Si Bucin

Si Bucin
ke rumah zara


__ADS_3

Setelah lunch bersama keluarga , Zara dan Zein segera memutuskan untuk ke rumah maharani karna akan menemui ayahnya .


" Sayang nanti kabarin mama ya kalo kamu perlu sesuatu " ucap mama Zein ,


Zara mengangguk, " iya mah makasih ya Zara pamit peergi duluan " ucap Zara Salim


" Mau duluan ya " ucap zein


" Iya hati hati " ucap papa zein dan mama zein


Selepas pergi Zara dan Zein


" Lah besok mama mau ngadain arisan sosialita mama sekalian mama mau ngasih undangan ke mereka " ucap mama zein


" Trus gimana rencana mama ? " Ucap papa Zein


" Besok pasti ada ****** itu pah gapapa deh kita atur rencana baru aja " ucap mama Zein


" Rencana apa mah ? " Tanya papa Zein


" Kayanya mereka undang aja kali ya ke resepsi nya aja biar mereka auto kena mental " ucap mama Zein sambil tertawa kecil


" Ide bagus mah bukti nya juga udah terkumpul kan mah ? Ini asisten papa ngirim beberapa bukti " ucap papa Zein sambil memberikan beberapa lembar Poto


" Hmm.. besok mama bawa sebagian ya pah ? " Ucap mama Zein sambil senyum devil


" Silahkan bawa semua juga gapapa mah karna papa masih ada copy an nya , memang nya mama ada rencana apa lagi hm " ucap papa Zein dan mencium nya


" Ishh " ucap mama Zein menyikut lengan papa Zein " sudahlah sayang ayo selesikan pekerjaanmu dan kita pulang " ucap mama Zein


" Oke sayang sebentar " ucap papa Zein langsung kembali kerja


Skipppp....


Sesampainya dirumah Maharani , Zein segera memakai masker dan kaca mata hitam agar keluarga Zara tidak mengenali Zein .


" Ayo turun sayang pakai kacamat serta masker nya nih .." ucap Zara sambil memberikannya


" Iya bawelku " ucap Zein pasrah menerima lalu memakainya


Brakk... Pintu di buka keras oleh zein


Semua yang ada di ruang tamu langsung berdiri


" Heyy..kau tak punya sopan santun hah? " Ucap Yuni


" Ada apa ? " Ucap Andi dingin


" Saya kesini untuk mengundang papa mertuaku agar menyaksikan Zara di pernikahan kami nanti " ucap Zein


" Wow... Rupanya kalian akan menikah ya , wah wah.... Baguslahhh " ucap Yuni


" Sayang cepet ngomong aja sekarang dan kasih undangan nya " ucap Yuna pada Alex


" Baiklah , oh ya , Zara aku mengundang mu ke acara nikahan kami lusa " ucap Alex memberikan undangan nya

__ADS_1


" Baiklah kami akan datang " ucap Zara menerima undangan


" Kapan kalian menikah ? Dimana ? " Ucap Andi


" 1 Minggu lagi , saya harap anda bisa menyaksikan saya sebagai anak kandung mu meskipun kenyataan nya tidak seperti anak kandung , acara kami di adakan di aula graha Wijaya " ucap Zara menatap tajam Andi


" Jangan mengada Ngada memangnya kalian sanggup menyewa gedung itu ? Oh ya kau kan karyawan tuan Zein pasti itu sumbangan kan , Hey anak sial pasti acaramu itu sangatlah membosankan , lihat saja pesta anakku lebih mewah kau itu sebenarnya tidak pantas untuk di undang tapi karna anaku itu baik jadi mereka sengaja mengundangmu " ucap Yuni


" Tapi maaf kami tidak mengundangmu di acara kita nanti hanya ayah mertua saja " ucap Zein


" Cih memangnya siapa yang mau datang, lagi pula jika nanti kau mengundangku aku tidak Sudi melihat acara nikahan mu karna tidak selevel denganku " ucap Yuna


" Ayo sayang " ucap Zara memegang tangan Zein dan pergi


Selepas mereka pergi


" Pah mah seriusan si Zara mau ngadain acara di hotel bintang 5 bahkan itu hotel nomer 1 di Indonesia yang paling bagus luas mewah dan mahal " ucap Yuna kesal


" Sudahlah sayang acara kita juga pasti mewah nantinya " ucap Alex menenangkan Yuna


" Iya Alex benar , acara kalian pasti mewah si anak sial itu hanya membual pastinya " ucap Yuni


" Ya sudahlah kalian persiapkan acara yang lainnya , papa ke ruang kerja dulu " ucap Andi pergi


Di apartemen Zara


" Sayang aku lelah " ucap Zein memeluk manja Zara


" Mandi lalu istirahat , nanti aku bangunkan saat makan malam " ucap Zara mengusap punggung Zein


" Yasudah nanti aku ambilkan sebentar ya " melepas pelukan Zein tapi Zein mencium Zara


" Cup...cup... Maksudku vitamin c ku itu vitamin cium hahahaha..." Jail Zein


" Ishh jail banget ih kamu tuh " kesal Zara


Cup..... Yaa mereka berciuman lebih lama


Tuk tuk...tuk....Zein... Zara... Teriak seseorang di luar


"Sial, siapa sih ganggu aja pasti duo kampret nih " gerutu Zein


" Sayang liat gih aku ke kamar dulu ya , " ucap Zara


" yang mulai sekarang kita sekamar lagipula aku sudah menyuruh orang untuk memindahkan baju baju kamu di kamar aku yang " ucap Zein sambil cengengesan ,


Zara menggeleng " yasudah cepet buka pintunya " ucap Zara sambil pergi Zein pun segera membukakan pintu


Krekk...


" Wih wih wihhh rem kayanya kita salah waktu deh " ejek sandi


" Iya san balik Yo ah " ucap reno


" Masuk , mau apa ? Ckk.. ganggu tau ga " ucap Zein kesal

__ADS_1


" Weeeeyyyy sabar donggg... " Ucap reno masuk


" Woles broo " ucap sandi masuk


" Bidadari gue mana ? " Ucap reno


" Cih ngapain lu nanyain cewe gue " sinis zein


" Jadi begini gue mau ngadu nih gue pasrah dehh kaga mau lagi bantuin di tokonya si Zara " ucap sandi sedih


" Iya Zein gue pasrah " ucap reno sedih


" So sedih lu " ....pluk...pluk.... ucap Zein sambil melempar bantal sofa ke arah mereka


"Hishhh.. "ucap reno


"Duhh sial " ucap sandi


" Sayangkuuuuuuu " teriak Zein


" Cihhhh najiss " ucap reno sinis


" Kagak usah teriak , sakit kuping gue " ucap sandi mengusap ngusap kuping nya


" Iyaa sebentarrrr........" Teriak Zara di arah kamar


" cihh kalian emang cocok jadi penghuni hutan alias si Tarzan " sinis Reno


" Hay.. ren Hay san... " Ucap Zara


" Ga usah di sapa sayang, sini duduk mereka mau ngadu " ucap Zein sambil menepuk beluk kursi sebelah yang kosong


" oh ya kenapa ? " Ucap Zara dan duduk


" Kita sepakat kalo kita nyerah di hukum jadi pelayan di tokomu " ucap sandi


" Sebagai gantinya kita bersedia jadi pengatur acara di pernikahan kalian " ucap reno


" Good... Itu lebih bagus " ucap Zein


" Iya udah kalian atur aja " ucap Zara


" Jadi gini gue mau kalian atur strategi buat mempermalukan keluarga Zara " ucap Zein


" What??? Di acara kalian ? " Ucap reno


Zein dan Zara mengangguk


" Yaudah kami setuju kalian tenang aja kita yang atur semua nya , oh ya Zein kita juga ada undangan di acara pernikahan anaknya ayah Zara " ucap sandi


" Goblok.. plukk " ucap reno sambil melempar bantal ke arah sandi " anak tirinya ayah Zara " jelas Reno


" Nah itu maksud gue , kita Dateng ga ? " Ucap sandi pada Zein


" Kita Dateng dan siapin juga strategi buat mempermalukan saat acara mereka nanti " ucap Zein

__ADS_1


" Untuk apa ? " Tanya Zara


__ADS_2