Si Bucin

Si Bucin
makan siang


__ADS_3

Hyy... Readerrss mohon maaf yaa kalo ceritanya ga tiap hari up nya ,, karna app ini di hp ku sedikit eror tiap masuk app langsung kelaur lagi, barang kali dari kalian punya masukan atau sarancoment yaa πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜‰


Sesampainya di apartemen Zara tercengang melihat isi apartemen Zein yang menurut Zara terlalu megah dan terisi barang barang mewah dan furniture mewah meskipun apartemen Zein hanya mempunyai beberapa ruangan terdiri dari 1 ruang tamu sekaligus ruang tv , 2 kamar tidur dan 2 kamar mandi yang berada di kamar Zein dan di dekat arah dapur , 1 ruang makan .


Furniture tersebut terlihat mewah dibandingkan furniture di rumah Zara yang bagaikan butiran debu


" Gausah katro buruan masak laper nih " ucap Zein ketus


" Iya iya " ucap Zara kesal sambil menuju ke dapur


Zara begitu lihai memasak hingga Zein sampe terfokus melihat Zara memasak dan terukir senyum di bibirnya hingga mengucapkan.....


" Cantik " ucap Zein sambil tersenyum


" Haishh zeinn apaan sih masa cewe galak kaya gitu lu bilang cantik , kayanya mata gue ada yang salah nih gue harus periksa ke dokter mata " ucap Zein sendiri


" Makanan sudahh si...." ucap Zara teriak terpotong hingga beradu pandang dengan Zein


Deg... Deg....


Yaaaa jantung mereka berdetak hebat saat saling bertatapan


" Tuan , makanan sudah siap yukk " ucap Zara santai agar tak terlihat gugup


" Aduhh sejak kapan jantung gue ga aman ini ya, kenapa ganteng banget sih tuan Zein" ucap Zara dalam hati


" Yu " ucap Zein datar dan menuju ruang makan( padahal hatinya dag Dig dug ya readerrss)😁


Mereka makan saling diam tak ada yang memulai pembicaraan hingga akhirnya Zara memulai pembicaraan soal tadi di mobil yang belum sempat berterimakasih


" Mmm..Zein soal yang tadi di mobil , makasih ya " ucap Zara pelan


" Iya santai " ucap Zein datar


" Zein apa nanti kamu beneran mengajakku ke rumahmu? " Tanya Zara pelan


" Ya , terus ? " Ucap Zein


" Kayanya ga usah deh Zein , kamu sendiri aja yang jelasin ke mereka " ucap Zara

__ADS_1


" Kenapa ? " Tanya zein


" Aku malu Zein , keluargamu pasti tidak senang dengan kedatanganku kesana , apalagi aku cuma karyawan mu" ucap Zara menunduk


" Zara apa kau tuli " ucap Zein


"Zein aku tidak becanda " kesal Zara


" Baiklah , sepertinya kamu tuli ya Zara , tadi mama ku bilang kamu harus Dateng ke rumah , sehangat itu loh mamaku menyuruhmu untuk datang ke rumah dengan antusias sekali untuk apa kamu malu" jelas Zein


" tapi Zein aku bukan kalangan atas seperti keluargamu " ucap Zara


" Cihh kau tak perlu bohong Zara Maharani , apa kau lupa siapa aku ? Zein Wijaya yang mata mata ku tersebar dimana-mana hingga Dengan mudah mencari informasi tentangmu juga keluargamu ,termasuk pacarmu ". Ucap Zein


" Zein kau , kau tau siapa aku ? " Ucap Zara kaget


" Ya" sinis zein


" Jadi kau juga tau kemana perginya mantanku tadi ? Makanya tadi tanpa bertanya sepatah katapun kau langsung masuk ke tujuan ? Atau kau bersekongkol dengan mereka? " Jawab zeinnn " ucap Zara dengan tatapan tajam


" Hey kenapa malah menuduh gitu? Bukannya berterima kasih , aku sudah bilang mata mataku banyak dimana mana mereka ahli juga, kau tau Zara ? Asisten ku sandi sudah mengerahkan anak buah nya untuk mencari tau tempat mereka mesum dan kau tau?? Hotel itu salah satu punyaku , jadi dengan mudah aku membawa Mu kesana " jelas Zein


" Yaampun ternyata Zein punya hotel? Jadi benar bahwa kekayaan Wijaya tidak akan habis 7 turunan 7 belokan dan 7 tikungan? Ya ampunn pantesannn sombong cihh" ucap Zara dalam hati


" Tapii bisa ga yah gue jadi mantu keluarga Wijaya ,,ehh apaansih " ucap Zara dalam hati


" Udaaah ga usah kaget , sampe bengong gitu biasa aja kali " ucap Zein menyadarkan Zara


" Kau mencari tau tentangku ? Lalu apalagi yang kau tau hah? " Ucap Zara


" Ahh aku tau semuanya, bahkan untuk ukuran pakaian dalam mu saja aku tau " ucap Zein sambil senyum smirk


Zara yang mendengar itu kaget dan langsung membanting sendok nya


Tranngg...


" Hey.. kau itu mesum sekali " ucap Zara kesal


" Hahahaaa" Zein ketawa

__ADS_1


" Kenapa kau ketawa hah? Apa menurutmu itu lucu? " Ucap Zara


" Ya kau lucu sekali Zara,,,,, sangat,,,,sangat,,,lucu hahaha" ucap Zein sambil ketawa


" Lihat lah Zara pipimu merah seperti kepiting rebus ...hahaa..." Ucap Zein


" Kurang ajar kau zeinn... " Ucap Zara


" Hahaha..baiklah.. maaf kan aku, sudah jangan di bahas lagi, cepat selesaikan makan mu atau????" Ucap Zein sambil senyum sinis


" Atau apa " ucap Zara dengan tatapan tajam


Zein mendekatkan wajah nya dannnn...


" Atau aku yang akan memakan mu" ucap Zein sinis


Zara langsung mencubit pinggang Zein


"Awww...." Teriak Zein kesakitan


" Berani sekali kau mencubitku hiss dasar cewe barbar " ucap Zein


" Zein kenapa kau selalu membuatku kesalll , huh entah mimpi apa aku semalem hingga bisa bertemu denganmu zeinnn" keluh Zara


Zein mengalihkan pembicaraan dan menyuapi Zara mau tak mau Zara menerima suapan Zein. Setelah selesai makan Zara membereskan sisa makanan dan segera mencuci piring tetapi Zein menyuruhnya pulang untuk bersiap pergi ke Mension keluarga Wijaya


" Zara ini udh jam 3 kita jangan telat ke mensionku " ucap Zein


" Tapi Zein gimana dengan pakaianku? " Tanya Zara


" Kita ke rumahmu " singkat Zein


" No Zein ,, jangan gila , gimana dengan kedua orang tuaku?? " Ucap Zara kaget


" Sudahlah ayoo ,, nanti biar aku menunggu diluar , kalo ada apa apa kau langsung teriak aku akan jaga diluar " ucap Zein


" Oke "


Mereka pun langsung pergi ke rumah Zara , sesampainya dirumah zara.... Ada pertengkaran hebat...

__ADS_1


Wihhhh kira kiraa kenapaaa yah bisa bertengkarrr..?? πŸ˜‚πŸ˜‚ Kepoin terusss ya guysss


__ADS_2