
Terlihat jelas pemandangan yang benar benar sangat memuakkan dan cukup jelas bukti perselingkuhan mereka sudah cukup lama dan Zara akan mengakhiri hubungan nya dengan Alex . Dengan langkah gontai , Zara masuk tanpa di dampingi Zein , Zara berusaha tegar meski hatinya sudah rapuh di patahkan oleh orang-orang yang mengkhianati nya. Alex terlihat kaget saat kedatangan Zara, tapi tidak dengan Yuna , dia terlihat santai .
" Wahh... Bagus sekali ya , drama nya kalian kalo di depanku kalian seolah olah tak saling mengenal padahal kalian ada main udah sejauh mana sih ? Hahahaa ( Zara tertawa remeh) , ya bagus sih cocok banget ya kalian itu yang satu ratu drama satu lagi raja ngeles .
" Sayang aku.. aku... Bisa jelasin..." Ucap Alex sambil menutupi tubuhnya dengan sprei dan berusaha meraih tangan Zara
" Stop jangan sentuh aku!!! kamu ( sambil nunjuk ke arah Alex) dan kamu ( beralih nunjuk ke arah Yuna ) kalian sama sama sudah punya virus .. si ulet keukeut punya virus drama ternyata punya virus lain juga ya . Jadi kalian jangan coba coba sentuh kulit saya nanti bisa bisa gatel dan kotor " ucap Zara sinis
" apa maksudmu hah? Sialan kamu " ucap Yuna marah sambil beranjak dari kasur seluruh badan nya ditutupi oleh selimut lalu mau menjambak rambut Zara tetapi Alex langsung menahan Yuna
" Yuna" sentak Alex sambil menahan tangan Yuna
" Lex ? Kamu bentak aku cuma karna dia ? " Ucap Yuna sambil menunjuk ke arah Zara
" Ah udah udah selamat menikmati dan melanjutkan permainan di ranjang nya yah .. dan kamu Alex mulai saat ini kita udah gada hubungan apa apa lagi , aku ga butuh barang bekas apalagi bekas si ulet kekeut udah ada virus drama dan virus pelakor" ucap Yuna berbalik arah dan berjalan keluar
" dasar brengsek " ucap Yuna marah
" Yuna apa apaan sih hah ? Kamu ga seharusnya kaya gitu sama Zara , bisa kan kamu tenang sedikit " ucap Alex frustassi
" Ya ngga ada salah nya aku ngelawan , dia udah kurang ajar Lex " ucap Yuna
"Huuhh udah lah aku mau pergi cepet pake baju " titah Alex
# diluar kamar hotel #
__ADS_1
Zara tak menunjukan ekspresi sedih , dia hanya menunjukkan wajah datar nya dan berjalan mendahului Zein . Zein berusaha memanggilnya tapi Zara langsung masuk ke mobil Zein tanpa pedulikan Zein
" Zara... " Teriak Zein
"Akhhhh.. sial ngapain sih sikap dia kaya gitu , mikirin cowo ****** itu ? Cihh,, cowo mirip tutup termos aja di inget inget , mendingan juga gue . " Narsis Zein sambil menuju mobil
" Zara " ucap Zein
" Hm " ucap Zara tanpa menoleh ke arah Zein
" Heyy,,," ucap Zein sambil mengarahkan wajah Zara ke arah nya mereka saling adu tatap
Ahhh meleyott aku bangggg😂 di tatap bang tamvannn zeinn
" Nangis aja gaperlu ditahan , saya tau kamu terluka makanya luapin aja apa yang perlu kamu luapin , saya akan dengarkan " ucap Zein dengan lembut
" Zein.. dia ..dia.. selingkuh , aku lagi lagi di khianati sama orang terdekatku , aku bisa apa Zein kurang apa aku Zein? Apa aku ga berhak bahagia ? Kenapa tuhan menambah penderita an untuku Zein ? Kenapa penderitaan ku lengkap sekali Zein kenapa ?? Hu..hu..." . Ucap Zara sambil memukul pelan dada bidang Zein
" Sut.. jangan menyalahkan takdir , terkadang tuhan memang menguji seseorang hingga terus mendapatkan masalah tapi bukan berarti Tuhan memberikan ketidak Adilan tapi Tuhan sedang menguji hati kita seberapa kuat kita diuji terus menerus , dan ketika hati kita merasa lemah , tuhan akan memberikan kekuatan untuk hati kita . Lagian cowo kaya gitu ga perlu di tangisin , saya menyuruhmu menangis bukan untuk menangisi cowo tutup termos itu , tapi untuk meluapkan rasa yang mengganjal di hati kamu " ucap Zein sambil mengusap rambut Zara
" Tapi aku sedih karna dia zein karna mereka yang mengkhianatiku" ucap zara menangis
" Kamu denger saya baik baik ya , kalo kamu sedih karna mereka , obatnya cukup balas mereka sampe mereka merasa jera kamu pun merasa lega dan puas " ucap Zein
" caranya ? " Tanya Zara sambil mengeratkan pelukan nya
__ADS_1
Cie.. cie... Mbak Zara sama babang Zein kayanya udah nyaman ya sampe pelukan aja ga mau di lepas 😂
" Diem lu thorr , gatau apa ya gue lagi cari kesempatan udah so bijak gini cocok ga kalo gue jadi ustadz 😂" ucap babang Zein
" ustadz ko peluk2 . Sok sok mangga silahkan lanjutkan jangan lama lama tar malah di grebeg lagi hahahaha..."
-------
" Zara kita makan yu saya udah laper " ucap Zein sambil mengusap rambut Zara
" Ya ampun , tuan maaf kan saya " ucap Zara sampai melepaskan pelukan nya
" Tuan bajunya jadi basah " ucap Zara
" Udah santai aja , kita makan ya "ucap Zein lembut
" Tuan, apa di apartemen nya ada bahan makanan ? " Tanya Zara
" Tidak ada, karna saya sering makan diluar " jawab Zein
" Tuan bolehkah kita belanja saja bahan makanan dan saya akan memasak untuk kita " ucap Zara
" Okeyy let's go " jawab Zein
Zein melajukan mobilnya ke supermarket dan akan membeli bahan malanan , dan sesampainya disana....
__ADS_1
"Ze....in.." Teriak seorang perempuan dengan lantang dan nada amarah
Wah wahh... Siapakah itu??ikuti teruss kisahanya ya readerrss ☺️❤️❤️❤️ jangan lupa komen untuk sarannya ya ☺️🙏