Si Bucin

Si Bucin
acara hancur


__ADS_3

Zein prihatin melihat kondisi Zara yang habis menangis ia langsung memeluknya " sayang kamu gapapa kan ? Kamu lama banget didalem , aku khawatir " ucap Zein dengan khawatir


" Ada apa ? " Ucap Zara to the poin


" Ayolah sayang aku tau kamu sakit hati tapi suhdahi dan buang perasaan sakitnya karna permainan kita akan dimulai , kamu akan melihat pertunjukan yang di buat oleh papa mama dan duo kamvret itu " ucap Zein


" Papa mama mau ngasih mereka pelajaran maksudnya? " Bingung Zara


" Bukan cuma pelajaran tapi sekaligus ujian biar mereka tidak bisa menyakiti kesayangan aku lagi , kamu tau sebenernya aku sangat-sangat marah pas waktu tadi kamu di hina dan bentak bentak oleh mereka aku bener bener ga terima dan kamu tau kalo bukan karna papa menahan aku untuk tidak ikut campur aku pasti udah hilang kendali bahkan ayah kamu juga keluarga rese nya itu bisa bisa hanya tinggal nama " ucap Zein kesal


" Tapi dadaku sesak Zein " lirih Zara dan menangis di pelukan Zein


" Sayang dengerin aku baik baik okey , nih ya kamu itu udah jadi bagian keluarga Wijaya meskipun bukan sebagai menantu tapi putri dari Wijaya dan aku bakal pastiin mereka yang menyakiti mu bakalan menyesal jadi kamu ga ngerasa sendiri lagi ada aku juga papa mama bahkan dua kampret itu pun bersedia menjadi bodyguard kamu , aku yang akan jaga kamu , aku yang akan melindungi kamu dan aku akan pastiin bahwa kamu akan selalu bahagia bersamaku " ucap zein


Zara yang melihat celotehan Zein yang panjang tidak seperti Biasanya hanya bisa menanggapi dengan senyuman


" Ayo kamu rapihin dulu jangan sampe mereka melihat kamu dengan keadaan seperti ini bisa bisa mereka malah menertawakan mu " ucap Zein yang membantu merapihkan rambut Zara


" Iya iya Zein sabar " ucap Zara sambil bercermin merapihkan make up


Setelah bersiap Zara dan Zein langsung kembali ke acara untuk menonton pertunjukan yang dibuat oleh keluarga barunya .


" Wow siapa itu seorang model sedang melakukan aksi liar bersama para lelaki di sebuah club " ucap pembawa acara membacanya artikel yang di tampilkan oleh orang suruhan keluarga Wijaya


Mereka yang menyaksikan hal tersebut sangat syok dan tidak menyangka jika Yuna adalah wanita malam

__ADS_1


" Sialan , cepat matikan itu berita hoax " teriak Yuna marah


" Apa itu Yuna ?? " Bentak Alex


" Sayang itu jebakan, pasti ****** itu yang telah menjebak ku " ucap Yuna sambil menunjuk ke arah Zara


" Alex kamu lihatkan bagaimana kelakuan istri baru mu itu hah ? Baru beberapa saat kalian ijab qobul malah sudah mendapatkan musibah seperti ini bikin malu saja , bahkan kamu sudah melihat betapa buruknya sisi seorang model pantas saja dia terkenal mungkin karna sudah di menjual diri pada pria hidung belang atau bahkan pada produser nya ****** ko teriak ****** " ucap mama Alex sinis


" besan denger ya anak saya tidak seperti itu bahkan itu pasti hanya jebakan saja " bantah Yuni


" diem kamu , saya tidak akan pernah menganggap kamu sebagai besan saya tak Sudi aku. tuh liat giliran kebusukan kamu yang ditampilkan " ucap mama Alex


Yuni langsung mengarah ke layar disana terpampang jelas aksi perselingkuhan sewaktu masih ada mendiang ibunda Zara dan rekaman percakapan Yuni dan Andi pada saat Yuni menyuruh untuk menguasai seluruh aset Maharani dan di setujui oleh Andi bahkan tidak hanya percakapan tapi melainkan aksi liar bagaimana Yuni menggoda Andi


Tak sampai disitu bahkan sekarang giliran Andi yang menyebabkan perusahaan uang di kelola nya akan semakin bangkrut .


" Dimohon untuk tenang , saya akan menyampaikan beberapa hal , sebenernya saya tidak suka ikut campur mengenai urusan orang lain tapi berhubung ini menyangkut harga diri putri saya sekaligus calon menantu saya maka dari itu saya akan ikut campur " ucap papa Zein


Mereka yang mendengar tentu saja kebingungan apa maksud dari ucapan Wijaya itu


" Kalian pasti bertanya tanya bukan tentang maksud saya barusan ? Jadi Beberapa hari lagi anak kami Zein Wijaya akan menikah dengan Zara Maharani anak kandung dari Andi juga Maharani . Saya sangat berterimakasih kepada tuan Andi karna telah memutuskan hubungan dengan Zara karna memang kami telah menganggap Zara sebagai putri kami meskipun akan menjadi menantu di keluarga kami tapi kami akan menganggap nya sebagai putri kami sendiri dan saya harap tuan Andi menunaikan kewajiban sebagi seorang ayah untuk terakhir kali nya dengan menjadi wali di acara nikahan anak kami " ucap papa Zein


Acara menjadi ricuh tak karuan " pantesan mereka bajunya couple ya " ucap salah satu tamu undangan juga kolega bisnis


" Tuan Andi yang terhormat juga keluarga kecil nya saya harap anda tidak mempersulit pernikahan putri kami karna jika sampai itu terjadi siap siap anda saya depak dari perusahaan Maharani jangan tanya kenapa karna anda pasti sudah tau jawaban nya , anda masih ingat bukan ? Bahwa seluruh aset Maharani masih atas nama Maharani dan yang menjadi hak waris nya adalah Zara maka mudah bagi saya untuk mengeluarkan anda dari perusahaan tersebut sebab saham saya sangat besar disana atau bahkan saya akan mencabut kerjasama kita " ucap papa Zein

__ADS_1


" Tuan Wijaya anda tidak boleh mencampuri urusan pribadi dengan urusan kantor sangat tidak profesional " ucap Yuni sambil berteriak


" jangan kau berteriak di depan suamiku nyonya Yuni , anda tidak mau bukan saya membuka aib anda semua disini hah ? " Ucap mama Zein membalas bentakan Yuni hingga Yuni bungkam


" Tuan , nyonya tolong jangan lakukan itu kumohon " ucap Andi


Keluarga Wijaya tidak ada yang menyahut ucapan Andi bahkan mereka memilih pergi dari acara itu diikuti oleh para tamu yang hadir dan hanya tersisa keluarga Alex dan Yuna saja


" Alex cepat cerai kan ****** itu dan kita kembali ke rumah , kamu bukannya dapet yang lebih baik dari Zara ini malah sebaliknya " ucap mama Alex


" Mah " ucap papa Alex menegur mama Alex


" Tidak sayang , kita baru saja menggelar acara pernikahan aku ga mau kita cerai " ucap Yuna


" Alex kamu sudah dewasa , baik buruknya Yuna di masa lalu jangan sampe merecoki hubungan kamu dimasa kini karna itu pilihan kamu maka kamu harus tanggung jawab terhadap apa yang kamu pilih , kami pamit pulang jika kamu mau tinggal dirumah kami silahkan datang saja kapan pun " ucap papa Alex tegas


" Iya pah " ucap Alex


" Ayo kita juga mesti pulang " ucap Andi


" Apa sebenernya yang masih di ketahui oleh keluarga Wijaya ? " Ucap Yuni bertanya tanya dalam hati


" Mah, ko bengong " ucap Yuna


Yuni sama sekali tidak menggubris karna ia masih dlaam keadaan bengong

__ADS_1


" Mahh" ucap Andi sedikit menyentak membuat Yuni terlonjak kaget


" Hah...a.. ada apa pah " gugup Yuni


__ADS_2