Si Bucin

Si Bucin
asisten pribadi


__ADS_3

Setibanya Reno di ruangan


" Ngapain sih ganggu gue kerja aja si Lo " kesal Reno


" Duduk Sono lu " titah Zein


" Gue ada perlu , lo kan tau nih si Zara kaya gimana aja , trus hal apa yang Lo ketahui dari s cewe aneh itu? " Tanya Zein


" Wait.. wait... Wait... Ini apa nih maksudnya? Ohh gue tau nihh lu naksir ya Ama si zara? Ya cakep sih bro cocok lah buat Lo " ucap Reno


" Kampret emang, udah buruan jawab, dan lu dan gmn info nya " ucap Zein


" Bentar ini masih nyari " ucap sandi


" Jadi , s Zara itu anak dari keluarga Maharani tapi dia gamau kerjaa di perusahaan nya sendiri, dan setau gue s Zara ini emang punya toko kue ya lumayan sih terkenal dan itu toko langganan nyokap lu Zein , trus si zara meskipun kaya juga hidupnya ya kek berasa hidup sendirian gapunya org tua padahal ayahnya ada , trus dia anaknya pekerja keras , tapi tunggu lu jangan naksir bro" . Ucap Reno


" Kenapa " tanya Zein


Duhh babang Zein reflek kepo ya 😂


" Cieee.. " ucap Reno dan sandi sambil tertawa


" Ya karna zara udh punya cowo lah " lanjut Reno


" Guys nih ada " sambil menyerahkan i pad nya pada Zein


Setelah membaca semua penjelasan tentang Zara Zein merasa iba dan merasa terpancing untuk lebih Mengenal tentang Zara


Zara memang mempunyai kekasih tetapi Zara tidak mengetahui bahwa kekasihnya telah bermain gila dengan saudara tirinya


# di ruangan zara #


"Zat lu kaga di pecat kan ? " Panik Yanti


"Kaga , tenang aja gan , gue cuma...cuma..." Ucap Zara yang bingung mencari alasan


" Cuma apa zar ?" Tanya Yanti

__ADS_1


" Gue cuma di itu... Apa.. di ..di .. ahh gue cuma di pindahin cabang doang ko sama pa Zein ". Ucap Zara


" Syukurlah lu ga di pecat , yahh sepi dong gada Lo " .


" Yaelah seminggu doang ko yan " ucap Zara


" Udah ya gue buru- buru soalnya udah di tungguin ". Ucap Zara


" Sekarang banget ya zar? " Ucap Yanti


" Iya , see you bestii" . Pamit zara dan berlalu keluar


# di lobby#


" yu " ucap Zein sambil menarik tangan Zara


" E..eh.. pa tunggu ,, pelan pelan dong " .. ucap zara sambil menyeimbangkan gerakan langkah Zein


Setelah masuk ke mobil mereka slaing diam tak ada yang berani bersuara dan sampai akhirnya Zein mengajak Zara ke sebuah restoran dan mengajaknya duduk di salah satu tempat makan ruang VVIP


" Tuan kita ko kesini "


" Loh itu .. itu kann... s Alex sama anaknya mak lampir , ngapain mereka disana ? " Gumam Zara yang melihat ke arah Alex dan yuna


" tuan boleh saya ke toilet dulu ? " Ucap Zara


" Ya " ucap Zain sambil memainkan hp


Setelah Zara berlalu dari hadapan Zain , sebenarnya Zein tau tujuan Zara keluar dari ruangan yaitu untuk menuju ke arah dimana sang pacar nya sedang bersama saudara tirinya , dan tujuan Zein dengan sengaja mengajaknya makan di tempat itu agar bisa memergoki pacar Zara , diam diam Zein juga mengikuti Zara dan melihat dari arah yang cukup jauh tapi terlihat jelas Zara pun sedang mengintip di balik pembatas ruangan .


# di meja Alex dan Yuna #


" Sayang kamu kapan putusin anak pembawa sial itu ?" Ucap Yuna sambil memeluk mesra tangan Alex


" Kamu tenang sayang aku mau pikirin dulu cara nya, sayang kita abis dari sini ke hotel tempat biasa ya aku udh ga tahan" ucap Alex sambil menciumi rambut yuna


" Ayo aku juga udh ga tahan sayang " . Ucap Yuna

__ADS_1


Dari balik pembatas Zara terlihat kaget dengan pembicaraan mereka yang tadinya ingin melabrak , Zara malah semakin penasaran dan ingin mengikuti mereka ke hotel nya . Zara pun akan izin pada Zein untuk mengizinkan sekali ini saja mengenai hal penting untuk masa depan nya , Zara pun berbalik ke ruangan VVIP .


Zein ?? Jangan ditanya yaa ,, dia lebih dulu masuk ke ruangan nya


" Tuan , mau ngga nolongin sayanm sekali ini aja ?" Ucap Zara sambil memohon


" Imbalan nya apa kalo saya menolong mu? " Ucap Zein


Zein yang seperti sudah paham dengan Permintaan Zara membuat Zara heran


" Apa dia cenayang ya ? Ko sampe kaya udh paham aja sama permohonan gue ? " Ucapnya dalam hati Zara


" Tuan bisa melakukan hal yang masuk akal saya akan menurutinya " ucap Zara


" Baiklah kontrak kita di perpanjang selama 1 bulan " ucap Zein sambil bangkit dari kursinya


" Iya tuan tak apa yang penting tuan hari ini bantuin saya" ucap Zara dengan pasrah


" Yasudah ikuti saya " ucap Zein


"Kemana tuan ? " Tanya Zara


" Kamu perlu bantuan saya kan ? Untuk mengikuti kemana perginya si brengsek itu? " ucap Zein


" Iya pa " ucap Zara sambil menunduk sedih dan tak memperdulikan Zein tau rencana Zara darimana


" Hey sudah lah , ayo ikuti saja " ucap Zein


Sambil merangkul Zara dengan Sedikit senyuman di bibir Zein , Zara pun hanya pasrah diperlakukan seperti itu oleh Zein menuju mobilnya Dan mengikuyi arah mobil Alex sampe ke hotel tujuan


#di hotel #


Seperti sudah di rencanakan oleh Zein , Zara hanya mengikuti Zein sambil tangan Zara ditarik oleh Zein


" Ahhh saayang teruskan yang " suara ******* alex


" ahhh Pelan pelan sayang ahh nikmat yangg " suara ******* yuna

__ADS_1


Brakkkk....pintu terbuka lebar


__ADS_2