Si Bucin

Si Bucin
sebuah fakta


__ADS_3

" sayangg lagi bikin apa ?? " Ucap mama Zein menghampiri zara


" Wah mama udah pulang kirain Zara belum pulang, Zara bikin sup ayam, perkedel, trus sup ayam juga mah  " ucap zara


" Mama pulang pas kalian sibuk di kamar Mading, oh ya mau mama bantu ? " Ucap mama Zein 


" Ga usah ma , mending mama bantu icip doang ya " ucap Zara 


Zara dan mama Zein  pun terkekeh mereka terlihat akrab dan tak ada canggung satu sama lain 


" Ehemmm.. kayanya mama udah lupa ya sama kita kita " ucap seseorang 


Zara dan mama Zein langsung menoleh ke arah seseorang dan itu Zein, papa Zein, sandi dan Reno 


" Eh kalian sini duduk makan malem sama sama ini loh putri mama yang masak pasti sangat lezat " ucap mama Zein


" Kuy lahhh mahh kebetulan kami laper " ucap reno cengengesan dan berlalu duduk 


Saat makan malam mereka bercanda ria penuh tawa membuat hati Zara bahagia saat itulah ia juga merindukan kebersamaannya bersama ibunda nya dan juga mbok sin , bicara tentang mbok sin Zara semakin penasaran dengan rencana yang mbok sin jalankan untuk mengusir para benalu itu .


" Oh ya gimana renca besok ? " Ucap papa Zein 


" Gini pah, aku dan sandi udah 90 % menyiapkan rencana itu dan anak buah yang kita perintahkan juga udah stand by di acara itu " ucap sandi 


Mereka membicarakan hal penting menyangkut acara besok 


______ berbeda kisah dengan keluarga Yuna _____ 


" Mahh aku ga sabar pengen nunggu besok dehh liat deh mah dekor nya mewah banget yaampun " ucap Yuna berbunga bunga 


" Iya sayang kamu beruntung dapetin hati s Alex itu dan jangan lupa kamu harus kuasai semua harta s Alex itu okeyy" ucap Yuni 


" Tenang mah Alex udah bertekuk lutut alias sangat bucin ke aku makanya itu hal yang gampang " ucap yuna bangga 


" Oh ya mah ngomong ngomong teror yang kita alami tumben ya mah sekarang udah gada lagi ?? " Ucap Yuna


" Haduh Yuna mama jadi pusing mikirin teror sialan itu sebenernya siapa sih yang kirim dan so tau tentang mama , udah ah syukur deh teror udah engga lagi bisa tenang mama " ucap Yuni 


" Iya juga, mahh aku jadi makin ga sabar buat mempermalukan si anak sialan itu loh diacara aku besok " ucap Yuna 


......


Sejak kedatangan Zein dan Zara kerumah Maharani teror yang berdatangan kepada Yuna dan Yuni semakin berlanjut dari mulai Poto Poto dan video saat Yuna mencoba mencelakai Maharani juga Poto Poto saat mereka menyiksa Zara sewaktu kecil dan itu membuat mereka tidak tenang tetapi setelah tersebarnya berita pernikahannya Yuna dan Alex teror itu berhenti seketika 


Keesokan harinya keluarga Zara maharani bersiap dan melajukan mobilnya ke rumah Maharani karna ada sesuatu yang akan di lakukan Zara begitupun dengan papa dan mama Zein yang siap membantu Zara mengatasi para benalu itu 


" Mbokk..." Ucap Zara berjalan ke arah dapur mencari mbok sin


" Nona...." Ucap mbok sin girang dan memeluk Zara 

__ADS_1


" Mbok disini baik baik aja kan ? Mereka ga melukai mbok kan ? " Ucap Zara khawatir 


" Tidak nona , bagaimana dengan kabar nona ? Mbok sangat bahagia sekalia melihat nona Yangs sekarang " ucap mbok sin 


" Iya mbok ini berkat keluarga Zein , bi kenalin ini orang tua nya Zein Mama Lina dan papa Wijaya " ucap Zara


" Ah iya tuan nyonya terimakasih sudah menerima nona Zara dengan suka hati " ucap mbok sin sambil meneteskan air mata 


" Mbok jangan khawatir kami akan menjaga Zara dengan baik , terimakasih sudah mendidik Zara dengan sangat luar biasa " ucap mama Zein dan mengusap tangan mbok sin


" Iya mbok kami semua sudah menganggap Zara sebagai putri kita sendiri , mbok bisakah kita bicara di depan ? Ada yang mesti saya tanyakan " ucap papa Zein


"I..iya tuan maafkan saya sampe lupa mempersilahkan kalian duduk , ayo ayo tuan nyonya kalian duduklah biar saya siapkan minum dulu " ucap mbok sin 


Mereka pun duduk dan papa Zein menyuruh mbok sin untuk ikut duduk 


" Mbok kita kesini hanya punya waktu sebentar jadi tidak perlu menyiapkan minuman atau makanan apapun " ucap papa Zein 


" Iya tuan baiklah " ucap mbok sin duduk


" Mbok tolong ceritakan kejadian yang menimpa mamanya Zara " ucap mama Zein 


" Saat itu sekitar pukul 9 lebih  nyonya keluar menggunakan mobilnya entah beliau mau pergi kemana sebab ia di telpon seseorang entah itu siapa lalu ia bergegas pergi dan menitipkan non Zara ke mbok lalu setelah itu pada pukul 1 siang mbok mendapatkan kabar bahwa nyonya mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat saat itu wajahnya hancur dan entah kenapa bibi rasa itu bukan jasad nya nyonya " ucap bibi menunduk dan meneteskan air mata 


" jadi bunda masih hidup kan bi " ucap Zara kaget dan meneteskan air mata 


" Berarti bukan saya doang ya yang merasa Maharani masih hidup ? Soalnya beberapa pemegang saham pada saat itu bercerita bahwa kemungkinan Maharani masih hidup tetapi fakta keluarga pihak Andi dan keluarga Maharani  menyebutkan bukti bukti menyangkut Maharani bahwa beliau memang dinyatakan meninggal di tempat " ucap papa Zein 


" Saat itu si Andi sableng kemana mbok " tanya mama Zein 


 Mereka hampir menyemburkan tawa nya saat mama Zein mengumpat Andi 


" Nyonya , tuan Andi saat kejadian itu masih di kantor dan dia kesini setelah jasad nyonya Maharani telah siap di kebumikan " ucap mbok sin


" Pah tapi Zein rasa ini ada yang janggal banget deh menyangkut bunda Maharani , soalnya Zein mendapat kabar dari orang suruhan Zein kalo bunda di selamatkan oleh seseorang dan sengaja di sembunyiin trus mengenai kecelakaan itu kayanya dinsengaja dan aku curiga sama Tante Yuni   " ucap Zein 


" Tebakan mu benar Zein papa malah yakin bahwa dia dalang dari semua yang terjadi " ucap papa Zein 


" Zein pah ku mohon cari bunda Zara sangat ingin melihat bunda dan hidup bersama " ucap Zara menangis 


" Sayang tenang kita pasti berusaha menemukan bunda " ucap Zein


" Iya Zara kamu tenang aja ya " ucap papa Zein


" Mbok gimana rencana yang waktu kita bahas ? " Ucap Zara


" Mbok sudah menyiapkan nya non , sebentar mbok ambil ya " ucap mbok sin 


Mereka menunggu beberapa saat dan setelah mbok sin datang membawa beberapa aset serta berkas berkas perusahaan serta sertifikat rumah betapa terkejutnya mereka mengetahui fakta 

__ADS_1


" Apaa??? Ini...ini papa kan mbok ?" Ucap Zara kaget melihat 1 foto 


" Jadi si Andi sableng itu berselingkuh saat Maharani masih hidup ? " Ucap mama Zein terkejut 


" Awas kalian " ucap Zara menahan amarah dan mata berkaca kaca 


" Mbok apa ini benar semua fakta fakta pelakor itu ? " Ucap mama Zein 


" Iya nyonya saya juga baru melihat pas saat mencari bukti di ruang kerja tuan Andi foto itu terjatuh tepat di kaki saya " ucap mbok sin 


Mereka sangat terkejut dengan bukti baru dari selembar foto dimana Andi dan Yuni sedang bermesraan di pantai dan ditengah tengah mereka ada seorang anak kecil di pangkuan Andi mungkin Yuna sewaktu kecil 


" Ayah"lirih Zara dengan amarah , kesedihan dan kekewaan 


" Mbok kenapa ayah bisa Setega itu sama bunda apa kurang nya bundaa" ucap Zara tak habis pikir 


" Sayang kita balas sesuai dengan perbuatan mereka kita jangan sampe kalah mama sampe greget " ucap mama Zein 


" Iya mama benar , ayo kita segera ke acara itu dan bawa berkas nya ke dalam mobil simpan baik baik Zein " ucap papa Zein 


" Iya pah ayoo " ucap Zein sambil membawa setumpuk berkas 


" Huhh baru kali ini gue bawa berkas segunung demi calon bini " ucap Zein dalam hati 


Cie... babang Zein bucin akutt nihhh


Zein Wijaya



Zian Wijaya



Zara Maharani



Tika Wulandari



sandi



Reno


__ADS_1


__ADS_2