
Sesampai didepan minsion besar dan megah yg dipenuhi oleh warna putik bersih, cristian memberhentikan mobilnya di teras depan rumahnya itu bersiap untuk turun mobil namun ia melihat sang istri tidur pulas di lengan bahu tangannya, tak tega membangunkannya sehingga cristian mengelur kepala mungil itu sambil memandanginya kagum. Taklama aktifitas itu terjadi sang empunya terbangun
"eeemmh.. Udah sampek ya kak. Kok gk bangunin aku sih" celetuknya sambil mengucek matanya, cristian yang tak sabar melihat wajah mungil dan menggemaskan itu spontan mengecup bibir mungil itu dan mengelus wajah sang istri membuat anie kaget tak merespon.
"yaudah turun yuk, kasian mama papa nunggu di dalem" mendengar ajakan sang suami aniepun langsung bergegas turun dan di depan pintu sudah menunggu sepasang lansia tersenyum kearah mereka
"kalian kenapa lama sekali datangnya, papa mama nunggu kalian buat makan malam bersama" kata mama maya sambil memeluk anie erat seakan melepas rasa kangennya
"maaf ma, td anie baru kelar dikampus. Banyak kegiatan"
"yaudah. Langsung keruan makan yuk papa laper nih nunggu kalian lama banget. Kalian juga laperkan? " tanya papa fadlan sambil menggiring mereka semua menuju meja makan.
__ADS_1
Diruang keluarga setelah menikamati makan malam bersama, anie dan mama maya sedang melihat album foto pernikahan anie dan cristian sedangkan tak jauh dari perempuan itu cristian dan papanya sedang bermain catur dengan serius namun pandangan cristian tak henti melihat anie yg terus menerus tersenyum melihat foto pernikahannya.
"nak, pernikahan kalian sudah mau memasuki usia 1 tahun. Tapi knp sampai saat ini papa sama mama belum jua mendengar kabar bahagia dari kalian. Mau sampai kapan kalian menduanya hemmm" tanya papa fadlan yg langsung membuat anie tersedak kaget, melihat sang istri cristian spontan melihatnya kawatir
"sayang kamu gk p2?" tanyanya yg langsung menggelengkan kepalanyanya pada cristian sedangkan mama hanya tertawa geli melihat reaksi menantunya itu "papa kalo ngagetin itu harus bilang2 donk, biar istriku gk keselek gitu" kata cristian bercanda
"anak bodoh. Dimana2 kalo ngagetin ya gk bakalan bilang2" jelas papa sambil menjitak kepala cristian yg langsung disambut kesakitan. Melihat tingkah anak dan bapak itu mama dan anie hanya bisa tertawa.
"sabar ma, kita lagi proses kok. Bikin emank gampang, tapikan hasilnya nunggu keputusan tuhan yang memberikan" jelas cristian sambil tersenyum pada istrinya yg kelihatan sangat malu 'bikin... Kelonan aja belum pernah'batin cristian. Cristianpun beranjak dari tempat duduknya menghampiri sang istri yg merasa diintimidasi oleh mertuanya itu dan mengajaknya pergi dr tempat itu
"eh... Kalian mau kemana? " tanya pak fadli
"mau bikin ma, pa. Jangan ganggu ya"tegas cristian sambil tersenyum. Anie yg mendengar itu memukul kecil dada bidang cristian sedangkan papa dan mama hanya bisa menggeleng tersenyum.
__ADS_1
Cristian membawa masuk anie dalam kamarnya, meski mereka sudah menikah namun baru 4 kalinya ini mereka menginap dirumah keluarga pak fadli tentunya buat anie, sedangkan cristian dia lebih memilih tinggal di apartemen dibanding rumah org tuanya semasa bujangan namun setelah menikah apartemen itu dijual dan dibelilah sebuah rumah yg sekarang ditempati mereka. Rasa gugup masih menghantui anie, ya sekarang mereka diharuskan tidur sekamar lagi bedanya dr sebelumnya mereka masih terikat janji dan tidak memiliki perasaan cinta jd terasa tidur seperti kakak adik, namun sekarang berbeda mereka bukanlah sebagai kakak adek lagi namun sepasang manusia yg saling mencintai.
Anie duduk disamping ranjang besar berwarna putih keemasan itu sambil terlihat gugup sedangkan cristian memperhatikan istrinya dari depan lemari besarnya
"sebaiknya kamu mandi dan ganti baju tidur trus langsung tidur, kamu pasti lelah kan" jelasnya sambil mengambilkan baju piyama sang wanita, anie yg melihat itu langsung pergi mengarah kamar mandi, sedangkan cristian langsung menyelusupkan tubuhnya dibalik selimut hangat itu
"loh, kak iyaaan banguuun... Ganti baju dulu baru tidur" panggil anie setelah selesai di kamar mandi, sambil berjalan dan duduk disamping criatian yg sedang tertidur. Anie memperhatikan sang suami yg sedang terpulas tidur, dengan tangan kecil nan halusnya ia mengelus wajah maskulin sang suami yg sudah ditumbuhi jenggot halu, ia terasa geli saat menyentuhnya, sentuhan itu berhenti di ujung bibir sang suami perlahan anie menelan ludahnya dan tak henti melihat bibik sexy itu. Anie mendekatkan wajahnya perlahan dan bibir merekapun bertemu, anie mulai melahat bibir bawah sexy milik sang suami, cristian yg mendapati ada daratan hangat dan lembut dibibirnya langsung terbangun dan membalas ciuman itu setelah tau kalo itu ulah sang istri. Anie tersenyum senang setelah ciumannya mendapat respon dari sang suami, cristian langsung beranjak duduk dari tidurnya dan mengeratkan rangkulan tangannya dipinggul anie dan tangan kirinya merangkul tungkuk leher anie untuk dapat mendekat erat padanya, ciuman mereka mulai panas, cristian tak memberi ampun pada anie atas tindakannya itu. Anie terdorong jatuh terlentang atas ulah dorongan cristian, kini cristian berada diatas anie, mereka masih saling tatap menatap dengan lontaran senyuman, aniepun langsung merangkul leher cristian dan menariknya untuk mendekat kewajahnya dan jleb, bibir merekapun bertemu ciuman panas itu terulang kembali, cristian tak bisa menghentikan gerakan tangannya, ia mulai turun dan menelusuri perut rata nan halus sang istri dan menelusup di balik kain piamanya dan meraba daerah sensitifnya, anie yg mendapati itu langsung melepaskan ciumannya dan mendesah.
__ADS_1