
Setelah lunch bersama keluarga , Zara dan Zein segera memutuskan untuk ke rumah maharani karna akan menemui ayahnya .
" Sayang nanti kabarin mama ya kalo kamu perlu sesuatu " ucap mama Zein ,
Zara mengangguk, " iya mah makasih ya Zara pamit peergi duluan " ucap Zara Salim
" Mau duluan ya " ucap zein
" Iya hati hati " ucap papa zein dan mama zein
Selepas pergi Zara dan Zein
" Lah besok mama mau ngadain arisan sosialita mama sekalian mama mau ngasih undangan ke mereka " ucap mama zein
" Trus gimana rencana mama ? " Ucap papa Zein
" Besok pasti ada ****** itu pah gapapa deh kita atur rencana baru aja " ucap mama Zein
" Rencana apa mah ? " Tanya papa Zein
" Kayanya mereka undang aja kali ya ke resepsi nya aja biar mereka auto kena mental " ucap mama Zein sambil tertawa kecil
" Ide bagus mah bukti nya juga udah terkumpul kan mah ? Ini asisten papa ngirim beberapa bukti " ucap papa Zein sambil memberikan beberapa lembar Poto
" Hmm.. besok mama bawa sebagian ya pah ? " Ucap mama Zein sambil senyum devil
" Silahkan bawa semua juga gapapa mah karna papa masih ada copy an nya , memang nya mama ada rencana apa lagi hm " ucap papa Zein dan mencium nya
" Ishh " ucap mama Zein menyikut lengan papa Zein " sudahlah sayang ayo selesikan pekerjaanmu dan kita pulang " ucap mama Zein
" Oke sayang sebentar " ucap papa Zein langsung kembali kerja
Skipppp....
Sesampainya dirumah Maharani , Zein segera memakai masker dan kaca mata hitam agar keluarga Zara tidak mengenali Zein .
" Ayo turun sayang pakai kacamat serta masker nya nih .." ucap Zara sambil memberikannya
" Iya bawelku " ucap Zein pasrah menerima lalu memakainya
Brakk... Pintu di buka keras oleh zein
Semua yang ada di ruang tamu langsung berdiri
" Heyy..kau tak punya sopan santun hah? " Ucap Yuni
" Ada apa ? " Ucap Andi dingin
" Saya kesini untuk mengundang papa mertuaku agar menyaksikan Zara di pernikahan kami nanti " ucap Zein
" Wow... Rupanya kalian akan menikah ya , wah wah.... Baguslahhh " ucap Yuni
" Sayang cepet ngomong aja sekarang dan kasih undangan nya " ucap Yuna pada Alex
" Baiklah , oh ya , Zara aku mengundang mu ke acara nikahan kami lusa " ucap Alex memberikan undangan nya
__ADS_1
" Baiklah kami akan datang " ucap Zara menerima undangan
" Kapan kalian menikah ? Dimana ? " Ucap Andi
" 1 Minggu lagi , saya harap anda bisa menyaksikan saya sebagai anak kandung mu meskipun kenyataan nya tidak seperti anak kandung , acara kami di adakan di aula graha Wijaya " ucap Zara menatap tajam Andi
" Jangan mengada Ngada memangnya kalian sanggup menyewa gedung itu ? Oh ya kau kan karyawan tuan Zein pasti itu sumbangan kan , Hey anak sial pasti acaramu itu sangatlah membosankan , lihat saja pesta anakku lebih mewah kau itu sebenarnya tidak pantas untuk di undang tapi karna anaku itu baik jadi mereka sengaja mengundangmu " ucap Yuni
" Tapi maaf kami tidak mengundangmu di acara kita nanti hanya ayah mertua saja " ucap Zein
" Cih memangnya siapa yang mau datang, lagi pula jika nanti kau mengundangku aku tidak Sudi melihat acara nikahan mu karna tidak selevel denganku " ucap Yuna
" Ayo sayang " ucap Zara memegang tangan Zein dan pergi
Selepas mereka pergi
" Pah mah seriusan si Zara mau ngadain acara di hotel bintang 5 bahkan itu hotel nomer 1 di Indonesia yang paling bagus luas mewah dan mahal " ucap Yuna kesal
" Sudahlah sayang acara kita juga pasti mewah nantinya " ucap Alex menenangkan Yuna
" Iya Alex benar , acara kalian pasti mewah si anak sial itu hanya membual pastinya " ucap Yuni
" Ya sudahlah kalian persiapkan acara yang lainnya , papa ke ruang kerja dulu " ucap Andi pergi
Di apartemen Zara
" Sayang aku lelah " ucap Zein memeluk manja Zara
" Mandi lalu istirahat , nanti aku bangunkan saat makan malam " ucap Zara mengusap punggung Zein
" Yasudah nanti aku ambilkan sebentar ya " melepas pelukan Zein tapi Zein mencium Zara
" Cup...cup... Maksudku vitamin c ku itu vitamin cium hahahaha..." Jail Zein
" Ishh jail banget ih kamu tuh " kesal Zara
Cup..... Yaa mereka berciuman lebih lama
Tuk tuk...tuk....Zein... Zara... Teriak seseorang di luar
"Sial, siapa sih ganggu aja pasti duo kampret nih " gerutu Zein
" Sayang liat gih aku ke kamar dulu ya , " ucap Zara
" yang mulai sekarang kita sekamar lagipula aku sudah menyuruh orang untuk memindahkan baju baju kamu di kamar aku yang " ucap Zein sambil cengengesan ,
Zara menggeleng " yasudah cepet buka pintunya " ucap Zara sambil pergi Zein pun segera membukakan pintu
Krekk...
" Wih wih wihhh rem kayanya kita salah waktu deh " ejek sandi
" Iya san balik Yo ah " ucap reno
" Masuk , mau apa ? Ckk.. ganggu tau ga " ucap Zein kesal
__ADS_1
" Weeeeyyyy sabar donggg... " Ucap reno masuk
" Woles broo " ucap sandi masuk
" Bidadari gue mana ? " Ucap reno
" Cih ngapain lu nanyain cewe gue " sinis zein
" Jadi begini gue mau ngadu nih gue pasrah dehh kaga mau lagi bantuin di tokonya si Zara " ucap sandi sedih
" Iya Zein gue pasrah " ucap reno sedih
" So sedih lu " ....pluk...pluk.... ucap Zein sambil melempar bantal sofa ke arah mereka
"Hishhh.. "ucap reno
"Duhh sial " ucap sandi
" Sayangkuuuuuuu " teriak Zein
" Cihhhh najiss " ucap reno sinis
" Kagak usah teriak , sakit kuping gue " ucap sandi mengusap ngusap kuping nya
" Iyaa sebentarrrr........" Teriak Zara di arah kamar
" cihh kalian emang cocok jadi penghuni hutan alias si Tarzan " sinis Reno
" Hay.. ren Hay san... " Ucap Zara
" Ga usah di sapa sayang, sini duduk mereka mau ngadu " ucap Zein sambil menepuk beluk kursi sebelah yang kosong
" oh ya kenapa ? " Ucap Zara dan duduk
" Kita sepakat kalo kita nyerah di hukum jadi pelayan di tokomu " ucap sandi
" Sebagai gantinya kita bersedia jadi pengatur acara di pernikahan kalian " ucap reno
" Good... Itu lebih bagus " ucap Zein
" Iya udah kalian atur aja " ucap Zara
" Jadi gini gue mau kalian atur strategi buat mempermalukan keluarga Zara " ucap Zein
" What??? Di acara kalian ? " Ucap reno
Zein dan Zara mengangguk
" Yaudah kami setuju kalian tenang aja kita yang atur semua nya , oh ya Zein kita juga ada undangan di acara pernikahan anaknya ayah Zara " ucap sandi
" Goblok.. plukk " ucap reno sambil melempar bantal ke arah sandi " anak tirinya ayah Zara " jelas Reno
" Nah itu maksud gue , kita Dateng ga ? " Ucap sandi pada Zein
" Kita Dateng dan siapin juga strategi buat mempermalukan saat acara mereka nanti " ucap Zein
__ADS_1
" Untuk apa ? " Tanya Zara