Si Bucin

Si Bucin
permainan dimulai


__ADS_3

Zein sudah memutuskan untuk membalas perbuatan keluarga baru ayah Zara dengan mengajak nya bekerja sama .


" Gimana perkembangan nya tentang perusahaan Maharani corp san ? " Ucap Zein yang sikon perubahan setelah Zein melakukan kerja sama dengan perusahaan Zara yang di kelola oleh ayahnya .


" Mereka masuk jebakan kita Zein " ucap sandi


" Sandi apa ayah langsung menerima kerjasamanya ? " Ucap Zara berbinar


" Ya jelas lah memang siapa yang akan menolak nya " ucap Zein sombong


" Aku tidak bertanya padamu Zein " ucap Zara sambil melirik dengan tajam


" Hahaha.. kalian itu kenapa seperti tom and Jerry sih ? " Ucap reno yang mendapatkan lirikan tajam dari Zein dan Zara " visss" ucap reno sambil cengengesan dan tangan nya membentuk huruf v


" Zara kenapa tidak sekarang saja mereka mulai bekerja di tokomu ? " Ucap Zein kesal


" Zein tega banget lu , itu kerjaan cewe masa udah tampan begini disuruh jadi pelayan toko sih " ucap sandi asal


" Heh, memang nya salah kalo jadi pelayan toko ? " Ucap Zara galak , membuat nyali sandi dan Reno menciut sedangkan Zein hanya bisa menahan tawa


"Anjayy serem juga nih cewenya ternyata sama aja kaya cowonya gue jadi ngerasa kaya bangunin singa yang lagi tidur " ucap sandi dalam hati


" gila nih cewe tatapan nya berasa mau nelen gue hidup hidup . Gasalah sih si Zein milih si Zara soalnya mereka cocok , sama sama galak " ucap reno dalam hati


" Jadi gimana sandi dengan kerja sama nya " ucap Zara


" Mm..kerja samanya lancar zar cuma itu , anu,," gugup sandi


" Kenapa ? " Ucap Zein yang tak kalah dingin


" Apa sandi , cepet jangan bikin aku penasaran " ucap Zara kesal


" Jadi gini , ayah Zara minta lu buat datang ke acara makan malem nya sebagai tanda kerja sama aja sih " ucap reno menjawab kekepoan Zara dan Zein


" Zeinn sumpah gue ga nyanggupi sih cuma gue di paksa sama ayah Zara ya mau gimana Zein masa gue tolak " ucap sandi


" Tak masalah , tapi aku ikut " ucap Zara membuat mereka langsung melotot kearah nya " kenapa kalain seperti melihat hantu " ucap sinis zara

__ADS_1


" Apa maksudmu Zara bagiamana bisa kau ikut denganku ? " Ucap Zein bingung


" Zein kau itu bodoh sekali , tinggal bilang saja bawa aku sekertaris mu apa susah nya dan aku ingin melihat reaksi mereka ketika aku bekerja menjadi sekertaris mu , dasar bodoh " ucap Zara mengumpat Zein , Zein yang merasa di katai bodoh hanya bisa menahan amarah . Sandi dan Reno hampir saja mengeluarkan tawa nya hanya saja Zein langsung memberikan tatapan tajam pada sandi dan Reno sebagai isyarat agar tidak menertawakannya .


" Zara kau adalah orang kedua yang berani mengatai bodoh setelah ibunya Zein " ucap sandi dalam hati yang hampir mengeluarkan tawanya


" Proud of you pokonya Zara, kalah telak kan lu Zein ,,,, Zara di lawannn" ucap reno dlm hati yang juga hampir mengeluarkan tawanya


" Cepet kabarin jam 7 nanti kita berangkat menuju rumah nya " ucap Zein dingin


Sandi langsung menuruti perintahnya dan Zara tidak sabar untuk ingin segera bermain main dengan benalu itu .


Malam pun tiba dimana Zein dan Zara akan segera berangkat menuju rumah Zara .


" Kenapa sangat antusias sekali? " Tanya Zein pada zara


" Harus dong " ucap Zara menampilkan senyum nya yang sangat manis


" Kenapa ? " Ucap Zein


" Zara hari ini kau yang akan mengambil alih nya ku biarkan kau bebas selama disana tapi ingat jangan sampai kau mempermalukanku " ucap Zein


" Kau serius Zein ? Apa kau disana hanya akan menjadi patung atau piguran saja ? Ucap Zara ceplas ceploss


Lagi lagi sandi hanya bisa menahan tawa saat Zein di samakan dengan patung , jangan ditanya Zein sudah sangat kesal sekali sama sikap Zara namun ia urungkan niatnya untuk mengomeli Zara


" Ya anggap seperti itu tapi dengan 1 syarat " ucap Zein sambil senyum devil


" perhitungan " ucap Zara kesal


Setibanya di rumah Zara, Zara orang terakhir yang muncul di hadapan mereka , keluarga ayah Zara sangat antusias dan bahagia sekali setelah Zein mengajaknya kerja sama .


#Di dalam rumah#


" Papahhh apa aku sudah terlihat cantik ? " Ucap Yuna


" Kau cantik sayang anak papah selalu cantik" ucap Andi

__ADS_1


" Yang di katakan papah benar sayang , kau selalu cantik " ucap Yuni


" Pah kita akan semakin kaya " ucap Yuni


" Iyah mah bahkan nominal yang di tawarkan oleh Zein itu sangat banyak sekali " ucap Andi senang


" Yuna inget ya kamu harus bisa mengambil hati Zein Wijaya agar kamu bisa menjadi model iklan di salah satu perusahaan nya " ucap Yuni


" Iya mah , mamah tenang aja aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk karirku " ucap Yuni bangga


Tukk..tuk... Suara ketukan membuat mereka segera menyambut ke depan pintu


Ceklekk...


" Tuan sandi ,silahkan ah ini pasti tuan Zein yah,mari mari " ucap Andi seidkit membungkuk


Zein tidak menyahuti ucapan Andi dia hanya menampilkan wajah datar


" Mari tuan tuan kita langsung ke ruang makan" ucap Andi


# diruang makan #


" Tuan kenalkan ini Istri saya Yuni ( sambil melirik ke arah Yuni ) dan ini anak saya Yuna dia seorang model papan atas dia...( melirik ke arah Yuna ) " ucap Andi terpotong oleh Zein


" Cukup " ucap Zein dingin " aku tidak butuh penjelasan tentang anakmu " ucap Zein


" Baiklah maaf kan saya tuan " ucap Andi takut


" Tolong panggilkan sekretarisku " ucap Zein pada sandi


" Baik tuan " ucap sandi dan bangun dari duduknya untuk segera memanggil sekretaris nya


Tiba tiba seseorang menghampiri di belakang Zein yang membuat Yuna Yuni serta Andi merasa terkejut


" Hei kau mau apa kesini hah? "Ucap Yuna


" Permainan dimulai " ucap sekretaris Zein dalam hati sambil menampilkan senyum sinis

__ADS_1


__ADS_2