Si Bucin

Si Bucin
awal kisah


__ADS_3

Sang mentari menyambut dengan sinar yang memasuki kamar Zara tetapi Zara masih setia di alam mimpi nya dan tak kunjung bangun hingga beberapa saat seseorang membangunkan Zara


"Brakk...brakkk ... Anak sial bangunnnnn..." Ujar seseorang di balik pintu kamar Zara


"Aduuhhh ngapain sih Mak lampir jam segini gedor gedor ,, hmm gue tau nih pastii Mak lampir mau nyuruh gue bikinin sarapan , gue tinggal aja deh mending gue mandi trus kerja biarin aja Mak lampir jaga diluar pintu bodo amat deh , emang gue babunya seenak jidat aja nyuruh nyuruh . " Ujar Zara sambil senyum devil


#Di balik pintu#....


" Duhh sialan nih si Zara ko ga respon sih padahal udah jam 6 harusnya dia bangun dong bentar lagi dia kan kerja" ujar Yuni yang masih setia di depan kamar Zara


#30 menit kemudian#


Krekk... Pintupun terbuka


"Loh loh ko udh mau kerja , kamu itu ditungguin dari tadi ternyata udah bangun , sia sia saya disini huh " ujar Yuni


" Ohh Tante nunggu aku karna mau nyuruh aku bikinin sarapan ? Wahh kirain mah Tante udah mau ganti profesi jadi bodyguard aku hahaha.. " ujar Zara sambil tertawa


" Apaa??? Enak aja saya jadi bodyguard kamu , awas kamu ya saya bakalan bikin perhitungan biar kamu tau rasa " Ujar Yuni sambil berlalu pergi


#di meja makan#


" Kenapa mah ko mukanya kesel gitu ? "Ujar Andi


" Anak sialmu itu loh pa bikin kesel aja masa mama dikatain bodyguard dia gara gara mama nunggu dia depan pintu " ujar Yuni


" Ya lagian mama ngapain sih nunggu si Zara tar juga dia kesini mah kan dia belum sarapan "ujar Yuna


" Iya ma , Yuna benar tunggu aja disini yu duduk " ujar Andi sambil memapah Yuni hingga duduk


"Hey heyy ko nyelonong aja sih buruan bikinin sarapan kami udah lapar " ujar yuna yang melihat Zara neylonong pergi tanpa menolah kearah mereka .


" Heyy kamu budeg ya " ujar Yuni sambil menahan Zara ,


Zara pun menoleh


" Ohh kamu ngomong sama saya? " Ujar Zara


"Bener bener ya kamu " ujar Yuni yang hendak menampar Zara tetapi tangan Zara segera menahan


" Tangan ini tidak pantas untuk mengotori tubuh saya , saya bisa bisa demam gara gara tanganmu yang kotor itu menyentuh tubuh atau pipi saya , karna tanganmu itu penuh dengan virus drama yang bisa membuat semua orang menjadi iba terhadapmu " ujar Zara sambil berlalu


" Pahh liat kan anak sial mu itu berani berani nya dia mengatakan Yuna punya virus, " ujar Yuni


" Udah udah mah papah udah telat ini papa berangkat aja deh sarapan diluar " ujar Andi dan berlaku pergi


"Yah mah trus kita sarapan apa ? Sialan tu anak ya ngatain aku punya virus awas aja ". Ujar Yuna


" Yaudah sayang kita sarapan juga diluar ya, kamu ada pemotretan kan pagi ini? " Ucap Yuni


"Ayo mah sarapan aja diluar tapi pake kartu mama ya , aku mau beli barang- barang buat acara fashion show nanti ". Ucap Yuna


"Oke deh " ucap Yuni sambil berjalan keluar


#di tempat kerja zara#


"Aduh kerjaan gue yang kemaren belum kelar deh "ujar Zara yang terlihat panik


" Kenapa zar ? " Ucap temen Zara , Yanti


Zara memiliki teman yaitu Yanti teman seperjuangan Zara sedari SMA mereka sudah seperti saudara . Kantor Zara memang cukup terkenal karna Zara bekerja di bawah naungan Zein .


" Mmmm.. itu.. mm...anu yan.. " ucap Zara


" Apasih ?? " Ucap Yanti kebingungan


" Eh zar tau ga ?? Kita kedatangan CEO tampan kita yang sedaria wal kerja disini kita ga pernah liat tampang nya , katanya CEO kita itu tampan tapi dingin juga " ucap Yanti mengalihkan pembicaraan


" Oh jadi sekarang mau ada rapat penting dong " tanya Zara sambil terlihat semakin makin karna takut kerjaan nya keciduk gara gara belum kelar


" Iya mungkin zar " ucap Yanti


" Perhatian , seluruh karyawan kantor dan staff kantor Ze corp segera memasuki ruangan aula "


" Ayo cepet zar gue penasaran " ujar Yanti menarik tangan Zara dan berjalan menuju aula


Acara di aula begitu menegangkan menurut Zara karna sedari tadi Zara memikirkan kerjaan yang belum kelar dan itu menjadi pusat perhatian Zein


Skippp ....


" Zara , pa CEO memanggil anda untuk segera menghadap beliau " ucap Reno sang manajer

__ADS_1


" Ohh i .. iya pa , saya .. saya.. segera kesana terimakasih info nya " ucap Zara sambil menunduk


" Yann gimana nih gue tadi gagal fokus karna kerjaan gue belum kelar dari kemarenn... Gue mau ngomong ke lu tapi lu mengalihkan pembicaraan tadi" ucap Zara yang masih panik


"Apa???"ucap Yanti yang kaget


"Jadi ??? Astagaaaa.. Zara lu dipanggil pasti gara gara ini kan?? Gila ya kenapa sih lu ga bilang ke gue kemaren? Pasti gue kerjain kemaren kalo Lo ngomong " ucap Yanti


" Kemaren ke toko gara gara ada pelanggan ngamuk yan, jadi gue buru buru menuju toko guee" ucap Zara


" Yaudah sana nyerahin diri lu dulu ke Abang tampan kita" .


Zara punya toko kue terkenal yang memang sengaja di rahasiakan dari keluarga nya termasuk ayahnya . Zara memilih mandiri dengan usaha nya setelah mempunyai gaji dari hasil kerja di Ze corp .


#diruangan#


Tuk..tuk...


" Silahkan masuk , pa CEO sudah menunggu" ucap sandi sang asisten


" Iya pa " ucap zara


Zara pun berlalu menghadap CEO nya dengan perasaan was was dan takut hingga dia menunduk tak berani menatap CEO nya


" Permisi pak , sebelum nya mohon maaf atas kelancangan saya , sebenernya ada apa bapa memanggil saya ? " Ucap Zara dengan hati hati


Zein memukul meja dengan keras "brak..."


" Kamu pura pura tidak tau ? Apa kamu tidak pernah berpikir bahwa yang kamu lakukan itu sudah melewati batas ?" Ucap Zein dengan amarah nya


" Maaf tuan , maksud saya pa...saya...saya.. minta maaf karna kemarin saya sudah melanggar peraturan kantor sehingga saya berlalu pergi tanpa seizin atasan " ucap Zara yang semakin takut dan tetap menunduk


" hey,,, memangnya saya ada dibawah kamu ? Kenapa kamu menunduk hah? " Ucap Zein


" Maaf tuan" ucap Zara sambil menegakan kepalanya menghadap Zein dan Zara pun terlihat kaget


Terpesonaaa aku terpesona😂😂 ...


" Kenapa menatap saya begitu?"ucap zein


" Maaf tuan " ucap Zara yang merasa salah tingkah sendiri 😁


" Jadiii... Apa hukuman yang pantas untukmu nona?? " Tanya Zein


" Hmm... Baiklah . Sandi...." Zein memanggil sang asisten


" Ya tuan ? " Ucap asisten


" Tolong persiapkan berkas agar nona Zara segera menandatangani berkasnya " ucap Zein


"Siap tuan" ucap sandi dan berlalu pergi


" Tuan.. emm apa apa saya di pecat ?? Maaf tuan saya punya karyawan di toko saya dan butuh dana kalo saya di pecat toko kue saya bisa bisa bangkrut " ucap Zara terlihat sedih


" Heyyy memang nya saya sudah bilang mau memcatmu ? Mm ya saya memang ada pikiran untuk memecat mu tetapi saya masih butuh tenaga mu, dan apa katamu tadi ? Kamu punya toko ?" ucap Zein


" Ahh terimakasih tuann ceo " ucap Zara dengan menundukkan kepalanya


" Iya tuan saya punya toko kecil-kecil an dari hasil kerja saya disini " ucap Zara


" Permisi tuan berkasnya sudah siap " ucap sandi sambil menyerahkan berkas nya


" nih tanda tangan cepat " ucap Zein menyerahkan berkas ke Zara


" Apa ini tuan ? " Tanya Zara


"Apa kamu tidak bisa membaca ? "


Dengan raut kesal Zara membacanya


Isi surat


Dengan ini saya Zein Wijaya menghukum saudari Zara dengan membuat peraturan baru dan hukuman atas kesalahan kerja yang menyebabkan Zein Mahendra harus lembur maka dari itu akan saya urutkan hukuman yang pantas untuk saudari Zara :



Menjadi asisten di apartemen saya selama seminggu



2 . Menyiapkan bekal sarapan

__ADS_1



Membuat makan siang & malam



4 menyiapkan baju selepas saya mandi




Membersihkan apartemen




Menuruti apa yang saya perintahkan selanjutnya


Sekian surat peryataan diatas


Tanda tangan Hormat saya


Zain Wijaya


Setelah membaca surat tersebut, Zara memarahi Zain entah keberanian darimana




" Apa kamu gila tuan? Saya ini staff kantor bagian admin bukan asisten sekaligus pembantu anda " ucap Zara


" Bagus nona , anda sangat berani sekali menentang ucapan saya ". Ucap Zein


" Denger yah tuan saya ini hidup sebatang kara, kuliah dengan biaya sendiri dan tadi apa ?? Anda malah seenak nya menyuruh saya menjadi asisten anda ?? Anda sudah gila ? " Ucap Zara


" Baiklah jika anda tidak mau , saya bisa saja memcat anda secara tidak hormat karna kesalahan anda ini sangat mempengaruhi jam kerja saya yang menyebabkan harus bekerja lembur " .


" Dasar tuan gila, saya ini hanya tidak mengerjakan laporan menyelesaikan pekerjaan saya saja tidak sampe korupsi kenapa berlebihan sekali ,, kenapa anda tidak penjarakan saya aja sekalian bair puas " ucap Zara yang sambil marah marah


" Keluar dari ruangan saya dan pergi dari perusahaan saya , saya tidak butuh karyawan yang datang serta pulang seenak zidatnya memang nya anda bos disini? Saya aja yang bos kamu itu datang serta pulang seusai jadwal dan peraturan perusahaan " ucap Zein


Zara semakin takut dan segera dia katakan bahwa dia siap menjadi asisten nya


" Tidak tuan" jawab Zara dengan cepat


Zein hanya tersenyum devil bagi Zara senyum itu menakutkan


" Baiklah tuan saya tanda tangan disini " ucap Zara sambil tanda tangan


" Bagus silahkan setelah itu keluar dari perusahaan segera bersiap lah "


" Maksudnya tuan? " Ucap Zara keheranan


" Ya kita langsung pergi ke apartemen lah kemana lagi hm ? " Ucap Zein sambil tersenyum devil


" Mulai hari ini tuan ? " Tanya Zara


" Hm" ucap Zein


" Yasudah saya permisi" ucap Zara sambil menghentaka kakinya dan berlalu pergi


Zein Yang melihat Zara kesal hanya bisa menggeleng dan menahan tawa


" Dasar gadis aneh" gumam Zein


" Sandii..." Teriak Zein


" Ya tuan ?" Tanya sandi


" Gosah formal deh geli gue di panggil lu kek gt " kekeh Zein


"Nah dari tadi dong kek gt cape gue formal Mulu" . Ucap sandi


" San cariin info tentang latar belakang keluarga si gadis aneh " ucap Zein


" Maksud lu si Zara? " Tanya sandi


" Iyalah , sekalian suruh si Reno menghadap ke gue " ucap Zein

__ADS_1


" Wokeyy boss" ucap sandi sambil berjalan keluar


__ADS_2