya di rumah sakit Zara kaget melihat orang yang ia kenal berada di ruangan bersama Reno

__ADS_1


" Yanti " ucap Zara kaget


" Zaraaa... Gw kangen " Teriak Yanti langsung memeluk Zara karna mereka sudah beberapa hari tidak bertemu . Sedangkan para cowo yang sedang berada di ruangan langsung menutup kuping karna teriakan Yanti .


" Zara, yang di rawat kan gue kenapa malah dia yang dipeluk " ucap reno kesal


" Hahaa.." Zara ketawa dan melepaskan pelukan Yanti dan melihat Reno babak belur di bagian wajah tampan nya


" Lu bosen hidup ? " Ucap Zein menatap tajam Reno dan Reno tak menghiraukan nya


" Canda Zein " ucap reno lirih


" Yanti kenapa bisa disini ? " Tanya Zara


" Zar , gara gara dia gue kaya gini , sial amat nasib gue malem ini " ucap reno


" Ya maaf pa Reno saya kan gatau " ucap Yanti tidak terima


" Jadi gini , gue tuh di sangka maling gara gara gue nolongin orang yang kecopetan pas tas nya udah aman di gue tiba tiba masa yang ngejar ngejar maling liat gue dan mengira gue orang yang mereka cari padahal kan gue nolongin doang , dia tuh baung kerok nya " ucap reno kesal melirik ke arah Yanti


" Hahahaa.. ternyata bener ya zar ya tampan aja di kiria copet " ucap sandi dengan tawa yang pecah dan di ikuti oleh Zara , Yanti hanya menunduk malu


" Ehemm... " Ucap Zein


Tawa yang mereka yang pecah tiba tiba berhenti oleh suara Zein


" Yaudasih ren Yanti kan ga sengaja juga " ucap Zara


" Pak Reno saya pulang duluan ya makasih udah nolongin saya " ucap Yanti


" Hey tanggung jawab enak aja ninggalin gue gitu aja " ucap reno

__ADS_1


" Tadi kan saya udah bawa bapa kesini saya juga udah lunasin baiya rumah sakit nya pa " ucap Yanti kesal


" Cih memang nya saya tidak mampu bayar " ucap reno


Mereka berdua terlibat perdebatan, Zein , Zara dan sandi sangat pusing mendengarkan mereka debat " cukup.." ucap Zein


" Nona maaf mungkin maksud Reno minta anda disini jagain dia selama dia disini " ucap Zein memberikan penjelasan pada Yanti


" Tapi tuan .. " ucap Yanti sedikit menunduk takut karna tatapan Zein


" Heyy Jan menunduk " ucap Zara yang melihat Yanti ketakutan " zein kau ini membuat dia takut ga usah formalll " ucap Zara sambil menyubit pinggang Zein


Mereka semua hampir menertawakan Zein yang dimarahi oleh Zara


" Ya ampun si Zara ada hubungan apa sama si bos ganteng gue mesti tanyain awas aja kalo dia bohong " ucap Yanti dalam hati


" aku harus gimana Zara ? Kan aku emang begini " ucap Zein kesal karna terus terusan di tertawakan oleh sahabat dan karyawannya .


" Sedikit senyum dong Zein " ucap Zara


" Cih " kesal Zein mengalihkan pandangan ke arah lain


" Yanti, mending disini aja jagain Reno kita semua pulang duluu ya , tolong jagain dengan baik anggap saja lagi jagain pacar sendiri " ucap Zara sambil tertawa sedangkan Reno dan Yanti hanya melotot tak terima


"Yu " ucap zein sambil meraih tangan Zara dan mengajak nya keluar


" Zein pamitan dulu sana ga sopan banget sih " ucap Zara


" Huhh..." Zein menghela nafasnya " Ren gue sama Zara pulang dulu , Lo cepet sembuh


" Anjirrr meleleh gue bangg

__ADS_1


__ADS_2